12 Dec

Perlindungan Ekstra Ransomware Active Protection pada Cloud Backup

Hi Cloud Users,

Tahukan Anda jika Cloud Backup telah memberikan perlindungan ekstra dari serangan virus Ransomware seperti Petya, WannaCry dan Osiris? Jika belum, simak artikel berikut ini!

Active Protection Cloud Backup

Active Protection merupakan sebuah fitur yang memiliki kemampuan lebih untuk melawan virus ransomware yang membantu melindungi data Anda dari ancaman modifikasi data modern yang sangat berbahaya. Active protection sangat diperlukan untuk melindungi data Anda dari virus Ransomware seperti Petya, WannaCry dan Osiris.

 

Apa itu Ransomware?

Ransomware adalah jenis virus malware yang dapat menginfeksi komputer bahkan Android. Ransomware disebarkan melalui internet dan akan melakukan enkripsi data melalui jaringan internet juga. Ketika Ransomware menginfeksi sistem Anda, maka virus tersebut akan memblokir akses ke data Anda sampai Anda melakukan pembayaran/tebusan untuk membuka kembali data Anda yang terenkripsi.

 

Bagaimana Active Protection Bekerja?

Acronis Active Protection adalah teknologi perlindungan ransomware yang canggih. Dengan menggunakan sistem Cloud Backup, Active Protection secara aktif melindungi semua data di sistem Anda termasuk dokumen, file media, program dan lainnya. Serta melindungi data yang Anda Backup.

Active Protection selalu mendeteksi setiap perubahan data pada seluruh sistem Anda dan akan mencegah perubahan data yang terdeteksi membahayakan untuk sistem file dan data Anda. Hal ini sangat membantu Anda untuk mengidentifikasi serangan dari semua virus Ransomware, bahkan untuk jenis Ransomware yang belum muncul ke public. Selain itu, Active Protection memonitor Master Boot Record komputer berbasis Windows tidak akan membiarkan ada perubahan yang ilegal yang dilakukan untuk mencegah Anda agar bisa melakukan booting komputer dengan benar serta mengamankan proses aplikasi Acronis atau konten file yang dicadangkan.


Active Protection mampu mendeteksi ancaman  dari serangan virus yang sudah terindentifikasi maupun yang belum dikenal.
Deteksi tersebut dapat memastikan bahwa data Anda aman dari serangan Ransomware atau tidak. Active Protection mempertahankan whitelist – program yang digunakan untuk mencegah aktifitas yang di black list sehingga file back list tersebut tidak dapat diback-up.

 

Semua jenis file yang dibackup dapat di amankan dengan perlindungan ekstra Ransomware Active Protection pada Cloud Backup. Mulai dari file pengolah kata (txt, doc, xlxs, dll), gambar (jpg, jpeg, png, dll), aplikasi (exe, bin, dll), dan sistem-sistem file lainnya.

Segera lakukan Backup dan hindari terjadinya serangan malware yang akan membahayakan perangkat dan merugikan Anda. Dengan perlindungan ekstra Ransomware Active Protection, pekerjaan Anda tidak terganggu dengan malware yang berbahaya dan menyebar dengan cepat. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Cloud Backup, silahkan lihat pada link berikut ini:

Cloud Backup

Share this
08 Dec

Apa itu File Transfer Protocol (FTP)?

File Transfer Protocol (FTP) adalah sebuah protokol internet yang memungkinkan untuk melakukan transfer file antar perangkat dalam suatu jaringan yang menggunakan koneksi TCP. Didalam FTP terdapat dua komponen utama yang dapat digunakan, yakni FTP Server dan FTP Client.

FTP Server merupakan sebuah perangkat yang berfungsi untuk memberikan akses file, mendownload, dan menambah suatu file didalamnya.

FTP Client berfungsi untuk mengakses FTP Server dengan menggunakan akun yang sudah diberikan akses oleh FTP Server.

FTP ini pada umumnya menggunakan port TCP 21. Namun, apabila sudah menentukan nama host untuk FTP Server yang dimiliki, maka untuk dapat mengakses cukup dengan memasukan nama host pada URL Address bar di browser yang digunakan dan menambahkan ftp:// sebelum nama host. Sehingga akan muncul seperti berikut:
ftp://namahost.com

Bagi yang belum mengetahui cara menggunakan FTP pada sistem operasi berbasis Linux, silahkan lihat pada artikel bantuan berikut ini:

https://support.cloudmatika.com

Share this
21 Nov

Apa itu Secure Shell (SSH)?

