14 Feb

Rumah Sakit AS Membayar 55.000 US Dollar kepada Peretas Setelah Terkena Ransomware

Hancock Health telah membayar peretas sebesar $ 55.000 untuk membuka sistem yang telah terkena infeksi ransomware yang meminta tebusan melalui bitcoin seperti dilansir pada laman berikut ini:
http://www.zdnet.com/article/us-hospital-pays-55000-to-ransomware-operators/

Rumah sakit yang berbasis di Greenfield, Ind, mengungkapkan bahwa serangan ransomware yang sukses pada hari Kamis telah menyandera sistem TI di rumah sakit, meminta pembayaran uang tebusan dengan Bitcoin (BTC) sebagai pengganti kunci pembuka Ransomware.

Chief Strategy Officer (CSO) Hancock Health, Rob Matt mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan tersebut terjadi sekitar pukul 9.30, dan sementara karyawan segera menyadari adanya malware, sudah terlambat untuk mencegah penyebaran virus ke sistem email rumah sakit, kesehatan elektronik, catatan, dan sistem operasi internal. Menurut media lokal , pemilik ransomware di balik serangan tersebut menargetkan lebih dari 1.400 file dan mengganti namanya menjadi “I’m sorry” sebagai bagian dari serangan tersebut.

CEO Kesehatan Hancock Steve Long percaya bahwa para peretas berada di Eropa Timur, memperoleh akses ke sistem rumah sakit dengan masuk dengan kredensial vendor pihak ketiga ke dalam portal akses jarak jauh Rumah Sakit Hancock. Sistem kemudian terinfeksi dengan uang tebusan SamSam Ransomware. Jenis malware tertentu ini menargetkan server yang rentan dan setelah dipasang pada satu mesin merambat dan menyebar ke orang lain di jaringan yang sama.

Long mengatakan bahwa sementara backup bisa digunakan untuk memulihkan sistem yang terinfeksi dan file yang dienkripsi oleh ransomware, mungkin dibutuhkan “hari, bahkan mungkin berminggu-minggu,” untuk memulihkan sistem tersebut. Sementara, rumah sakit diberi waktu tujuh hari untuk membayar infeksi file-file yang secara permanent dienkripsi dan tidak dapat diakses.

Ransomware ini dapat digunakan dalam penyebaran shell web, penggunaan script batch untuk menjalankan malware pada beberapa mesin, akses jarak jauh, dan tunneling. Ketika sebuah bisnis membayar tuntutan semacam itu, mereka tidak hanya mendanai operasi ransomware lebih jauh, tetapi juga mengambil risiko. Kunci dekripsi yang dijanjikan mungkin tidak akan diberikan atau bekerja, sehingga membuat korban kehabisan uang dan malah tanpa mendapatkan akses ke file mereka. Namun dalam kasus ini, setelah Hancock Health membayar peretas menyerahkan kunci dekripsi yang bekerja begitu mereka menerima pembayaran sesuai keinginan mereka.

“Melalui kerja tim tim teknologi Hancock yang efektif, sebuah kelompok konsultasi teknologi ahli, dan tim klinis kami, Hancock dapat memulihkan penggunaan komputernya, dan saat ini, tidak ada bukti bahwa informasi pasien pun terpengaruh” menurut pernyataan Hancock Health.

 

Share this
28 Jun

Hati-Hati Ransomware Petya! Antisipasi Dengan Cloud Backup Segera!

Beberapa waktu yang lalu, kita dikejutkan oleh Virus Ransomware WannaCry yang menyerang ke beberapa Rumah Sakit di Indonesia.
Dan kali ini, kita dikejutkan oleh Virus serupa yang bernama Ransomware Petya. Cara kerja Virus ini hampir sama dengan Virus Ransomware WannaCry, yaitu dengan mengunci semua data dan mengharuskan pemilik data yang terserang Virus tersebut untuk membayar melalui Bitcoin. Ransomware Petya ini sudah menyebar dengan cepat ke beberapa negara di Eropa.

Yang lebih menakutkan, Ransomware Petya ini telah menyerang Sistem Perbankan, Telekomunikasi, dan Sistem Keuangan lainnya. Seperti yang telah di informasikan oleh ID-SIRTII dan Kementerian Kominfo bahwa, untuk mengantisipasi serangan Virus Ransomware Petya dan Virus-virus yang lainnya salah satunya yakni dengan melakukan Backup Data. Backup Data tidak hanya menggunakan Hardisk Eksternal, tetapi juga dapat dilakukan di Cloud (Awan) yang selalu tersedia setiap saat serta memiliki keamanan tinggi.

Cloudmatika Backup merupakan layanan Backup Data di Cloud yang didukung oleh Acronis Backup Cloud dengan sistem keamanan tinggi dan memiliki Pusat Data di Indonesia, tepatnya di Bogor. Amankan data Anda segera sebelum Ransomware mengunci data-data milik Anda.

Klik link berikut untuk mulai mem-backup data-data Anda:
https://www.cloudmatika.co.id/cloud-backup/

Share this
23 Mar

Cloudmatika Meluncurkan BaaS di Indonesia dengan dukungan Acronis Backup Cloud

Cloudmatika Meluncurkan BaaS di Indonesia dengan dukungan Acronis Backup Cloud

Jakarta, 25 November 2015 — Acronis®, pemimpin global di bidang perlindungan data generasi baru, hari ini mengumumkan ketersediaan Acronis Backup Cloud di Indonesia melalui kemitraan baru dengan Cloudmatika, penyedia layanan komputasi awan yang didukung oleh perusahaan Jepang untuk UKM, perusahaan, dan organisasi pemerintah.

