Memahami Apa itu Network Security, Jenis, dan Manfaatnya Bagi Perusahaan

By 30 August, 2022

Salah satu manfaat penerapan network security adalah menangkis serangan malware pada jaringan komputer. Kenali lebih dalam tentang network security di sini.

Kasus serangan siber di Indonesia makin melonjak semenjak awal tahun 2022. Serangan siber bisa saja menimpa jaringan komputer perusahaan Anda sewaktu-waktu. Namun, Anda tak perlu risau dengan masalah ini. Network security adalah solusi tepat untuk mengantisipasi serangan siber pada jaringan komputer Anda.

Banyak jalan menuju Roma, banyak pula cara untuk menerapkan network security ke jaringan komputer Anda. Namun, Anda perlu mengetahui dahulu seluk-beluk network security, termasuk jenis dan manfaatnya. Simak artikel ini untuk meningkatkan pemahaman Anda.

Pentingnya Network Security bagi Perusahaan

Istilah network security sebenarnya sangat luas. Namun, Anda dapat mengartikan network security atau keamanan jaringan sebagai segala bentuk proses atau teknologi yang dibuat untuk melindungi integritas, kerahasiaan, dan ketersediaan aksesibilitas data dan jaringan komputer Anda.

Baca Juga: Berbagai Macam Keamanan Jaringan dan Fungsinya Yang Harus Anda Pahami

Network security bertugas untuk melindungi perangkat keras (hardware) ataupun perangkat lunak (software). Sistem ini menargetkan berbagai ancaman siber, kemudian menghalangi masuknya ancaman tersebut ke dalam jaringan. Singkatnya, network security berupa rangkaian aturan dan konfigurasi untuk meningkatkan perlindungan terhadap jaringan komputer.

Keamanan jaringan sangat penting bagi perusahaan atau organisasi, terutama pada zaman serba digital ini. Ancaman di dunia siber terus berkembang dan mengintai sehingga berpotensi menyerang sistem komputer Anda. Hacker akan selalu mencari cara untuk membobol pertahanan jaringan demi kepentingan mereka sendiri. Kerumitan arsitektur jaringan pun menjadi alasan pentingnya penerapan network security dalam perusahaan.

Apa yang terjadi jika komputer perusahaan tidak dilengkapi sistem keamanan jaringan? Operasional perusahaan terhambat lantaran adanya kerusakan pada sistem jaringan. Masalah ini dapat meluas sehingga bisa menyebabkan kerusakan masif pada jaringan komputer. Kerugian (loss) pun muncul apabila ancaman siber mulai menimpa website Anda lantaran banyak pengguna yang tak bisa mengaksesnya untuk bertransaksi atau mencari informasi.


Apa Saja Jenis-Jenis Network Security yang Bisa Anda Terapkan?

Network security terdiri dari berbagai jenis yang dapat diterapkan secara mudah dalam komputer Anda. Setiap jenisnya memiliki fungsinya masing-masing dalam menjaga keamanan jaringan komputer. Berikut ini berbagai jenis network security yang kerap digunakan oleh perusahaan.


1. Firewall

Firewall adalah sistem keamanan untuk menghalangi jaringan asing atau ancaman, ke dalam komputer Anda. Sistem keamanan ini paling kerap dijumpai dalam perangkat Personal Computer (PC) atau laptop. Kini, sebagian besar firewall banyak dipasang sebagai software untuk menjaga perangkat dan web server.

Baca Juga: Cek Keamanan Website dengan Alat-Alat Berikut Ini


2. Antivirus dan Antimalware

Software antivirus dan antimalware sebenarnya sama. Pasalnya, malware merupakan singkatan dari malicious software yang mencakup virus, worm, ransomware, spyware, dan trojan. Software ini berguna untuk menghalangi masuknya malware serta memastikan semua file aman dari serangan tersebut melalui fitur scan.


3. Email Security

E-mail pun menjadi target hacker untuk menyerang sistem jaringan dan menyebarkan cybercrime. E-mail security bermanfaat dalam menangkis serangan tersebut serta mengontrol pesan yang terkirim agar data sensitif tidak hilang. Anti-spam pun menjadi fitur penting dalam e-mail security supaya pengguna tidak terganggu.

Baca Juga: Cara Cara Mengamankan Akun Email Dari Hacker Dengan Efektif


4. Access Control

Access Control berfungsi untuk membatasi jumlah user yang dapat mengakses jaringan komputer Anda. Selain mengenali pengguna dan perangkat yang digunakan, Anda juga bisa menerapkan kebijakan keamanan sehingga koneksi endpoint yang mencurigakan dapat dihalangi oleh sistem ini.


5. Application Security

Sistem keamanan ini bermanfaat bagi perusahaan yang meluncurkan aplikasi. Aplikasi yang dibuat sangat rentan terhadap serangan sehingga lebih mudah disusupi. Developer aplikasi harus menerapkan application security sebagai langkah pencegahan serangan tersebut. Konsumen akan merasa aman saat bertransaksi jika aplikasinya memiliki sistem keamanan.


