08 Okt

Simpan Data Anda di Pusat Data Center Terbaik dan Aman di Indonesia!

Sabtu lalu (6/10), Data Center IDC Duren Tiga mengalami gangguan akibat tidak adanya aliran listrik mulai dari jam 14:00 – 20:00 (sekitar 6 jam).

(Foto: Upsite Technology)

OpenIXP, sebagai Internet Exchange kedua di Indonesia juga tidak dapat di akses akibat dari server OpenIXP dan peering yang hosted di Data Center IDC Duren Tiga mati.

Selain banyak layanan yang berjalan di Data Center tersebut seperti beberapa penyedia cloud dan portal media besar, gangguan OpenIXP mempengaruhi sebagian besar pengguna internet di Indonesia. (Source: Kumparan)
Cloudmatika, sebagai penyedia Cloud Provider menggunakan mutiple redundant link pada kedua exchange di Indonesia yang membuat tetap online 100% pada saat gangguan internet utama ini

Beberapa aspek penting yang perlu Anda perhatikan ketika memilih data center yaitu pemilihan lokasi yang aman serta harus memenuhi syarat sipil bangunan, harus memiliki suhu udara serta kelembaban tertentu, terdapat sistem keamanan yang ketat, mempunyai sistem komunikasi data, dan terdapat minitoring lingkungan.

Adapun kriteria dalam pemilihan data center yang tepat untuk bisnis Anda telah kami ulas pada postingan kami sebelumnya, untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi link berikut ini: https://www.cloudmatika.co.id/2018/05/30/pemilihan-data-center-yang-tepat-untuk-bisnis-anda/

Dengan mengetahui informasi di atas, diharapkan dapat membantu Anda untuk mendapatkan layanan pusat data center yang benar-benar sesuai untuk perusahaan. Investasi yang Anda tanamkan seharusnya mendapatkan layanan yang baik pula oleh provider.

Share this
30 Mei

Pemilihan Data Center yang Tepat Untuk Bisnis Anda

Dalam mengelola sistem IT perusahaan, ada hal sangat penting yang harus dipertimbangkan, yakni pemilihan data center (pusat data). Pemilihan data center merupakan bagian penting untuk bisnis perusahaan Anda, apalagi bisnis yang bergerak dalam  bidang e-commerce. Data Center yang merupakan lokasi penyimpanan sever dan data yang berkaitan dengan operasional dan bisnis dari sebuah perusahaan haruslah sesuai dengan standarisasi data center yang ada di Indonesia.

Dalam menentukan data center, perusahaan memiliki dua opsi yaitu membangun sebuah data center sendiri atau menyewa data center di penyedia data center yang ada di Indonesia. Namun, jika sebuah perusahaan ingin membangun sebuah data center sendiri, maka harus siap untuk mempersiapkan biaya, tenaga kerja, dan harus memenuhi standarisasi data center di Indonesia. Perusahaan yang ingin membangun data center sendiri harus memastikan ketersediaan pasokan listrik, pendingin, dan sarana lain yang memastikan sistem IT yang berada di dalam data center tetap berjalan dengan baik dan tidak mengganggu kontinuitas operasi perusahaan.

Namun pada opsi lain, perusahaan dapat mengelola sistem IT perusahaan dengan menyewa sebuah data center kepada penyedia data center yang ada di Indonesia. Mulai dari data center TIER I, TIER II, TIER III, sampai TIER IV yang perbedaan pada umumnya ialah berkaitan dengan kelistrikan. TIER III harus mempunyai dua jalur listrik berbeda, tidak boleh melalui gardu yang sama. Sehingga, apabila terdapat satu jalur listrik yang mengalami permasalahan atau tidak menyala, masih dapat menggunakan satu jalur lainnya.

Data Center yang baik setidaknya telah dilengkapi dengan Dynamic Rotary UPS (DRUPS), sehingga suplai listrik masih tetap berjalan saat listrik putus hingga genset mengambil alih fungsi listrik. Kemungkinan adanya jeda antara putusnya listrik dengan aktifnya genset dapat ditutup dengan sistem DRUPS. Lokasi data center pun menjadi perhatian penting bagi sebuah bisnis untuk kedepannya, sehingga setiap proses transaksi dan keberlangsungan bisnis tidak terganggu.

