Mengenal Apa itu File Sharing serta Metode untuk Melakukannya

By 31 August, 2022

File sharing adalah salah satu teknologi yang sangat berguna untuk berbagai macam pekerjaan, apalagi yang termasuk ke dalam pekerjaan di dunia digital. Mari simak!

File sharing adalah salah satu teknologi yang sangat berguna untuk berbagai macam pekerjaan, apalagi yang termasuk ke dalam pekerjaan di dunia digital. File sharing adalah fasilitas pada jaringan komputer yang dapat memudahkan orang-orang dalam berbagi data. Sudah ada banyak sekali orang yang menggunakannya, bahkan mungkin Anda adalah salah satunya.

Melalui artikel ini, Anda dapat mempelajari secara lebih mendalam mengenai apa itu file sharing. Selain itu, Anda juga dapat mengetahui apa saja jenis-jenis file sharing yang ada dan manfaat yang dapat dirasakan bagi bisnis. Mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Apa yang Dimaksud dengan File Sharing?

File sharing adalah kegiatan berbagi data atau memberikan akses data yang ada di dalam media internet kepada orang lain. Data yang dibagikan dapat berupa berbagai macam bentuk, mulai dari dokumen, program komputer, buku elektronik, hingga multimedia (audio, gambar, atau video). Untuk dapat saling berbagi data, penyedia berkas harus terlebih dahulu mengunggah berkas tersebut ke dalam server komputer, kemudian orang lain dapat mengaksesnya dari server tersebut.

Baca Juga: Macam – Macam Jenis Server Serta Fungsinya

Praktik pendistribusian berkas melalui file sharing dapat dilakukan melalui beberapa cara. Metode yang paling umum digunakan adalah penyimpanan, transmisi, dan penyebaran. Selain itu, ada juga metode manual menggunakan media penyimpanan portabel, server di jaringan komputer, World Wide Web berbasis dokumen hyperlink, serta penggunaan jaringan peer-to-peer.


Apa Saja Metode Untuk Melakukan File Sharing?

Ada empat jenis metode untuk melakukan file sharing yang dapat Anda gunakan. Metode yang Anda pilih akan bergantung pada jenis berkas yang ingin dibagikan dan seberapa besar keamanan atau perlindungan yang dibutuhkan oleh data yang dibagikan. Berikut ini adalah empat metode utama untuk melakukan file sharing.


1. Program File Transfer Protocol

Salah satu cara paling umum untuk berbagi file adalah melalui program File Transfer Protocol (FTP). Metode file sharing ini akan membagikan data antara komputer dan server melalui internet dan biasanya digunakan untuk membagikan berkas dengan ukuran yang besar atau data dalam jumlah yang besar antara banyak pemangku kepentingan.

Pengguna dari file sharing dengan metode ini dapat memperoleh akses ke berkas yang dibagikan dari website server FTP tertentu. Biasanya, website dari server FTP tersebut akan memberikan akses berkas ke publik atau izin untuk melihat, mengubah, dan mengunduh berkas melalui beberapa macam hal, seperti pemberian akses atau kata kunci tertentu.

FTP biasanya digunakan untuk membagikan berkas umum yang dapat dilihat oleh banyak orang, bukan berkas penting yang berisi informasi dan data yang penting dan sensitif. Sebagai contoh, tim webmaster menggunakan FTP untuk membagikan halaman website, file aplikasi website, dan gambar ke server website mereka.


2. Jaringan Peer-to-peer

File sharing yang menggunakan metode jaringan peer-to-peer, seperti namanya, didasarkan pada teknologi Peer-to-Peer (P2P). Pada dasarnya, metode file sharing yang satu ini dapat digunakan untuk membagikan berkas di antara rekan kerja. Untuk menggunakan metode ini, Anda harus memiliki perangkat keras dan perangkat lunak komputer untuk berkomunikasi tanpa memerlukan server pusat.

Baca Juga: Berbagai Ancaman Keamanan Jaringan Yang Harus Anda Waspadai

Pada dasarnya, jaringan peer-to-peer adalah metode file sharing yang dapat dilakukan tanpa perlu mengakses satu server yang sama. Contoh penggunaan dari metode ini adalah Facebook Messenger, Slack, Spotify, dan masih banyak lagi. Mengirim dan berbagikan berkas sebagai lampiran di dalam email juga termasuk dalam file sharing menggunakan metode ini.