6. Cloud Security

Data penting, alamat IP, layanan, dan aplikasi perusahaan di cloud computing perlu dijaga keamanannya. Cloud security bermanfaat untuk mencegah masuknya serangan ke dalam sistem cloud computing sehingga karyawan di perusahaan merasa aman saat mengaksesnya.
 

7. Website Security

Jenis keamanan jaringan ini bekerja dengan cara melindungi gateway web pada website atau cloud. Sistem ini perlu dipasang dalam jaringan komputer supaya tidak ada pengguna komputer yang mengakses website berbahaya. Perusahaan pemilik website pun harus menggunakan sistem keamanan ini supaya website mereka tidak terserang oleh ancaman berbasis web.


8. Data Loss Prevention

Sistem keamanan ini sangat dibutuhkan oleh perusahaan demi mencegah tersebarnya data sensitif ke lingkungan luar. Data Loss Prevention (DLP) dapat mencegah proses mengunggah (upload), mengunduh (download), meneruskan (forward), atau mencetak (print) apabila terdapat proses yang dinilai tidak aman.


9. VPN

Virtual Private Network (VPN) merupakan sistem keamanan yang dirancang untuk melindungi data pribadi selama browsing di internet. Cara kerja VPN adalah mengenkripsi sambungan dari endpoint (titik akhir) ke jaringan melalui internet. VPN jenis remote access memiliki fitur IPsec atau Secure Socket Layer (SSL) untuk melakukan otentikasi komunikasi antara jaringan dan perangkat yang digunakan.

Baca Juga: 5 Cara Memasang SSL di cPanel Dengan Mudah Bagi Pemula


10. Network Segmentation

Sesuai namanya, sistem keamanan ini membagi jaringan ke dalam beberapa segmen. Setiap segmen bekerja sebagai pemilik jaringan sendiri. Pembagian jaringan dibedakan berdasarkan alamat IP, role (peran), location (lokasi) dan sebagainya. Pengguna mendapatkan tingkat akses yang tepat sesuai segmentasinya. Hasilnya, network segmentation mampu mengenali perangkat yang mencurigakan serta menghalanginya agar tidak masuk.


Bagaimana Anda dapat Menerapkan Keamanan Jaringan pada Perusahaan?

Anda perlu melakukan langkah praktis untuk meningkatkan keamanan jaringan komputer di perusahaan. Apa saja tipsnya?


1. Matikan Fitur Interface Router

Langkah ini bertujuan untuk mencegah kebocoran akses ke luar sistem jaringan perusahaan. Penyusup mudah masuk ke sistem router apabila fitur interface router diaktifkan. Mereka membaca file log pada router, kemudian memasuki sistem tersebut dan mulai melancarkan aksinya.


2. Lakukan Backup Berkala

File dan data penting dalam komputer sebaiknya di-backup secara rutin. Backup menjaga data penting agar tetap aman meskipun komputer terkena serangan malware. Anda dapat menyimpan hasil backup data di cloud storage supaya keamanannya lebih terjamin serta ruang penyimpanannya tidak terbatas.


3. Gunakan Antivirus

Layaknya teknologi, malware pun kian berkembang sehingga muncul beberapa jenis serangan baru. Oleh karena itu, Anda harus memastikan software antivirus atau anti malware yang terpasang di komputer merupakan versi terbaru. Software makin update dapat mencegah penyebaran malware dalam komputer secara lebih efektif.


4. Ganti Alamat SSID

Cobalah mengubah identitas SSID pada router. Hindari nama SSID yang mengindikasikan nama bisnis atau lokasi tertentu. Peretas lebih mudah melacak SSID tersebut sehingga mereka memikirkan berbagai cara untuk menyerang sistem jaringan komputer Anda.


Apa Manfaat Network Security bagi Perusahaan Anda?

Network security memiliki banyak manfaat selama Anda melakukan berbagai aktivitas secara online. Seperti apa manfaatnya?
  • Network security dapat mengurangi risiko pencurian dan sabotase data.
  • Network security melindungi sistem jaringan dari berbagai jenis malware berbahaya.
  • Network security menjaga keamanan data agar tetap utuh dan tidak dimodifikasi oleh pihak penyerang.
Manfaat di atas cukup menjelaskan pentingnya penerapan network security dalam jaringan komputer perusahaan. Oleh karena itu, tingkatkan keamanan jaringan Anda dengan Cloudmatika Cyber Protection yang didukung oleh Acronis Cyber Protect. Software ini tidak hanya mencegah serangan malware, tetapi berguna untuk backup dan recovery pula. Hubungi Cloudmatika segera untuk mendapatkan free trial software ini.

Kesimpulannya, network security adalah komponen penting dan wajib ada dalam sistem keamanan jaringan komputer Anda. Hacker dan pelaku kejahatan siber selalu mengandalkan setiap kesempatan untuk menyerang jaringan komputer, jadi Anda perlu meningkatkan keamanannya.