Mengenal Penyimpanan Internal dan Eksternal pada Komputer dan Laptop

By 04 September, 2022

Penyimpanan internal dan penyimpanan eksternal adalah dua hal penting dalam komputer. Apa perbedaan dua jenis penyimpanan tersebut? Temukan jawabannya di sini.

Penyimpanan internal dan penyimpanan eksternal adalah dua komponen yang selalu ada dalam komputer. Walaupun sering diandalkan, masih banyak orang yang belum menyadari bahwa dua jenis penyimpanan atau memori tersebut berbeda. 

Apa saja perbedaan antara memori internal dan eksternal? Manakah jenis penyimpanan yang ideal untuk digunakan? Simak saja penjelasan lengkapnya di artikel ini untuk menjawab dua pertanyaan tersebut.

Apa Itu Penyimpanan Internal?

Penyimpanan internal adalah bentuk memori yang dipasang menyatu dengan prosesor. Letak memori internal berada di dalam perangkat sehingga tidak bisa dilihat secara langsung. Jenis memori ini harus ada dalam setiap perangkat seperti smartphone, komputer, dan laptop supaya sistemnya dapat berjalan.

Memori internal berfungsi untuk ‘mengingat’ riwayat (history) program atau data yang digunakan selama perangkat beroperasi. Selain itu, memori internal juga berguna untuk menyimpan Operating System (OS) ke dalam perangkat sebagai pinjaman memori saat menjalankan aplikasi atau software.


Apa Itu Penyimpanan Eksternal?

Penyimpanan eksternal adalah bentuk memori berupa perangkat keras (hardware). Data di dalam memori eksternal dapat disimpan secara permanen sehingga tidak hilang saat komputer dimatikan.

Hardware penyimpanan eksternal lebih beragam, mulai dari flashdisk, CD, DVD, kartu memori, sampai yang terbaru adalah cloud computing. Beberapa hardware tersebut dapat mendukung operasi baca tulis, tetapi ada pula hardware yang hanya bisa melakukan operasi satu kali penulisan.


Apa Perbedaan Memori Internal dan Eksternal?

Pada dasarnya, perbedaan memori internal dan eksternal terletak pada bentuknya. Namun, ada lagi indikator yang menjadi pembeda antara dua jenis memori ini, yaitu:


1. Letak Memori

Memori internal terletak di dalam perangkat dan dirancang secara menyatu sehingga tidak dapat dicabut. Sementara itu, memori eksternal berada di luar perangkat dan dapat dicabut dari perangkat (removable).


2. Kemudahan saat Pemindahan Data

Anda akan kesulitan saat memindahkan data di memori internal. Mengapa? Penyimpanan internal telah dipasang konfigurasi keamanan sehingga lebih sulit melakukan tugas komputasi data (memindahkan dan menghapus data). Konfigurasi keamanan ini tidak tersedia pada memori eksternal sehingga data lebih mudah dipindahkan dan dimodifikasi.


3. Risiko Kehilangan

Perbedaan terakhir dapat dilihat dari risiko kehilangan data. Data di memori internal lebih mudah hilang karena sistem bisa menghapusnya sewaktu-waktu. Sementara itu, data di memori eksternal tidak terikat pada sistem perangkat sehingga tidak mudah hilang atau rusak.

Baca Juga: 
Pahami Apa Itu Backup Data serta Manfaatnya Bagi Perusahaan Anda


Apa Saja Jenis Penyimpanan Internal?

Penyimpanan internal dapat dikatakan sebagai memori utama perangkat. Salah satu jenisnya, yakni RAM, merupakan fitur penyimpanan penting dan wajib ada di komputer dan laptop. Namun, ada pula jenis penyimpanan internal lainnya yang tak kalah berguna. Apa saja?


1. Random Access Memory (RAM)

Mengapa RAM disebut sebagai media penyimpanan utama? Alasannya, RAM menyimpan data, aktivitas, dan software yang sedang berjalan di perangkat. Contohnya, Anda sedang mendesain gambar di software ilustrasi. Data yang sedang dikerjakan disimpan sementara di RAM. 

Anda justru tidak bisa menjalankan aktivitas apa pun di komputer tanpa adanya RAM, mulai dari mengedit dokumen, browsing, menggunakan software, bahkan bermain game. Makin besar kapasitas RAM, komputer pun berjalan makin cepat dan lancar. Namun, RAM tidak memiliki daya dari perangkat sehingga data yang tersimpan di dalamnya mudah hilang.  


2. Read-Only Memory (ROM)

Pengguna smartphone kerap menyebut ROM sebagai memori internal. ROM pada komputer berbentuk chip memori yang bersifat semikonduktor dan isinya dapat dibaca oleh sistem komputer. Berbeda dengan RAM, data dalam ROM bersifat permanen meski tidak memperoleh daya dari perangkat. 

Fungsi ROM hampir mirip seperti RAM, yakni melancarkan kinerja sistem dalam perangkat agar pengguna lebih nyaman. Hanya saja, ROM berguna untuk menyimpan OS serta firmware perangkat.


