10 Oct

Mengakses File Transfer Protocol (FTP) di Linux

Untuk dapat mengakses File Transfer Protocol (FTP) Server dari sistem operasi Linux caranya sangat mudah. Ada dua cara yang dapat Anda lakukan untuk mengakses FTP, yakni menggunakan terminal atau menggunakan aplikasi Third Party. Silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini untuk mengakses FTP:

Menggunakan Terminal

  • Masuk kedalam terminal pada linux
  • Setelah masuk kedalam terminal, silahkan ketik:
    ftp ip_server

    #Ket: ip_server diganti menjadi IP FTP Server. Sebagai contoh, apabila IP FTP Server 192.168.1.10, maka untuk mengakses FTP menjadi: ftp 192.168.1.10

  • Anda akan diminta untuk memasukkan username dan password dari FTP. Silahkan masukkan username dan password dengan benar

Menggunakan Aplikasi Third Party Berbasis GUI

Aplikasi third party yang biasa digunakan ialah Filezilla. Untuk dapat menginstall filezilla client, silahkan ikuti langkah berikut:

Untuk CentOS

  • Masuk kedalam terminal, kemudian ketikkan perintah berikut:
    sudo yum -y install epel-release
    sudo yum -y install filezilla

 Untuk Ubuntu

  • Masuk kedalam terminal, kemudian ketikkan perintah berikut:

    sudo sh -c 'echo "deb http://archive.getdeb.net/ubuntu xenial-getdeb apps" >> /etc/apt/sources.list.d/getdeb.list'
    wget -q -O - http://archive.getdeb.net/getdeb-archive.key | sudo apt-key add -
    sudo apt update
    sudo apt install filezilla
  • Setelah sudah terinstall, silahkan buka aplikasi filezilla, lalu ikuti petunjuk berikut ini:
    Host: diisi dengan ip atau host atau nama domain tempat penyimpanan file

    Username: diisikan dengan username dari user FTP yang sudah dibuat
    Password: diisikan dengan password dari user FTP yang sudah dibuat
    Port: diisikan dengan port FTP, secara default FTP menggunakan port 21 dan SFTP port 22
  • Sehingga akan seperti gambar berikut ini:
    Screenshot_from_2017-10-06_22_36_43.png
  • Apabila sudah diisi secara benar, lanjutkan dengan klik “Quickconnect
  • Anda telah berhasil mengakses FTP menggunakan Filezilla
Share this
10 Oct

Login kedalam Server dengan SSH di Linux & Mac

Secure Shell (SSH) adalah sebuah protokol jaringan kriptografi untuk komunikasi data yang aman dan mengizinkan untuk melakukan perintah dari jarak jauh (remote) antara dua jaringan komputer.
Setiap server yang dibuat pada Virtual Private Server (VPS) dan Virtual Data Center (VDC) yang menggunakan Sistem Operasi Linux serta memiliki IP Publik, pasti akan mendapatkan fitur SSH secara otomatis. SSH ini berfungsi untuk mengakses kedalam server dari perangkat apa saja yang mendukung penggunaan SSH ini.

Pada sistem operasi Linux, kita dapat mengakses server kita dengan menggunakan SSH yang sudah terpasang pada perangkat kita. Untuk mengaktifkan SSH Client agar dapat melakukan SSH ke server kita, silahkan ikuti perintah berikut:

  • Pertama, silahkan masuk kedalam Terminal yang ada pada Sistem Operasi Linux & Mac
  • Untuk sistem operasi berbasis Linux, silahkan lakukan perintah berikut apabila SSH Client belum terinstall:
sudo apt-get install openssh-client
  • Apabila sudah selesai terinstall SSH Client, silahkan ketik perintah berikut:
ssh username@DomainAtauIP

#Ket:
Username: user yang digunakan untuk login, misal root, maka jadi root@DomainAtauIP
DomainAtauIP: biasanya jika domain sudah terhubung ke server, kita bisa menggunakan @domain.com. Apabila belum terhubung, silahkan gunakan IP. Contoh, apabila IP kita adalah 192.168.x.x, maka akan jadi seperti ini: root@192.168.x.x

