Cek Keamanan Website dengan Alat-Alat Berikut Ini

By 15 July, 2022

Melakukan cek keamanan website Anda sangat penting. Bahkan harus dilakukan secara berkala. Bingung bagaimana caranya? Baca informasinya di sini.

Cek keamanan website secara rutin adalah tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan. Pengecekan dilakukan untuk menghindarkan website Anda dari pencurian data atau error yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Tanggung jawab ini sering kali diabaikan oleh pemilik website karena menganggap bahwa melakukan pengecekan sangat sulit dan membuang-buang waktu. Padahal sebenarnya tidak demikian. 

Di artikel ini terdapat informasi mengenai berbagai tools gratis yang bisa digunakan untuk mengecek keamanan website. Selain itu Anda juga akan belajar bagaimana cara meningkatkan keamanan suatu website. Kalau begitu langsung saja simak informasinya di bawah ini. 

Apa Saja Tools untuk Cek Keamanan Website?


Siapa bilang mengecek keamanan website membutuhkan biaya besar? Anda bisa mulai dengan memanfaatkan tools gratis yang ada di internet. Ada begitu banyak tools yang bisa Anda gunakan. Beberapa tools gratis di antaranya bisa Anda lihat berikut ini. 

1. SiteGuarding


Tool yang pertama ialah SiteGuarding. SiteGuarding adalah tool gratis yang bisa membantu memindai website Anda dan memberitahukan apabila ada masalah atau virus. Tidak hanya itu, tool satu ini bisa memberitahukan keberadaan malware, spam, blacklisting. 

Ada lagi tambahan yang diberikan oleh SiteGuarding yaitu Anda bisa langsung menghapus malware yang ditemukan setelah pemindaian. 

2. UpGuard


Tidak kalah dari tool gratis sebelumnya, UpGuard juga dapat memindai website Anda secara menyeluruh. UpGuard memberikan layanan gratis untuk memindai beberapa hal penting yang ada di website seperti phishing, malware, website risk, e-mail risk, brand protection, dan keamanan jaringan

3. ImmuniWeb


Penyedia layanan keamanan ImmuniWeb memberikan Anda akses secara online dan gratis untuk melakukan pengecekan website. Apa saja yang bisa Anda dapatkan ketika menggunakan tool satu ini? Tetnunya sangat banyak. Mulai dari keamanan server sampai daftar blacklist keamanan. 

Lebih lengkapnya bisa Anda lihat berikut ini: 

  • Dapat mengetahui celah keamanan di berbagai komponen seperti content management system 
  • Dapat melakukan pemeriksaan terhadap HTTP headers
  • Dapat melakukan analisis library JavaScript
  • Dapat menentukan lolos tidaknya website Anda di GDPR dan PCI DSS compliance

 

4. Qualys


SSL atau Secure Socket Layer merupakan sertifikat penting yang harus dimiliki setiap website. Jika website Anda tidak memiliki SSL maka algoritma Google akan memberikan status “Not Secure”.
 
Tentunya Anda sudah tahu dampak negatif yang dibawa oleh pemberian status “Not Secure”, bukan? Perlu diketahui bahwa SSL setiap website harus diperbarui ketika sudah melewati masa kedaluwarsa. 

Pada saat inilah tool Qualys berguna, yaitu untuk mengecek tanggal kedaluwarsa. Tetapi tidak hanya itu, Qualys bisa membantu Anda dalam menemukan berbagai informasi lain seperti:

  • Kesalahan di konfigurasi sertifikat
  • Cipher
  • Protokol
  • Simulasi handshake
  • Versi SSL
  • Pengecekan SSL

 

5. WPSec


Tool kali ini berguna bagi Anda para pengguna WordPress. WPSec merupakan penyedia layanan keamanan yang dapat memindai kerentanan WordPress Anda.

Meskipun bisa digunakan secara gratis, Anda perlu melakukan pendaftaran supaya dapat mengakses fitur pengecekan yang lebih banyak. Ketika sudah mendaftar, Anda dapat menggunakan fitur: 

  • Penjadwalan pemeriksaan otomatis
  • Mengelola pengecekan website melalui dashboard
  • 20 laporan pemeriksaan yang didapatkan setiap bulan

 

6. Sucuri Sitecheck


Sucuri sitecheck membantu Anda memindai website secara menyeluruh. Hampir sama seperti tool gratis lainnya, Anda bisa mengetahui keberadaan malware, spam, dan error. Terlepas dari keamanan, Sucuri Sitecheck bisa digunakan untuk melihat apakah website Anda termasuk ke dalam daftar blacklisting oleh berbagai layanan keamanan lain. 

7. Observatory


Masih ingat browser Mozilla Firefox? Observatory adalah tool gratis yang dikelola oleh Mozilla. Penggunaannya untuk memindai website bisa dikatakan cukup lengkap. Mulai dari redirection, X-frame options, HTTP transport security, hingga content security policy. Hanya satu yang kurang dari Observatory yaitu tidak bisa memindai keberadaan malware. 