Secure Shell (SSH) adalah sebuah protokol jaringan kriptografi untuk komunikasi data yang aman dan diberikan akses untuk melakukan perintah dari jarak jauh (remote) antara dua jaringan komputer.
Setiap server yang dibuat pada Virtual Private Server (VPS) dan Virtual Data Center (VDC) yang menggunakan Sistem Operasi Linux serta memiliki IP Publik, sudah terdapat fitur SSH secara otomatis. SSH ini berfungsi untuk mengakses ke dalam server dari perangkat apa saja yang mendukung penggunaan SSH ini.

Secure Shell (SSH) dirancang sebagai pengganti Telnet dan Protokol Remote Shell lainnya yang tidak aman seperti RSH Berkeley dan Protokol REXEC, yang mengirim informasi, terutama kata sandi dalam bentuk teks, yang menyebabkan rentan terhadap intersepsi dan menggunakan penganalisa paket. Enkripsi yang digunakan oleh SSH bertujuan untuk memberikan kerahasiaan dan integritas data melalui jaringan yang tidak aman, seperti Internet.

Penggunaan SSH

  • Sebagai kombinasi SFTP (Secure File Transfer Protocol), yakni alternatif yang aman untuk FTP transfer file
  • RSYNC untuk menyalin dan mentransfer file secara efisien dan aman (hampir sama dengan FTP)
  • Browsing web melalui koneksi proxy yang dienkripsi dengan Client SSH yang mendukung protokol SOCKS
  • Melakukan remote monitoring dan pengelolaan server melalui satu atau lebih dari mekanisme

SSH pada umumnya menggunakan port 22 untuk dapat mengakses nya. Pada Sistem Operasi Linux, kita dapat mengakses SSH ini dengan memanfaatkan terminal dan aplikasi pendukung seperti OpenSSH. Bagi yang belum mengetahui bagaimana caranya mengakses SSH pada sistem operasi Linux dan Mac OS, silahkan baca pada artikel yang ada di link berikut:

https://support.cloudmatika.com/hc/id/

Berbeda dengan Linux & Mac yang mengandalkan terminal untuk mengakses SSH ini. Windows menggunakan third party software untuk dapat menggunakan fitur dari SSH ini. Sebagai contoh, aplikasi third party yang biasanya digunakan untuk mengakses server pada SSH yakni Putty

 

Share this
06 Nov

Apa itu Container pada Virtual Data Center?

Linux Container adalah metode virtualisasi sistem operasi-level untuk menjalankan beberapa sistem Linux terisolasi (container) pada host kontrol menggunakan kernel Linux tunggal. Berbeda dengan Virtual Machine (VM), yang menggunakan keseluruhan resource hardware yang ada pada host. Sehingga jika diibaratkan, pada Virtual Machine host langsung menjalankan double sistem operasi sekaligus.

Dengan container, sebuah program ‘diikat’ beserta library-nya, file konfigurasi, dan seluruh hal yang dibutuhkannya. Perbedaan yang sangat terlihat dibandingkan dengan virtualisasi adalah container memiliki ukuran file yang jauh lebih kecil karena tidak perlu menyiapkan sistem operasi secara penuh.

Berikut ini merupakan contoh dari tipe-tipe pada Teknologi Container:

Linux Container

Pada gambar diatas, kita melihat bahwa terdapat 2 tipe container yaitu Container berbasis Sistem Operasi dan Container berbasis Aplikasi.

 

Container berbasis Sistem Operasi

Pada Container berbasis Sistem Operasi, Container memiliki fitur yang mirip virtualisasi namun dengan peningkatan performa yang cukup signifikan karena tidak ada overhead dari sistem virtualisasi dan memanfaatkan kernel dan hardware dari induk. Teknologi ini banyak dipakai sebagai infrastruktur pada shared hosting dan virtual private server karena sifatnya yang high performance serta terisolasi antara container satu dengan yang lain.

 

Container berbasis Aplikasi

Container jenis ini, menawarkan teknologi dengan fitur-fitur yang memudahkan para pengguna, khususnya developer operation dalam membuat dan memaksimalkan suatu aplikasi yang dikelola nya. Container berbasis aplikasi ini selain memanfaatkan hardware sang induk, kernel induk, juga dapat memanfaatkan service-service lain dari container-container lain yang berjalan pada sistem yang saling berhubungan.
Dengan container jenis ini, kita dapat mendeploy banyak service yang bergantung pada service-service pendukungnya secara efisien karena tidak perlu menciptakan sistem operasi sendiri serta tidak ada duplikasi service.

Namun, walaupun dalam segi penggunaan dan performa lebih ringan dengan menggunakan Teknologi Container dibandingkan dengan Virtual Machine. Akan tetapi, setiap teknologi tersebut pasti memiliki kelebihannya masing-masing yang tentunya tidak dimiliki oleh salah satu dari teknologi tersebut.