Menyewa data center lebih efektif dari segi biaya dan masalah pencurian data pun juga terjamin. Data center menjadi penting bagi suatu perusahaan karena sangat berkaitan dengan produktivitas, pendapatan, peluang, dan kepercayaan pelanggan.

Adapun kriteria dalam pemilihan data center yang tepat untuk bisnis Anda apabila perusahaan Anda ingin melakukan sewa data center untuk sistem IT perusahaan Anda:

  1. Selalu Tersedia

    Setiap perusahaan selalu mengharapkan agar bisnisnya selalu beroperasi setiap saat, kapanpun dan dimanapun. Terlebih lagi pada perusahaan yang bergerak dalam sebuah bisnis online atau e-commerce. Untuk itu, ketersediaan data center sebagai pusat penyimpanan data maupun transaksi sangat diperlukan untuk memenuhi bisnis perusahaan agar tidak terjadi kerugian. Pilihlah data center yang telah memiliki sertifikasi baik TIER III ataupun TIER IV yang memiliki lebih dari satu jalur listrik untuk sebagai pengganti jalur utama apabila terjadi permasalahan

  2. Letak Data Center

    Hal yang perlu di pikirkan dan tidak bisa dilewatkan adalah letak data center. Data center yang baik pada umumnya haruslah memiliki kriteria seperti berada diluar jalur gempa bumi dan tsunami, tidak berada pada wilayah rawan banjir, biasanya dibangun diatas permukaan setinggi lebih dari 2 meter, jauh dari jalur penerbangan pesawat, mudah di akses, dan sesuai dengan peraturan pemerintah bahwa tempat tersebut dapat dijadikan lokasi data center

  3. Keamanan

    Data center yang baik harus memiliki sistem pengamanan yang baik, mulai dari segi infrastruktur, akses karyawan, maupun akses pengunjung. Sistem pengamanan gedung biasanya menggunakan sensor biometrik mulai dari masuk lift sampai ke ruangan data center dan demikian pula pengamanan secara software dan perangkat jaringan yang ada pada data center tersebut, karena sebuah data center menyimpan banyak data dan sistem aplikasi untuk melayani jutaan orang sehingga point ini harus diperhatikan agar setiap data bisnis Anda tetap terjaga

 

Dari kriteria diatas, Anda sudah dapat menentukan data center yang tepat untuk bisnis Anda. Ada banyak penyedia data center di Indonesia terutama di Jakarta yang telah memiliki kriteria diatas.

Share this
07 Mei

Cloudmatika Turut Hadir Dalam Rapat Bersama Menanggapi Rencana Perubahan PP 82/2012

Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI) merupakan asosiasi bagi para pelaku dan pemerhati Cloud Computing / Komputasi Awan di Indonesia dengan keanggotaan terbuka untuk para Cloud Provider (IaaS, PaaS, SaaS), Perusahaan pengguna layanan Cloud Computing, Lembaga Pendidikan, Profesional dan Pelajar. ACCI yang sebelumnya secara resmi meminta salinan draft dari rencana perubahan PP 82/2012 kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (KEMKOMINFO), kemudian membagikan kepada Cloud Provider anggota ACCI yang tertarik untuk mempelajari dan ingin memberikan tanggapan terkait rencana regulasi yang ada.

Setelah mempelajari salinan draft dari rencana perubahan PP 82/2012, kemudian ACCI melaksanakan rapat bersama pada hari Kamis, 3 Mei 2018 untuk merumuskan bersama tanggapan resmi dari ACCI. Tercatat ada 9 Cloud Provider anggota ACCI yang turut memberikan tanggapan terkait hal diatas, yaitu:

  1. CBNCloud
  2. Cloudmatika
  3. Datacomm Cloud
  4. Indonesian Cloud
  5. Lintasarta
  6. Microsoft Indonesia
  7. Telkomtelstra
  8. VibiCloud 
  9. Zettagrid Indonesia

Cloudmatika yang merupakan salah satu anggota ACCI, turut memberikan tanggapan dalam rapat bersama yang dilaksanakan tersebut, guna mendukung pemerintah dalam rencana perubahan PP 82/2012 untuk membuat perubahan yang sesuai dengan para penyedia maupun pelaku dan pemerhati Cloud Computing / Komputasi Awan di Indonesia serta untuk membuat para pengguna Cloud di Indonesia merasa aman dengan data yang dimiliki nya.