  • Anda akan diberikan pertanyaan mengenai SHA Key, silahkan ketik “Yes
  • Lalu masukkan password server Anda. Apabila saat ketik password tidak muncul, maka lanjutkan saja ketik password Anda dengan benar
  • Kemudian tekan “Enter
Share this
10 Oct

Membuka Port Web Server Pada CENTOS

Web server pada VPS memerlukan pengaturan port untuk dapat memberikan akses ke web. Port yang diperlukan untuk dibuka pada iptables adalah port 80 (http) dan port 443 (https). Terdapat dua cara untuk melakukan setting ini :

1. Dengan melakukan edit pada /etc/sysconfig/iptables/ dengan perintah berikut ini:

vi /etc/sysconfig/iptables

# Firewall configuration written by system-config-firewall
# Manual customization of this file is not recommended.
*filter
:INPUT ACCEPT [0:0]
:FORWARD ACCEPT [0:0]
:OUTPUT ACCEPT [0:0]
-A INPUT -m state –state ESTABLISHED,RELATED -j ACCEPT
-A INPUT -p icmp -j ACCEPT
-A INPUT -i lo -j ACCEPT
-A INPUT -m state –state NEW -m tcp -p tcp –dport 22 -j ACCEPT
-A INPUT -m state –state NEW -m tcp -p tcp –dport 80 -j ACCEPT
-A INPUT -m state –state NEW -m tcp -p tcp –dport 443 -j ACCEPT
-A INPUT -j REJECT –reject-with icmp-host-prohibited
-A FORWARD -j REJECT –reject-with icmp-host-prohibited

Tambahkan teks yang diblok kedalam file iptables

2. Dengan mengetikkan perintah pada command seperti di bwah ini:

iptables -A INPUT -p tcp -m tcp --dport 80 -j ACCEPT
iptables -A INPUT -p tcp -m tcp --dport 443 -j ACCEPT
iptables -I INPUT -m state --state ESTABLISHED,RELATED -j ACCEPT
Simpan iptables tadi dengan perintah
service iptables save
Kemudian lakukan restart iptables untuk menjalankannya
service iptables restart
Lakukan pengecekan setting iptables dengan perintah
 iptables -L
Chain INPUT (policy ACCEPT)
target prot opt source destination
ACCEPT all — anywhere anywhere state RELATED,ESTABLISHED
ACCEPT icmp — anywhere anywhere
ACCEPT all — anywhere anywhere
ACCEPT tcp — anywhere anywhere state NEW tcp dpt:ssh
ACCEPT tcp — anywhere anywhere state NEW tcp dpt:http i
REJECT all — anywhere anywhere reject-with icmp-host-prohibited
 
Jika sudah lakukan pengecekan dengan membuka web yang diletakkan di server via browser.
Share this
10 Oct

Cara Menginstal dan Mengkonfigurasi Sertifikat SSL Pada Windows Server dan IIS

Penggunaan internet dan website yang semakin pesat membutuhkan keamanan untuk penggunanya Setiap pemilik website dapat membangun infrastruktur aman yang didasarkan pada kriptografi menggunakan sertifikat digital dengan teknologi seperti Secure Sockets Layer (SSL). Berikut ini akan kami berikan panduan cara menyiapkan SSL di komputer Information Services (IIS).