3. Solid State Drive (SSD)

SSD dibangun menggunakan rangkaian IC untuk menyimpan data atau file. Jenis ini mulai muncul sejak 1990-an sehingga memiliki kecepatan yang lebih tinggi daripada dua jenis memori internal lainnya. Oleh karena kelebihannya tersebut, SSD kerap digunakan sebagai alternatif ROM dalam menjalankan sebuah sistem bersama RAM.

SSD juga hadir sebagai perangkat penyimpanan eksternal layaknya Hard Disk Drive (HDD). SSD eksternal biasanya dirancang berukuran lebih kecil sehingga praktis untuk dibawa ke mana pun.


Apa Saja Jenis Penyimpanan Eksternal?

Jenis penyimpanan eksternal tidak selalu sama setiap zamannya. Pada zaman dahulu, disket menjadi salah satu memori eksternal populer, tetapi mulai dilupakan saat ini. Mari kenali lebih lanjut jenis-jenis memori eksternal pada komputer.


1. Flashdisk

Bentuk flashdisk memang kecil, tetapi tersedia dalam berbagai macam kapasitas ukuran, mulai dari 512 MB, 2 GB, hingga yang terbaru yakni 1 TB (1000 GB). Oleh karena itu, tidaklah mengherankan jika flashdisk menjadi media penyimpanan favorit sampai tahun 2010-an. Namun, flashdisk cukup rentan terkena virus sehingga data di dalamnya tidak terbaca dan hilang secara permanen.


2. Hard Disk Drive (HDD)

Ada dua jenis HDD: HDD internal dan HDD eksternal. HDD internal dipasang di dalam prosesor sebagai ROM, sedangkan HDD eksternal bisa dibawa ke mana pun layaknya flashdisk. Kapasitas HDD lebih besar, yaitu 512 GB, 1 TB, 2 TB, dan sebagainya. Kapasitas inilah yang membuat HDD sering digunakan untuk menyimpan dan mem-backup data berukuran besar.


3. Compact Disk (CD)

CD berbentuk seperti cakram optik dan terdiri dari beberapa jenis, yaitu CD-ROM, CD-WORM, dan CD-RW. CD-ROM dan CD-WORM hanya bisa digunakan untuk satu kali burn data, tidak seperti CD-RW yang proses burn-nya dapat dilakukan berulang kali. CD mulai ditinggalkan lantaran proses penggunaannya cukup rumit. Selain itu, tidak semua laptop memiliki fitur CD Drive.


4. DVD

Sama-sama berbentuk cakram, apa yang membedakan CD dan DVD? DVD pada dasarnya merupakan pengembangan dari CD dengan kapasitas lebih besar serta mampu menghasilkan video berkualitas tinggi. Tak heran DVD sering digunakan untuk menyimpan film atau video rekaman.


5. Memori SD

Penyimpanan eksternal ini tidak hanya ditemukan pada smartphone dan kamera. Memori SD pada komputer dan laptop ada pula yang dilengkapi adaptor supaya bisa masuk ke perangkatnya. Ada tiga jenis memori SD, yaitu: SD Card, Mini SD (untuk kamera), dan Micro SD (untuk smartphone).


6. Disket

Disket berbentuk persegi, lebih tipis, dan fleksibel serta disimpan dalam kotak akrilik. Jenis memori eksternal ini paling banyak digunakan pada masa dahulu, tetapi mulai ditinggalkan. Mengapa? Kapasitas penyimpanan disket sangat kecil, yakni 1,44 MB. Disket pun sudah tidak efektif lagi digunakan pada saat ini mengingat komputer zaman sekarang tidak menyediakan drive-nya.


7. Pita Magnetik

Media penyimpanan ini terbuat dari bahan magnetik dan dilapiskan pada plastik tipis. Pita magnetik biasa ditemukan pada bagian dalam kaset tape sehingga harus dibuka dengan tape drive. Kapasitas penyimpanannya bisa mencapai 1,2 TB, tetapi pita magnetik mudah rusak sehingga tidak lazim digunakan.


8. Cloud Storage

Cloud storage atau penyimpanan awan mulai banyak dilirik saat ini karena kelebihan yang dimilikinya. Media ini tersedia dalam bentuk virtual sehingga membutuhkan jaringan internet untuk membukanya. Data yang ada di dalam komputer disimpan secara otomatis ke dalam cloud storage.  Ada pula vendor cloud storage yang menyediakan fitur restore sehingga Anda tak perlu khawatir jika kehilangan data penting akibat tidak sengaja menghapus.

Banyak perusahaan mulai ramai berlangganan cloud storage. Anda pun tidak boleh kalah oleh perkembangan teknologi, gunakan juga cloud storage terbaik, yaitu FileBox Cloudmatika. FileBox telah dilengkapi fitur file restore yang dapat mengembalikan file yang terhapus secara sengaja ataupun tidak, bahkan file yang rusak disebabkan oleh ransomware.

Ingin tahu lebih lanjut tentang fitur ini? Hubungi Cloudmatika sekarang juga dan rasakan kemudahan dalam manajemen data di perusahaan Anda.

Apakah Anda sudah mengenal tentang dua jenis memori setelah membaca artikel ini? Singkatnya, penyimpanan eksternal dan penyimpanan internal adalah dua jenis memori yang sama-sama bermanfaat bagi pengguna komputer