Kami memahami bahwa saat ini draft rencana perubahan PP 82/2012 ini telah berada di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk dilakukan harmonisasi, dengan alasan tersebut dari hasil rapat bersama, 9 butir kesepakatan bersama ini akan disampaikan ke KEMKOMINFO dan ditembuskan ke Presiden Republik Indonesia dan beberapa kementerian terkait dengan harapan bisa menjadi masukan sebelum disahkan.

Berikut ini adalah 9 tanggapan resmi dari anggota ACCI melalui ACCI yang pada hari ini telah kami sampaikan ke pemerintah:

  1. Pasal 1
    Dalam draft Rencana Perubahan PP 82/2012 Pasal 1 angka 27 disebutkan bahwa Data Elektronik terbagi menjadi 3 (tiga) yaitu:
    a. Data Elektronik Strategis
    b. Data Elektronik Berisiko Tinggi
    c. Data Elektronik Berisiko Rendah
    Kami berpendapat bahwa walaupun dalam hal definisi dan klasifikasi terhadap apa itu Data Elektronik Strategis sudah cukup jelas, namun Klasifikasi Data Elektronik Berisiko Tinggi dan Data Elektronik Berisiko Rendah patut untuk diperjelas agar dalam pembuatan Peraturan Teknis pada masing-masing sektor (yang terdapat pada Pasal 83L draft Rencana Perubahan PP 82/2012) memiliki kejelasan, pun bagi Pelaku Usaha memiliki Kepastian dan Kejelasan Hukum.

  2. Pasal 17, 83M, 83N
    Kami sepakat bahwa Data Elektronik Strategis wajib disimpan, diproses dan dikelola di wilayah Indonesia. Selanjutnya, kami memberikan saran untuk Data Elektronik Berisiko Tinggi juga wajib berada di wilayah Indonesia, namun dapat mempunyai duplikasi diluar wilayah Indonesia. Hal ini diperlukan untuk menjamin kedaulatan atas data dan juga memudahkan penegakan hukum di Indonesia.

  3. Pasal 83K
    Pada penjelasan Pasal 83K draft Rencana Perubahan PP 82/2012 terdapat istilah “Data Warga Negara Indonesia” dan “Data Kependudukan”, kami menyarankan agar definisi atau pembedaan antara keduanya diperjelas. Apakah “Data Kependudukan” juga merupakan “Data Warga Negara Indonesia” begitupun sebaliknya.

  4. Pasal 5
    Kami mengapresiasi perubahan dalam pasal ini, untuk mewajibkan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) untuk melakukan pendaftaran, namun kami memberikan masukan supaya PSE ini juga berlaku bagi pelaku penyedia jasa Cloud Computing dan OTT asing yang melakukan kegiatan usahanya dan atau menjual jasanya di Indonesia haruslah juga memiliki Badan Usaha di Indonesia, dan juga mencatatkan transaksinya ke Badan Usaha di Indonesia tersebut. Hal Ini sangat diperlukan untuk mempermudah Pemerintah dalam hal penegakan hukum dan juga untuk memperoleh pendapatan Negara dari pembayaran pajak atas transaksi elektronik yang terjadi.

  5. Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) haruslah memiliki sistem tersendiri berkaitan dengan kesiapannya membantu Pemerintah dan atau Pihak yang berwenang di wilayah hukum Indonesia apabila suatu saat ada kepentingan dalam hal penegakkan hukum.