Single Certificate

  1. Buka file ZIP yang berisi sertifikat Anda. Simpan file bernama your_domain_name.cer ke desktop dari server web yang akan anda amankan.
  2. Dari layar Mulai, klik atau mencari Internet Information Services (IIS) Manager dan buka.
  3. Klik pada nama server.
  4. Dari menu pusat, klik dua kali tombol “Server Certificates” di bagian “IIS” (ada di tengah-tengah menu).
    1
  5. Pada menu “Action” (di kanan) klik “Complete Certificate Request…” maka akan muncul jendela Complete Certificate Request wizard
    iis8-install-2 (1)
  6. Browse ke file your_domain_name.cer. Anda kemudian akan diminta untuk memasukkan friendly name. Friendly name bukan bagian dari sertifikat itu sendiri, tetapi digunakan oleh administrator server untuk dengan mudah membedakan sertifikat. pilih untuk menempatkan sertifikat baru di personal certificate store
    iis8-install-3
  7. Mengklik “OK” akan menginstal sertifikat ke server.
  8. Setelah sertifikat SSL telah berhasil diinstal ke server, Anda akan perlu untuk menetapkan sertifikat untuk situs web yang tepat dengan menggunakan IIS.
  9. Dari “Connections” menu di jendela Internet Information Services utama (IIS) Manager, pilih nama server yang sertifikatnya dipasang.
  10. Di bawah “Sites,” pilih situs yang akan dijamin dengan SSL.
  11. Dari menu “Action” (di sebelah kanan), klik “Bindings …” Ini akan membuka jendela “Site Bindings”.
    iis8-install-4
  12. Dalam jendela “Site Bindings”, klik “Add …” Ini akan membuka jendela “Add Site Binding”.iis8-install-5
  13. Di bawah “Type” pilih https. Alamat IP harus alamat IP dari situs atau “All Unassigned”, dan port di mana traffic akan dijamin dengan SSL biasanya 443. Dan pada bagian ” SSL Certificate ” harus menentukan sertifikat yang diinstal pada langkah 7.
    iis8-install-6
  14. Klik “OK”
    iis8-install-7
  15. Sertifikat SSL Anda sekarang terinstal, dan website dikonfigurasi untuk menerima koneksi yang aman.

Diatas merupakan cara menginstall dan mengkonfigurasi SSL untuk Single sertifikat, sedangkan untuk multiple sertifikat caranya adalah sebagai berikut :

Multiple Certificate

  1. Buka file ZIP yang berisi sertifikat Anda. Simpan file bernama your_domain_name.cer ke desktop dari server web yang anda amankan.
  2. Dari start screen, klik atau cari Internet Information Services (IIS) Manager dan buka.
  3. Klik pada nama server.
  4. Dari menu pusat, klik dua kali tombol “Server Certificates” di bagian “IIS” (itu adalah di tengah-tengah menu).
    1
  5. Pada menu “Action” (di kanan) klik “Complete Certificate Request…” maka akan muncul jendela Complete Certificate Request wizard
    iis8-install-2 (1)
  6. Browse ke file your_domain_name.cer. Anda kemudian akan diminta untuk memasukkan friendly name. Friendly name bukan bagian dari sertifikat itu sendiri, tetapi digunakan oleh administrator server untuk dengan mudah membedakan sertifikat. Pilih untuk menempatkan sertifikat baru di web hosting ceritfied store.
    iis8-install-8
  7. Mengklik “OK” akan menginstal sertifikat ke server.
    Catatan: Ada masalah yang diketahui di IIS 8 memberikan error berikut: “Gagal untuk menghapus sertifikat” Jika ini adalah server yang sama yang denga dihasilkannya CSR pada saat itu, dalam banyak kasus, sertifikat sebenarnya terinstall. Cukup membatalkan dialog dan tekan “F5″ untuk me-refresh daftar sertifikat server. Jika sertifikat baru sekarang dalam daftar, maka terinstall ke server.
  8. Setelah sertifikat SSL telah berhasil diinstal ke server, Anda akan perlu untuk menetapkan sertifikat untuk situs web yang tepat dengan menggunakan IIS.
  9. Dari menu “Connections” di Internet Information Services utama (IIS) window Manager, pilih nama server yang sertifikatnya telah terpasang.
  10. Di bawah “Situs,” pilih situs yang akan dijamin dengan SSL.
  11. Dari menu “Tindakan” (di sebelah kanan), klik “Bindings …” Ini akan membuka jendela”Site Bindings”.
    iis8-install-4
  12. Dalam jendela “Site Bindings”, klik “Add …” Ini akan membuka jendela “Add Site Binding”.
    iis8-install-5
  13. Di bawah “Type” pilih https. Alamat IP harus alamat IP dari situs atau “All Unassigned”, dan port di mana lalu lintas akan dijamin dengan SSL. biasanya 443. Pada bagian ” SSL Certificate” harus ditentukan sertifikat yang diinstal pada langkah 7.
  14. Klik ok
    iis8-install-6
  15. Sertifikat SSL pertama Anda sekarang terinstal, dan website dikonfigurasi untuk menerima koneksi yang aman.
  16. Ulangi langkah-langkah untuk membuat CSR untuk situs + 2nd Anda.
  17. Menginstal file sertifikat sebagaimana disebutkan di atas, melalui langkah 12.
  18. Di bawah “Type” pilih https. Alamat IP harus alamat IP dari situs atau Semua belum dibagi, dan port di mana lalu lintas akan dijamin dengan SSL biasanya 443. Masukkan nama host Anda akan mengamankan dan memeriksa kotak yang menyatakan Perlu Indikasi Name Server. Hal ini diperlukan untuk semua situs tambahan (tidak diperlukan pada situs utama seperti yang ditunjukkan pada langkah 13). Pada bagian “Sertifikat SSL” harus ditentukan sertifikat yang diinstal pada langkah 7 untuk sertifikat tambahan Anda.
    iis8-install-9
  19. Klik OK
  20. Sertifikat SSL kedua Anda sekarang terinstal, dan website dikonfigurasi untuk menerima koneksi yang aman.
  21. Ulangi langkah enam belas melalui sembilan belas untuk mengatur situs-situs tambahan lainnya.
Share this
10 Oct