Share this
10 Oct

Ini Dia Perbedaan Antara cPanel dengan Plesk. Mana yang Anda Pilih?

Hi Cloud Users,
Kali ini, Cloudmatika ingin memberikan info mengenai perbedaan antara kedua Control Panel yang sering digunakan di Indonesia, yaitu cPanel & Plesk. Masih banyak user di Indonesia yang masih belum tahu perbedaan antara keduanya itu.
Sebelumnya, buat Cloud Users yang belum tahu apa itu cPanel & Plesk, berikut ini pengertian cPanel & Plesk

cPanel/Plesk merupakan sebuah control panel web hosting yang memberikan tampilan grafis dan peralatan automasi yang dibuat untuk memudahkan proses hosting di sebuah situs web. cPanel/Plesk dibuat untuk memudahkan pengguna atau pengelola hosting atau situs web dalam membuat, menginstall, dan memanajemen database, aplikasi, ataupun script.

Lalu Control panel itu untuk apa?
Control Panel digunakan untuk mengelola website yang ada di dalam server atau hosting. Dengan control panel, kita bisa melihat statistik, menginstall ataupun menghapus website, mengelola email, dan masih banyak lagi, yang pastinya berhubungan dengan pengelolaan website yang dimiliki.

Berikut ini beberapa perbedaan dan kelebihan cPanel dengan Plesk:

  • User Interface / Antarmuka Pengguna

    Secara tampilan, plesk memiliki tampilan yang bersih dan terpusat, sehingga lebih mudah digunakan dan memiliki fungsi dan tools yang terpusat, seperti pada instalasi aplikasi.
    Pada cPanel, untuk yang tidak terbiasa akan merasa sulit dalam memanage cPanel. Akan tetapi, jika sudah terbiasa maka cPanel akan mudah digunakan.

 

  • Tools dan Installer

    Secara tools, Plesk dan cPanel sama-sama memiliki banyak sekali tools yang berfunsi untuk melihat statistik, mengelola email, database, dan yang lainnya.
    Untuk installer, Plesk memiliki fitur otomatis install aplikasi atau CMS yang sudah diberikan secara terpusat.
    Berbeda dengan cPanel, yang biasanya menggunakan softacolus untuk otomatis install aplikasi atau CMS dan harus memiliki softacolus license untuk mengaktifkannya. Namun biasanya, penyedia memberikan cPanel yang sudah include dengan softacolus. Jadi tidak lagi memerlukan softacolus license untuk menggunakan otomatis install aplikasi atau CMS di cPanel.

 

  • Akses User

    Plesk memiliki satu login untuk administrator dan pengguna. Jadi dengan Plesk Control Panel, kemudahan membuat e-mail dan subdomain akan lebih terasa. Panel Admin di Plesk terlihat lebih professional.
    Pada cPanel, terdapat Web Host Manager (WHM) yang dapat mempermudah dalam pembuatan user dan memisahkan login dan hak akses dari masing-masing user.

 

  • OS Support

    Plesk dapat dijalankan di Sistem Operasi Linux ataupun Windows. Sedangkan cPanel, hanya berjalan pada CentOS, RedHat dan CloudLinux dan tidak bisa dijalankan pada OS Windows.

 

  • Menghapus Panel

    Menghapus cPanel tidak memungkinkan. Hal ini membutuhkan memformat server dan menginstal ulang sistem operasi.
    Plesk dapat dilakukan penghapusan dengan menjalankan script uninstall yang tersedia untuk Plesk tapi itu tidak dianjurkan.

 

  • Migrasi

    Kedua control panel ini, cPanel dan Plesk Control Panel memiliki kemudahan migrasi yang sama. Tapi tentu migrasi ini biasanya berlaku untuk control panel yang sejenis. Missal :
    cPanel ke cPanel dan atau Plesk ke Plesk.
    Migrasi antar control panel juga mungkin terjadi, tapi tentu tidak semudah migrasi dengan control panel yang sama.

 

  • Permintaan Dukungan

    Plesk memiliki dukungan formulir permintaan yang cukup rinci yang membutuhkan informasi yang lebih luas termasuk produk, versi produk, versi OS, lingkungan kerja dan masalah.
    Dalam cPanel terdapat akses ke layanan dukungan dari host Web Anda melalui email dengan cara memasukkan nama, alamat email Anda dan masalah.

 

Jadi, sekarang Cloud Users tidak perlu ragu lagi memilih Control Panel mana yang cocok. Kedua Control Panel tersebut merupakan control panel yang paling sering digunakan oleh users di Indonesia. Dengan melihat beberapa perbedaan dan kelebihan masing-masing Control Panel diatas, diharapkan Cloud Users tidak salah memilih control panel untuk diinstall di server Anda. Seperti dalam kasus menggunakan ASP.NET, maka control panel yang kompatibel yaitu Plesk, karena OS yang digunakan adalah Windows.