  6. Kepentingan setiap entitas yang ada dalam lingkup wilayah Hukum Indonesia haruslah dilindungi berdasarkan pada Pasal 26 UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik bahwa penggunaan setiap informasi melalui media elektronik yang menyangkut data pribadi seseorang harus dilakukan atas persetujuan orang yang bersangkutan. Oleh karena itu, kami memberikan masukan bahwa Pemerintah haruslah mewajibkan setiap PSE mencantumkan informasi berkaitan penyimpanan, penggunaan dan lalu lintas data pribadi sebagai consent dan dituangkan dalam klausul ketentuan pengguna (users terms and conditions) dalam penggunaan jasa PSE.

  7. Kami juga menyarankan bahwa definisi berkaitan dengan istilah “Instansi” dan “Institusi’ dalam draft Rencana Perubahan PP 82/2012 diperjelas, dikarenakan sebagaimana juga terdapat Perundang-undangan lainnya seringkali kedua istilah ini saling tumpang tindih, sedangkan dalam kepastian hukum suatu definisi itu menjadi suatu hal yang cukup signifikan dalam implementasinya di lapangan.

  8. Industri dan bisnis Cloud Computing di Indonesia juga akan sangat bergantung pada implementasi regulasi perpajakan, walaupun ini di luar dari ruang lingkup draft Rencana Perubahan PP 82/2012. Kami memberikan saran agar penerapan pajak haruslah adil dan setara baik itu untuk pemain lokal (local provider) dengan OTT asing (global provider).

  9. Atas dasar masukan-masukan di atas, kami juga berharap bahwa draft Rencana Perubahan PP 82/2012 ini dimatangkan terlebih dahulu sebelum disahkan, terutama dengan adanya masukan yang telah kami sampaikan. Kami yakin bahwa implementasi dari perubahan PP 82/2012 akan sangat berdampak signifikan terhadap perkembangan industri Cloud Computing dan Industri Digital di Indonesia.

 

Demikian 9 butir kesepakatan yang telah kami sampaikan, kami berharap butir-butir tersebut bisa menjadi perhatian sebelum disahkan. Kami sangat terbuka dan antusias apabila pemerintah dalam hal ini institusi dan atau lembaga terkait mengajak kami selaku anggota ACCI berdiskusi terkait dengan rencana perbaikan regulasi yang ada.

Share this
12 Des

Perlindungan Ekstra Ransomware Active Protection pada Cloud Backup

Hi Cloud Users,

Tahukan Anda jika Cloud Backup telah memberikan perlindungan ekstra dari serangan virus Ransomware seperti Petya, WannaCry dan Osiris? Jika belum, simak artikel berikut ini!

Active Protection Cloud Backup

Active Protection merupakan sebuah fitur yang memiliki kemampuan lebih untuk melawan virus ransomware yang membantu melindungi data Anda dari ancaman modifikasi data modern yang sangat berbahaya. Active protection sangat diperlukan untuk melindungi data Anda dari virus Ransomware seperti Petya, WannaCry dan Osiris.

 

Apa itu Ransomware?

Ransomware adalah jenis virus malware yang dapat menginfeksi komputer bahkan Android. Ransomware disebarkan melalui internet dan akan melakukan enkripsi data melalui jaringan internet juga. Ketika Ransomware menginfeksi sistem Anda, maka virus tersebut akan memblokir akses ke data Anda sampai Anda melakukan pembayaran/tebusan untuk membuka kembali data Anda yang terenkripsi.

 

Bagaimana Active Protection Bekerja?

Acronis Active Protection adalah teknologi perlindungan ransomware yang canggih. Dengan menggunakan sistem Cloud Backup, Active Protection secara aktif melindungi semua data di sistem Anda termasuk dokumen, file media, program dan lainnya. Serta melindungi data yang Anda Backup.

Active Protection selalu mendeteksi setiap perubahan data pada seluruh sistem Anda dan akan mencegah perubahan data yang terdeteksi membahayakan untuk sistem file dan data Anda. Hal ini sangat membantu Anda untuk mengidentifikasi serangan dari semua virus Ransomware, bahkan untuk jenis Ransomware yang belum muncul ke public. Selain itu, Active Protection memonitor Master Boot Record komputer berbasis Windows tidak akan membiarkan ada perubahan yang ilegal yang dilakukan untuk mencegah Anda agar bisa melakukan booting komputer dengan benar serta mengamankan proses aplikasi Acronis atau konten file yang dicadangkan.