Berlangganan Service Lain Melalui Customer Control Panel

Berikut adalah cara untuk menambahkan service lain melalui Customer Control Panel (CCP)

  • Setelah login silahkan pilih “Buy More Services” seperti gambar berikut ini:

  • Lalu pilih service sesuai dengan keinginan anda, dalam hal ini saya memilih VPS Linux

  •  Jika sudah selesai menentukan service yang dipilih, lanjutkan dengan klik “Next
  • Lalu, tentukan periode pembayaran yang diinginkan, misalnya Bulanan, pilih “Monthly
  • Klik Next atau Place Order
  • Anda telah selesai menambah service lainnya. Untuk dapat mengaktifkannya, pastikan Anda memiliki saldo/balance yang cukup pada akun Anda, atau melakukan pembayaran melalui Bank Transfer
Share this
10 Oct

Apakah yang dimaksud dengan Pay as your use?

Pay as your use adalah salah satu kelebiihan dari platform kami, dimana para pengguna Cloud kami hanya membayar sesuai dengan resources yang digunakan.

Apakah pay as your use sudah by default aktif?

Tidak, Pay as your use harus anda aktifkan secara manual menggunakan feature Autoscale pada Cloud Dashboard anda. Perlu di perhatikan, dalam melakukan konfigurasi untuk batas minimal dari autoscale harus sesuai dengan minimum requirement dari aplikasi anda. Hal ini dilakukan agar server anda tetap berjalan dan berfungsi dengan baik.

Share this
06 Jul

Cara Menggunakan VPS Cloudmatika

Setelah VPS Anda sudah aktif, langkah-langkah awal yang harus dilakukan untuk menjalankan VPS yaitu membuat password untuk VPS. Cara nya sebagai berikut:

  1. Login ke dalam panel Cloudmatika di https://cloudmatika.com

  2. Lalu masukkan username dan password yang dibuat untuk pemesanan

  1. Setelah masuk, maka Anda akan mendapat tampilan awal panel Cloudmatika

  1. Klik pada Tab VPS

  2. Setelah itu, Anda akan melihat tampilan berikut ini:

  1. Silahkan klik Set Password

  2. Lalu isi password sesuai keinginan

  3. Setelah selesai membuat password, silahkan login kedalam VPS melalui terminal, putty, atau melalui Console dari Cloudmatika

  4. Isikan username: root

  5. Isikan password: (Password yang dibuat)

Share this
17 Apr

Menggunakan Initial Seeding Service Pada Cloud Backup

Initial Seeding adalah sebuah pilihan yang dapat membantu jika kita memiliki koneksi internet yang lambat dalam melakukan backup data dalam Jumlah yang besar atau backup seluruh mesin ke cloud storage. Dengan service ini kita dapat melakukan penyimpanan full backup secara lokal dan kemudian mengirimnya ke provider service backup (Cloudmatika) untuk proses upload. Setelah melakukan upload intitial seeding backup, hanya bagian yang incremental dari full backup yang di upload ke dalam cloud.