3. Removable Storage Media

Removable Storage Media merupakan metode file sharing yang orisinil atau metode paling tua yang pernah digunakan. Untuk melakukan file sharing menggunakan metode ini, Anda membutuhkan removable media atau media yang dapat dilepas dari komputer atau perangkat elektronik lainnya.

Setelah berkas disimpan ke dalam removable media, berkas tersebut dapat diserahkan dan dibagikan kepada siapa pun secara fisik. Contoh file sharing menggunakan metode Removable Storage Media adalah kartu memori, flash disk, floppy disk, dan lain sebagainya.


4. Layanan File Sharing Online

Metode file sharing yang paling banyak dan mudah digunakan saat ini adalah layanan file sharing online, atau biasa disebut sebagai layanan cloud. Salah satu layanan file sharing online yang dapat Anda gunakan adalah Google Drive, Dropbox, dan FileBox dari Cloudmatika. Untuk melakukan file sharing menggunakan FileBox, Anda hanya perlu memindahkan berkas tersebut ke dalam aplikasi FileBox yang sudah terpasang di komputer.

Baca Juga: Langkah serta Manfaat Mengelola Dokumen Kantor dengan Teknologi Cloud Storage

Ketika ingin membagikan berkas tersebut dengan orang lain, Anda cukup membuat public link atas berkas tersebut, yang nantinya dapat dibagikan aksesnya kepada orang lain, dengan cara klik kanan pada berkas yang ingin dibagikan. Selain itu, Anda juga dapat melakukannya melalui FileBox Web Browser.


Apa Manfaat File Sharing Bagi Perusahaan Anda?

Ada banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan oleh perusahaan apabila sudah menggunakan layanan file sharing. Berikut ini adalah beberapa manfaatnya.


1. Sentralisasi Data

Dengan menggunakan layanan file sharing, Anda dapat memusatkan seluruh data perusahaan dan data yang dibutuhkan perusahaan di dalam satu server saja. Artinya, setiap orang yang berkepentingan dapat mengaksesnya kapan pun dan di mana pun asalkan sudah diberikan aksesnya.

Manfaat ini akan dapat lebih terasa lagi apabila Anda menggunakan layanan file sharing online atau yang berbasis cloud. Semua berkas yang tersimpan di layanan cloud akan dapat diakses tanpa memerlukan media fisik seperti kartu memori dan lain sebagainya. Anda hanya memerlukan perangkat elektronik yang dapat tersambung ke dalam jaringan internet saja, kunjungi website platform tersebut, dan mengakses data yang dibutuhkan.


2. Simpel

Ketika menggunakan layanan cloud untuk berbagi berkas, Anda secara alami akan menghemat waktu dan menyederhanakan prosesnya. Sebagai contoh, apabila Anda terbiasa berbagi berkas melalui email, banyak waktu yang akan terbuang untuk mencari berkasnya, memasukkannya sebagai lampiran, hingga mengirimnya. Melalui layanan cloud, Anda hanya perlu masuk ke website saja dan mengaksesnya langsung di sana.


3. Hemat

Apabila menyimpan berkas secara fisik, Anda akan mengeluarkan lebih banyak uang untuk membagikan berkas tersebut kepada orang lain, seperti untuk biaya tempat, ongkos kirim, dan lain sebagainya. Melalui file sharing, Anda dapat menghemat pengeluarannya karena semua berkas akan tersimpan di tempat digital. Selain itu, ada juga layanan file sharing yang dapat digunakan secara gratis.

Layanan file sharing juga dapat menghemat waktu yang dibutuhkan untuk membagikan berkas. Anda hanya perlu mengaksesnya melalui jaringan komputer atau internet melalui server di mana berkas tersebut disimpan. Tidak perlu melakukan pengiriman secara fisik dan menunggu berkas tersebut sampai ke tangan Anda.

Apabila Anda tertarik untuk menggunakan layanan file sharing, coba gunakan FileBox dari Cloudmatika. FileBox dari Cloudmatika adalah layanan berbagi file berbasis Cloud Storage yang cocok untuk bisnis Anda. Berbagi file dengan kolega dan partner Anda kini bisa menjadi lebih praktis dan efisien. Apabila ada pertanyaan mengenai produk kami, silakan hubungi kami di sini.