Active Protection mampu mendeteksi ancaman  dari serangan virus yang sudah terindentifikasi maupun yang belum dikenal.
Deteksi tersebut dapat memastikan bahwa data Anda aman dari serangan Ransomware atau tidak. Active Protection mempertahankan whitelist – program yang digunakan untuk mencegah aktifitas yang di black list sehingga file back list tersebut tidak dapat diback-up.

 

Semua jenis file yang dibackup dapat di amankan dengan perlindungan ekstra Ransomware Active Protection pada Cloud Backup. Mulai dari file pengolah kata (txt, doc, xlxs, dll), gambar (jpg, jpeg, png, dll), aplikasi (exe, bin, dll), dan sistem-sistem file lainnya.

Segera lakukan Backup dan hindari terjadinya serangan malware yang akan membahayakan perangkat dan merugikan Anda. Dengan perlindungan ekstra Ransomware Active Protection, pekerjaan Anda tidak terganggu dengan malware yang berbahaya dan menyebar dengan cepat. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Cloud Backup, silahkan lihat pada link berikut ini:

Cloud Backup

Share this
01 Agu

Pastikan Bisnis Anda Tetap Berjalan Saat Terjadi Bencana Dengan Disaster Recovery

Cloudmatika DRaaS merupakan Disaster Recovery as a Services pertama di Indonesia. Dengan pelayanan 24/7, kami dapat mengaktifkan Disaster Recovery kapanpun. Sehingga membuat aktivitas dan operasional bisnis Anda menjadi tersedia kembali saat terjadi bencana atau permasalahan pada server pusat.

Disaster Recovery merupakan persiapan untuk pemulihan data dan operasional bisnis yang penting bagi perusahaan setelah bencana atau pada saat terjadi bencana, baik karena alam ataupun ulah manusia. Dengan menggunakan Disaster Recovery dari Cloudmatika, segala aktivitas dan operasional bisnis Anda akan selalu tersedia walaupun telah terjadi bencana yang membuat pusat data utama tidak dapat beroperasi.

Cloudmatika DRaaS juga telah disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga berbagai institusi keuangan dapat menggunakan Disaster Recovery as a Services (DRaaS) kami yang legal dan terpercaya. Lokasi data center kami berada di Indonesia, tepatnya di bogor. Terletak pada radius minimal 35 KM dan tidak lebih dari 50 KM dari Jakarta yang menjamin proses backup dan pemulihan tidak terganggu oleh latency. Sehingga, apabila telah terjadi bencana pada pusat data di Jakarta, maka akan langsung digantikan oleh Disaster Recovery kami dan bisnis akan kembali berjalan seperti biasanya.

Apa Keuntungan Menggunakan Disaster Recovery as a Services Cloudmatika?

  1. Pemulihan akibat bencana
  2. Aktivitas dan operasional tetap berjalan
  3. Menggantikan server utama
  4. Infrastruktur yang canggih
  5. Pelayanan 24/7
  6. Konfigurasi dan penyesuaian yang mudah
  7. Mendapatkan control panel tersendiri
  8. Dapat diaktifkan kapanpun
  9. Didukung dengan interkoneksi yang cepat dan stabil
  10. Bandwidth tidak terbatas

Segera antisipasi bencana atau hal-hal yang tidak terduga pada pusat data Anda yang dapat menghentikan aktivitas dan operasional bisnis! Lihat lebih lanjut mengenai Disaster Recovery as a Services pertama di Indonesia:
https://www.cloudmatika.co.id/disaster-recovery

Share this
17 Jun

Perbedaan Antara VM (Virtual Machine) dengan Container

Bagi para pengguna Virtual Data Center tentu sudah tidak asing lagi dengan dua kata diatas. VM (Virtual Machine) dan Container. Namun masih sedikit yang mengetahui bedanya VM dengan Container. Oleh karena itu, saya akan membahas perbedaan antara VM dengan Container. Namun, sebelum membahas perbedaan pada keduanya, saya akan memberitahukan apa itu VM dan apa itu Container.