Bagaimana membuat initial seeding backup

Sebelum membuat sebuah initial seeding backup, cek pada provider service backup untuk availability, ketentuan dan prosedur untuk initial seeding backup ini.

  1. Jalankan Backup Management console.

  2. Pilih mesin yang akan dibackup dan buat sebuah backup plan baru. Initial seeding backup tidak akan bisa dibuat pada backup plan yang sudah ada, maka harus dibuat sebuah backup plan baru.

  3. Pilih data yang akan di back up, tujuan/tempat backup dan jadwal backup.

  4. Pada layar Backup options, pilih Use initial seeding:

  5. Pilih tujuan untuk initial seeding backup, dapat berupa folder lokal atau folder network.

  6. Apply backup plan dan jalankan

Pada saat dijalankan pertama kali, agent backup akan membuat backup lokal pada tujuan yang dipilih. Setelah backup selesai, kita dapat mengirim backup ke provider service untuk dilakukan upload.

Jangan melakukan penghapusan initial seeding backup plan. Tanpa backup plan incremental backup tidak akan bisa ditambahkan ke dalam seeded full backup.

 

Pemilihan media penyimpanan untuk pengiriman backup

Sebelum memilih media penyimpanan, cek untuk hard drive yang didukung. Mungkin kondisinya akan berbeda dari penjelasan dibawah.

Acronis-based backup service mendukung semua hard drive lokal atau hard drive network untuk membuat initial seeding backup. Tipe hard drive dibawah untuk initial seeding dapat digunakan untuk mengirim initial seeeding backup ke provider service backup:

  • external HDD dengan koneksi USB

  • SATA HDD

  • eSATA HDD

HDD dengan koneksi ATA, IDE, and SCSI tidak dapat digunakan.

HDD harus mempunyai satu volume dan menggunakan FAT32 atau NTFS file system.

Kita dapat melakukan backup secara langsung ke dalam drive yang akan dikirim atau salin backup ke dalam HDD setelah selesai dibuat.

Share this
17 Apr

Syarat Perangkat Lunak yang Dapat Digunakan pada Cloud Backup

Web browser

Cloud Backup Portal web interface supports the following web browsers:

  • Google Chrome 29 atau yang lebih baru
  • Mozilla Firefox 23 atau yang lebih baru
  • Opera 16 atau yang lebih baru
  • Windows Internet Explorer 10 atau yang lebih baru
  • Untuk sistem operasi OS X atau iOS gunakan Safari 5.1.7 atau yang lebih baru

Apabila menggunakan web browser yang lain (termasuk Safari dengan sistem operasi selain OS X dan iOS), akan menemukan kejanggalan pada user interface, dimana anda akan menemukan beberapa fungsi yang tidak tampil atau berkerja dengan baik.

Backup Agent untuk Windows

Windows XP Professional SP2+ (x86, x64)

Windows Server 2003/2003 R2 – Standard and Enterprise editions (x86, x64)

Windows Small Business Server 2003/2003 R2

Windows Vista – all editions

Windows Server 2008 – Standard, Enterprise, Datacenter, and Web editions (x86, x64)

Windows Small Business Server 2008

Windows 7 – all editions

Windows Server 2008 R2 – Standard, Enterprise, Datacenter, Foundation, and Web editions

Windows MultiPoint Server 2010/2011/2012

Windows Small Business Server 2011 – all editions

Windows 8/8.1 – all editions except for the Windows RT editions (x86, x64)

Windows Server 2012/2012 R2 – all editions

Windows Storage Server 2003/2008/2008 R2/2012/2012 R2

Windows 10 – Home, Pro, Education, and Enterprise editions

Windows Server 2016 – Technical Preview 4

Backup Agent untuk SQL, Exchange dan Active Directory

Setiap agen dapat diinstal pada mesin yang menjalankan sistem operasi apapun yang tercantum di atas dan versi yang didukung aplikasi yang terkait.