8. Probely


Probely termasuk ke dalam salah satu kelompok penyedia layanan keamanan yang premium. Sudah terjamin keamanannya dan cukup kredibel. Meskipun premium, Probely menyediakan akses cek website gratis yang bisa Anda gunakan dengan mudah. Anda bisa melakukan berbagai macam hal seperti: 

  • Memeriksa security headers
  • Memeriksa cookie flags
  • Memeriksa SSL atau TLS
  • Penjadwalan pemeriksaan berkala

 

9. First Site Guide


Selain WPSec, First Site Guide juga dapat digunakan untuk mengecek website WordPress Anda. First Site Guide dapat memeriksa celah keamanan file-file di WordPress, di versi PHP header, dan di tingkat keamanan database username. 
Cara menggunakannya mudah. Langsung saja ketik alamat website Anda di kolom yang sudah disediakan. 

10. Virus Total


Seperti namanya, Virus Total dapat Anda gunakan untuk memindai keberadaan malware. Pemeriksaan yang dilakukan Virus Total bisa dikatakan sangat menyeluruh karena menggunakan lebih dari 60 database malware.

11. Google Transparency Report


Tidak ketinggalan, Google juga memiliki layanan gratis untuk memindai keamanan website. Google Transparency Report didesain untuk mencari celah keamanan menggunakan standar milik Google.

12. PCrisk


Jika tool sebelumnya masih kurang, Anda bisa menggunakan PCrisk. PCrisk membantu Anda memindai banyak aspek. Anda bisa mengetahui keberadaan malware di berbagai file di website. Anda juga dapat memeriksa iFrame, external link, dan daftar blacklisting. 

13. themecheck.info


Memiliki desain website menarik tentu menjadi daya tarik tersendiri agar ada banyak pengguna internet yang berkunjung. Bagi Anda pengguna website WordPress, themecheck.info menjadi tool yang penting.

Tool ini dapat melakukan pengecekan terhadap tema-tema WordPress yang ingin Anda download. Mengapa perlu dicek? Pasalnya ada banyak hacker yang menyisipkan malware ke tema-tema WordPress. Jadi sebelum Anda download, ada baiknya untuk mengecek tema tersebut terlebih dahulu. 

14. Scanurl


Scanurl merupakan tool yang dapat memeriksa keamanan website Anda dari berbagai database penyedia layanan. Contohnya seperti database milik Google Safe Browsing, PhisTank, dan Web of Trust. Melalui tool ini Anda dapat mengetahui bagaimana status keamanan website. Apakah terbebas dari berbagai virus, malware, dan phishing atau justru sebaliknya.

15. URLVoid


Terakhir ada URLVoid yang juga dapat membantu Anda memindai status keamanan website. URLVoid memeriksakan website Anda di lebih dari 20 database penyedia layanan keamanan. 

Bagaimana Cara Meningkatkan Keamanan Website?


Kini Anda sudah tahu bagaimana kondisi keamanan website setelah melakukan pengecekan. Langkah selanjutnya ialah meningkatkan keamanan website Anda. Bagaimana cara meningkatkannya? Senang Anda bertanya! 
Cloudmatika telah merangkum beberapa cara meningkatkan keamanan website, baca informasinya di bawah ini. 

1. Membatasi Akses Pengguna


Website yang Anda punya dikelola oleh beberapa orang? Ada baiknya Anda membatasi setiap akses dengan menetapkan peran masing-masing. Hal ini dilakukan untuk menghindari human error. 

2. Pasang SSL


Seperti sudah disebutkan sebelumnya bahwa setiap website sebenarnya wajib memiliki SSL. Penggunaan SSL berguna untuk mengunci (enkripsi) semua hal yang terjadi di website sehingga koneksi antara browser dan server website aman. 

3. Update CMS Website


Melakukan update secara berkala pada CMS akan membuat website Anda lebih aman. Sama seperti halnya ponsel pintar Anda yang harus selalu diupdate oleh pembuatnya, website juga perlu diupdate. Bukan hanya sekadar memperbarui fitur-fitur demi kenyamanan pengguna tetapi untuk menjaga keamanan website dari hacker yang ingin mencuri dan meretas data. 

4. Backup Data Website


Cara peningkatan keamanan yang terakhir ialah backup data-data website Anda. Backup data dilakukan supaya saat ada serangan cyber, Anda masih memiliki cadangan data. Backup data secara khusus berguna ketika Anda diserang ransomware. 

Itu dia beberapa tools yang bisa digunakan untuk cek keamanan website Anda. Jangan tunda melakukan pengecekan website supaya Anda bisa mendeteksi keberadaan malware yang merusak. Tingkatkan juga keamanan website Anda dengan cara-cara yang sudah dijelaskan. 

Jika masih belum cukup, Anda bisa menggunakan layanan Web Application Firewall dari Cloudmatika. Keamanan website Anda tentu menjadi prioritas utama. Apalagi jika semua transaksi bisnis dilakukan melalui website.
 
Itu sebabnya layanan keamanan dari Cloudmatika hadir untuk memberikan perlindungan. Web Application Firewall akan memblokir berbagai macam serangan cyber secara cepat dengan teknologi analysis detection. 

Masih ragu? Anda bisa menghubungi tim Cloudmatika untuk konsultasi sekaligus mengajukan free trial selama 14 hari. Kunjungi website Cloudmatika sekarang juga!