 

VM (Virtual Machine) adalah perangkat lunak yang dapat mengisolasi sebuah mesin komputer serta dapat menjalankan semua program yang sama seperti pada komputer aslinya atau biasa disebut duplikat dari sebuah mesin komputer asli.

Sedangkan, Container dalam bahasa komputer adalah suatu teknologi yang dapat mengisolasi sebuah proses dari proses yang lainnya yang akan mengisolasi library dan aplikasi yang digunakan saja tanpa mengisolasi seluruh komponen seperti perangkat keras, kernel, sistem operasi, dan lain – lain.

 

VM (Virtual Machine)

CONTAINER

 

 

 

Walaupun keduanya sama-sama berjalan pada virtualisasi, namun VM dan Container ini memiliki beberapa perbedaan. Diantaranya yaitu:

  • Container lebih efektif dan ringan dibandingkan dengan VM (Virtual Machine)

Mengapa Container bisa lebih efektif dan lebih ringan dibanding dengan VM (Virtual Machine)? Jawabannya karena container hanya mengisolasi library dan aplikasi yang akan dijalankan saja. Berbeda dengan Virtual Machine yang mengharuskan untuk mengisolasi seluruh komponen seperti, perangkat keras, kernel, sistem operasi, dan lain – lain.

 

  • Container dapat melakukan efisiensi resource dengan sebaik – baiknya pada system

Berbeda dengan VM, Container ini dapat melakukan efisiensi penggunaan resource dengan sangat baik. Sehingga, ketika salah satu container sedang siap, maka container yang satunya bisa menggunakan resource milik container yang sedang iddle, begitupun sebaliknya.

 

  • VM (Virtual Machine) menggunakan seluruh resource yang ada pada host, sedangkan Container hanya menggunakan sedikit resource dari host

 

  • VM (Virtual Machine) menggunakan kernel tersendiri yang kemungkinan akan diproses langsung pada host

 

  • Container tidak diizinkan untuk mengakses kernel, sedangkan Virtuam Machine dapat menggunakan kernel tersendiri

 

Dari perbedaan-perbedaan diatas, anda dapat menentukan sistem virtualisasi yang sesuai dengan fungsi dan kegunaannya dengan mudah. Untuk anda yang ingin mencoba menggunakan VM (Virtual Machine) atau Container dari Cloudmatika. Anda harus memiliki Virtual Data Center yang bisa anda order disini.

Untuk langkah-langkah serta cara pembuatan VM (Virtual Machine) maupun Container, anda bisa lihat pada artikel bantuan disini.

Share this
05 Jun

Menjadi Reseller Cloudmatika dan Dapatkan Keuntungan Melimpah

Cloudmatika menghadirkan program Reseller bagi pengguna yang mempunyai pelanggan-pelanggan dan ingin menjual produk Cloud, tanpa waktu yang lama, biaya rendah, mudah, dan kualitas yang terbaik.

Cloudmatika menghadirkan 3 paket reseller yang sesuai dengan bisnis anda. Jika anda adalah satu dari System Integrator, Web Developer, Mobile App Developer atau bahkan Operator Telekomunikasi dan Intenet Service Provider maka sangatlah besar kemungkinan bahwa pelanggan anda membutuhkan produk dan layanan berbasis Cloud. Cloudmatika memiliki Paket Reseller yang akan cocok dengan kebutuhan dan profil bisnis anda. Anda bisa memilih diantara 3 pilihan berikut:

  • Reseller Lite
    Dengan pilihan ini, anda bisa memulai secepatnya. Tidak ada contract dan tanpa minimum commitment. Reseller lite sangat cocok untuk para System Integrators yang mengatur semua layanan untuk pelanggan mereka dan tidak perlu melakukan penjualan secara online

 

  • Fully Branded Reseller
    Dengan sistem Cloud untuk bisnis yang lengkap untuk anda, out-of-the-box tanpa ada investasi