Layanan ini disediakan dari dua pusat data yang terpisah secara geografis di Jakarta Pusat, untuk memastikan ketersediaan dan keamanan semua data pelanggan yang tersimpan di dalam jaringan Cloudmatika secara maksimal. Pelanggan Acronis Backup Cloud menjalin koneksi secara langsung dengan pusat data, dan tidak ada data yang ditransfer keluar dari negara ini. Filosofi perusahaan adalah untuk menghadirkan solusi komputasi awan terbaik dari seluruh dunia dan mengelola serta meng-hosting-nya secara penuh di Indonesia, untuk pasar negara Indonesia.

“Setelah penerapan Acronis Backup Cloud yang sukses di Jepang, kelompok perusahaan kami mencatat angka pertumbuhan penjualan yang pesat dan peningkatan pada tingkat kepuasan pelanggan. Menjadi jelas bagi kami bahwa kami perlu meningkatkan kesuksesan tersebut lebih lanjut dengan meluncurkan layanan awan (cloud) Acronis di Indonesia juga. Meskipun target pelanggan utama kami adalah UKM, kami sudah mendapat banyak perhatian dan permintaan dari para pelanggan Perusahaan dan Pemerintah di masa pra-peluncuran layanan ini. Ada permintaan yang tinggi terhadap layanan kami dan kami sangat gembira bisa menawarkan Pencadangan sebagai Layanan (Backup-as-a-Service) dalam kemitraan kami bersama dengan Acronis,” ungkat Ted Hilbert, CEO dari Cloudmatika.

Menurut penelitian Wawasan Awan UKM yang dirilis oleh Odin pada awal tahun ini, pasar layanan awan bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia diperkirakan meningkat pada tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 30 persen dalam jangka waktu tiga tahun ke depan, dari Rp. 15 Triliun (USD 1,2 Miliar) pada tahun 2015 hingga Rp. 33 Triliun (USD 2,7 Miliar) pada tahun 2018. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh para UKM yang memindahkan fungsi usahanya ke awan, dengan didorong oleh ketersediaan alat bantu dan solusi yang disediakan oleh perusahaan-perusahaan seperti Cloudmatika.

Acronis berkomitmen untuk mendukung para penyedia layanan dalam menawarkan solusi perlindungan data secara lengkap, yang mencakup pencadangan, pemulihan bencana, dan sinkronisasi serta pembagian berkas. Acronis percaya bahwa perlindungan data secara menyeluruh tidak hanya membutuhkan keamanan data yang paling canggih, tetapi juga keamanan data untuk melindungi perusahaan dari ancaman luar, dan privasi data untuk memastikan bahwa mereka tetap bisa mengendalikan data mereka setiap saat –dalam perjalanan, pada perangkat mobile dan di awan. Untuk mencapai hal ini, Acronis memanfaatkan arsitektur yang sangat fleksibel dan terbuka yang mendukung integrasi secara mudah dengan solusi pihak ke-3 terkemuka lainnya, standar enkripsi global terbaru, termasuk AES256, dan pencarian yang bersifat pribadi dan aman.

Acronis Backup Cloud dirancang untuk memenuhi kebutuhan beban kerja dan sumber data secara luas yang dikelola oleh para penyedia layanan dan pengguna akhir dewasa ini, termasuk Windows®, Mac®, Linux, Hyper-V, VMware®, RHEV, XEN, KVM, Oracle® VM, Microsoft Exchange®, dan SQL, serta XEN®, KVM, Linux®, Virtuozzo, Docker®, Open-Xchange, dan MySQL®.

“Solusi perlindungan data Acronis dirancang untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan privasi data, serta membuatnya terlihat sederhana bagi para penyedia layanan dan distributor agar bisa dijual sebagai layanan baru untuk meningkatkan pendapatan mereka,” ungkap Rudy Rangkuti, Acronis Country Manager di Indonesia. “Kami bertujuan untuk menjadi yang terbaik dalam hal keamanan untuk perlindungan data awan, dan kemitraan dengan para pemimpin di bidang industri setempat mendukung tujuan kami ini.”

Tentang Cloudmatika:

Cloudmatika merupakan merek terdaftar dari PT Awan Solusi Informatika, sebuah perusahaan Indonesia yang berbasis di Jakarta dan dimiliki oleh Iska Group of Companies. Layanan Komputasi Awan yang disediakan oleh Cloudmatika merupakan kerjasama teknologi dengan Tsuakeru Group dari Jepang. Filosofi Cloudmatika adalah untuk menghadirkan solusi Komputasi Awan terbaik dari seluruh dunia dan mengelola serta meng-hosting-nya secara penuh di Indonesia, untuk pasar negara Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi http://cloudbackup.co.id/

Sumber : http://www.acronis.com/en-sg/pr/2015/11/25-07-31.html

Share this

Copyright © 2019 Cloudmatika. A Division of PT. Awan Solusi Informatika. All rights reserved.

MEMBER OF
Top