Agent for Office 365

Windows Server 2008 – Standard, Enterprise, Datacenter, and Web editions (x64 only)

Windows Small Business Server 2008

Windows Server 2008 R2 – Standard, Enterprise, Datacenter, Foundation, and Web editions

Windows Small Business Server 2011 – all editions

Windows 8/8.1 – all editions except for the Windows RT editions (x64 only)

Windows Server 2012/2012 R2 – all editions

Windows Storage Server 2008/2008 R2/2012/2012 R2 (x64 only)

Windows 10 – Home, Pro, Education, dan Enterprise editions (x64 only)

Windows Server 2016 – Technical Preview 4 (x64 only)

Backup Agent untuk Linux

Linux yang menggunakan kernel mulai dari 2.6.9 to 4.4 dan glibc 2.3.4 atau lebih

Linux x86 dan x86_64 :

Red Hat Enterprise Linux 4.x, 5.x, 6.x, 7.0, 7.1, dan 7.2

Ubuntu 9.10, 10.04, 10.10, 11.04, 11.10, 12.04, 12.10, 13.04, 13.10, 14.04, 14.10, 15.04, dan 15.10

Fedora 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, dan 23

SUSE Linux Enterprise Server 10 and 11

SUSE Linux Enterprise Server 12 – supported on file systems, except for Btrfs

Debian 4, 5, 6, 7.0, 7.2, 7.4, 7.5, 7.6, 7.7, 8.0, 8.1, 8.2, and 8.3

CentOS 5.x, 6.x, 7, and 7.1

Oracle Linux 5.x, 6.x, 7.0, 7.1, and 7.2 – both Unbreakable Enterprise Kernel and Red Hat Compatible Kernel

CloudLinux 5.x, 6.x, 7, and 7.1

ClearOS 5.x, 6.x, 7, and 7.1

Sebelum melakuakan instalasi agent pada system yang tidak memiliki RPM Package Manager, seperti halnya ubuntu, anda harus menginstal secara maual. Sebagai contoh dengan menggunakan: sudo apt-get install rpm

Backup Agent untuk Mac

OS X Mountain Lion 10.8

OS X Mavericks 10.9

OS X Yosemite 10.10

OS X El Capitan 10.11

Backup Agent untuk VMware

Backup agent diperuntukkan sebagai aplikasi Windows yang bisa di jalankan pada semua windows operating system namun terkecuali dengan list dibawah ini:

  • 32-bit operating systems are not supported.
  • Windows XP, Windows Server 2003/2003 R2, and Windows Small Business Server 2003/2003 R2 are not supported.

VMware ESXi 4.1, 5.0, 5.1, 5.5, and 6.0

 

Backup Agent untuk Hyper-V

Windows Server 2008 (x64) with Hyper-V

Windows Server 2008 R2 with Hyper-V

Microsoft Hyper-V Server 2008/2008 R2

Windows Server 2012/2012 R2 with Hyper-V

Microsoft Hyper-V Server 2012/2012 R2

Windows 8, 8.1 (x64) with Hyper-V

Windows 10 – Pro, Education, and Enterprise editions with Hyper-V

Windows Server 2016 with Hyper-V – Technical Preview 4

Backup Agent untuk Virtuozzo

Virtuozzo 6.0.10

Share this
17 Apr

Membuat Load Balancer di Cloud Virtual Data Center

Load Balancer sangat membantu ketika website atau toko online anda sudah memiliki traffic kunjungan yang sangat banyak, dengan menggunakan load balancer anda dapat membagi beban server anda ke beberapa server sehingga memberikan response time yang baik.

Untuk membuat load balancer silahkan mengikuti langkah berikut:

  • login di https://cloudmatika.com
  • Apabila anda membuat load balancer untuk pertama kalinya, Pada Tab Home menu Cloud pilih Create New Http Load Balancers

 

  • Masukkan Nama untuk load balancer anda

 

  • Pilih server yang ingin di balance lalu klik tombol add

Share this

Copyright © 2017 Cloudmatika. A Division of PT. Awan Solusi Informatika. All rights reserved.