 

  • Service Provider Partner
    Sebagai Mitra Service Provider, Anda biasanya memiliki jaringan IIX anda sendiri dan/atau konektivitas ke OpenIXP, begitu juga dengan IP public. Kami menawarkan benefit yang sama seperti “Fully Branded Reseller”, dengan tambahan:

    • Dedicate Server anda sendiri (yang di sediakan oleh Cloudmatika)
    • Akses Internet bisa anda sediakan sendiri langsung terhubung dengan Data Center kami dan terhubung langsung ke dedicated server yang di peruntukan untuk anda
    • Anda bisa menggunakan IP Public anda, sehingga customer anda dapat melihat informasi WHOIS dari IP tersebut adalah milik anda
    • Memiliki service yang exclusive, Dimana anda dapat memilih 400 Cloud Service di “APS Catalogue” (http://dev.appstandard.org/apps/) dan kami akan melakukan instalasi khusus untuk anda

 

Cloudmatika Reseller menjadi pilihan tepat untuk Anda yang ingin menjual Cloud kepada pelanggan Anda, karena memiliki banyak keuntungan yang akan anda dapatkan ketika menjadi Reseller Cloudmatika, diantaranya:

  • Konfigurasi yang mudah
  • Biaya yang murah
  • Proses yang cepat
  • Kecepatan stabil dengan kualitas cloud terbaik
  • Pelayanan 24/7
  • Tanpa ada biaya investasi
  • Mendatangkan benefit yang besar
  • Whitelabel dengan brand dan logo anda sendiri

 

Untuk anda yang ingin menjadi Reseller Cloudmatika bisa langsung menghubungi kami melalui Form Contact disini atau telepon ke +62 21 28565201

Share this
09 Mei

Nikmati Kemudahan Memiliki Website Sendiri dengan Biaya Rendah

Saat ini, memiliki sebuah website menjadi hal yang sangat penting baik untuk perorangan, komunitas, jual beli online (online shop), organisasi, ataupun instansi pemerintah. Memiliki sebuah website dapat memberikan banyak keuntungan apalagi dalam menjalankan suatu bisnis, dari mulai UKM/UMKM sampai perusahaan ternama. Beberapa keuntungan yang didapatkan dalam membangun sebuah website diantaranya:

  • Mendatangkan keuntungan/benefit besar
  • Jangkauan yang luas
  • Membuat orang lain tahu lebih tentang perusahaan, tokoh publik, ataupun organisasi yang anda kelola
  • Memudahkan dalam bertransaksi
  • Memudahkan dalam berkomunikasi
  • Mendapat banyak pengetahuan
  • Memudahkan seseorang dalam melakukan kegiatan

 

Web Hosting Cloudmatika dengan infrastruktur yang cepat, aman, handal, dan Scalable di Indonesia membuat anda semakin mudah dalam membangun sebuah Website baik untuk perorangan, komunitas, jual beli online (online shop), organisasi, ataupun instansi pemerintah.

Keuntungan yang bisa anda dapatkan dalam membuat Website dengan menggunakan Web Hosting dari Cloudmatika diantaranya:

  1. Harga yang murah dengan kualitas yang tinggi
  2. Ketersediaan tinggi dan peningkatan stabilitas
  3. Host secara lokal di Indonesia
  4. Pemeliharaan tanpa downtime
  5. Kinerja yang kuat
  6. Isolasi situs dengan ketersediaan SLA 100%
  7. Kontrol panel yang fleksibel dan mudah digunakan
  8. Hanya perlu membayar sesuai dengan yang anda pakai
  9. Web Builder dengan kapabilitas terbaik
  10. Akses mudah untuk mendapatkan layanan cloud tambahan

 

Masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan dalam membuat Website dengan menggunakan Web Hosting dari Cloudmatika. Cloudmatika juga memberikan Diskon sebesar 25% dengan menggunakan kode promo: HOSTING25

 

Untuk anda yang ingin mencoba menggunakan Web Hosting Generasi Terbaru Dengan Performa Lebih Handal, anda dapat melakukan order disini atau anda juga dapat merasakan percobaan gratis selama 14 hari disini.
Sehingga dengan menggunakan trial gratis selama 14 hari, anda akan merasakan Hosting Generasi Terbaru Dengan Performa Lebih Handal.

Share this
09 Mei

Apa itu Domain?

Domain atau Nama Domain adalah sebuah nama yang diberikan untuk mengidentifikasikan sebuah server pada internet. Dengan adanya domain, pengguna di internet akan semakin lebih mudah dalam menjelajah ke server-server baik milik perorangan maupun institusi pemerintahan. Sehingga kita tidak lagi mengingat deretan angka-angka yang biasa disebut ip untuk mengakses sebuah server. Karena pada umumnya, manusia cenderung susah mengingat angka dibandingkan nama.

Nama domain kadang-kadang disebut pula dengan istilah Url atau alamat website. Contoh dalam kasus ini, Cloudmatika memiliki sebuah domain dengan nama domain cloudmatika.co.id

 

Di dalam domain, kita mengenal istilah kata TLD (Top Level Domain). TLD itu sendiri memiliki 2 bagian, yakni gTLD (Generic Top Level Domain) dan ccTLD (Country Code Top Level Domain).
Generic Top Level Domain (gTLD) merupakan domain name yang berakhiran dengan .com .net .org .edu .mil atau .gov. Jenis domain ini sering juga disebut Top Level Domain, yaitu domain itu langsung dibawah root (titik dibelakang nama domain). Dan tidak menunjukkan domain berdasarkan negara, sehingga siapapun dapat mendaftar.

Country Code Top Level Domain (ccTLD) merupakan sebuah level domain tertinggi yang didasarkan pada kode negara seperti .id, .us, .ca, .ru, dan masih banyak lainnya.

 

Untuk anda yang ingin membeli nama domain dari Cloudmatika, anda bisa order langsung disini.

Share this
25 Apr

Nikmati Cloud VPS Indonesia yang Murah, Stabil, dan Memiliki Performa Handal

VPS (Virtual Private Server) adalah sebuah server virtual yang memungkinkan sebuah mesin dengan kapasitas besar dibagi ke beberapa virtual mesin yang akan melayani sistem operasi dan perangkat lunak secara mandiri dan dengan konfigurasi yang cepat. Umumnya, VPS biasa digunakan sebagai Web Server pada sebuah website, seperti website ecommerce, blog, organisasi, institusi tertentu, dan lainnya. Berikut ini merupakan beberapa fungsi-fungsi yang biasa digunakan pada VPS:

  • Sebagai Web Server
  • File Server
  • Game Server
  • dan masih banyak lagi

 

Dengan menggunakan Cloud VPS Indonesia dari Cloudmatika, anda akan mendapatkan keuntungan-keuntungan serta kepuasan dalam penggunaannya. Keuntungan yang didapat dalam menggunakan Cloud VPS dari Cloudmatika diantaranya yaitu:

  1. Memiliki kemampuan yang handal
  2. Kecepatan tinggi
  3. Mudah digunakan
  4. Mendukung banyak OS dan program aplikasi
  5. Server sangat stabil
  6. Harga lebih murah dengan kualitas terbaik
  7. Pengaturan resource
  8. User Friendly
  9. Pelayanan 24/7
  10. Terdapat instalasi Plesk dalam VPS (jika membeli produk VPS+Plesk)
  11. Konfigurasi yang cepat
  12. Terdapat Web Admin, Web Pro, dan Web Host

 

Untuk anda yang menginginkan Cloud VPS Indonesia yang murah, stabil, dan memiliki performa handal. Anda dapat melihat detail produk beserta harga Cloud VPS disini.

Dan anda juga berkesempatan mendapatkan diskon + Free Setup setiap pembelian dengan memasukkan kode voucher pada kolom Promotion Code saat melakukan pemesanan.

Share this

Copyright © 2018 Cloudmatika. A Division of PT. Awan Solusi Informatika. All rights reserved.

MEMBER OF
Top