Kami juga menyediakan VPS+Plesk yang tidak perlu dilakukan instalasi secara manual, yang dapat Anda lihat disini:
Cloud VPS Indonesia + Plesk

Bagi Cloud Users yang ingin memanage cPanel pada Cloud kami, kami juga memiliki layanan untuk cPanel tersebut. Silahkan hubungi kami untuk mendapatkan informasi mengenai cPanel:
https://www.cloudmatika.co.id/contact/

Share this
11 Sep

Perbedaan Hosting, VPS, dan Cloud Server/Virtual Data Center

Perkembangan zaman tak luput dari perkembangan ilmu teknologi yang ada di dunia ini. Salah satu teknologi yang saat ini terus berkembang di Indonesia yaitu teknologi Cloud Computing. Dengan teknologi ini, kita tidak lagi merasa sulit untuk mencari, menyimpan, dan mengelola data dan sistem informasi.

Banyak para pelaku bisnis di Indonesia yang sudah mulai mengembangkan bisnis nya dengan menggunakan sistem Cloud, karena lebih mudah dan lebih cepat serta dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Ada banyak sekali yang dapat di temukan pada sistem Cloud ini, seperti: Web Hosting, Virtual Private Server (VPS), dan Cloud Server/Virtual Data Center (Dedicated Server)

Namun, tahukan Anda perbedaan diantara ketiga nya itu? Jika tidak, Cloud Users tidak perlu khawatir, Cloudmatika akan memberikan penjelasan mengenai ketiganya. Berikut ini penjelasan dan perbedaan Web Hosting, Virtual Private Server (VPS), dan Cloud Server/Virtual Data Center.

Web Hosting merupakan tempat atau pusat untuk menampung semua file dan data yang dibutuhkan untuk membuat website agar dapat diakses melalui internet. File dan data tersebut dapat berupa gambar, script, email, database, domain, dan lainnya. Dengan webhosting, para pengembang bisnis dapat membuat Website untuk bisnis atau perusahaan mereka agar dapat dilihat dan dibaca oleh orang lain melalui internet.

Virtual Private Server bekerja layaknya Cloud Server/VDC (Dedicated Server) dan dapat dijadikan sebagai Web Hosting. Virtual Private Server merupakan virtual server yang memungkinkan pembagian sumber daya ke dalam virtual mesin pada server. Yang membedakan dengan Web Hosting yaitu Anda bebas menentukan Sistem Operasi yang ingin digunakan dan mendapatkan akses sebagai root. Di dalam VPS, Anda bebas menginstall program aplikasi apapun, dan dapat diinstall panel sebagai induk dari Web Hosting yang dapat membagi resource ke beberapa hosting.

Cloud Server/Virtual Data Center (Dedicated Server) merupakan server cloud yang sangat fleksibel dan dapat digunakan untuk kebutuhan berskala besar. Anda dapat menentukan kebutuhan resource sesuai keinginan Anda, seperti RAM, CPU, Hardisk, dll. Dengan Cloud Server/VDC, Anda dapat membuat virtual mesin, container, ataupun docker dengan banyak pilihan sistem operasi.

Dengan Cloud Server/VDC, pengguna bisa menggunakan sumber daya/resource server secara leluasa karena adminstrasi server dikelola atau dimiliki oleh pemilik server. Dedicated server biasa digunakan oleh penyedia layanan hosting (VPS/Shared Hosting), application service provider atau website yang memiliki trafic tinggi dan membutuhkan resource yang tinggi.

Share this
26 Aug

One Click Installer dari Cloud VPS Indonesia + Plesk

Saat ini, bisnis Online sangatlah diminati oleh masyarakat di Indonesia. Banyak dari mereka yang menjual dan membeli kebutuhan melalui website online. Bagi para penjual, bisnis online dengan berjualan dengan menggunakan website merupakan salah satu cara penjual mendapatkan omset yang banyak.

Pernahkah Anda berpikir bahwa membuat website online shop itu sulit? Pasti banyak diantara kalian yang merasa kesulitan untuk membangun online shop.
Salah satu hal yang paling utama dalam membangun online shop adalah domain dan juga tempat file-file website disimpan seperti hosting. Namun, apabila hosting tersebut tidak memiliki panel khusus yang digunakan untuk mengatur semua konfigurasi online shop Anda, maka rasanya semakin sulit untuk membangun online shop.

Oleh karena itu, Cloudmatika memberikan solusi bagi para penjual atau pemilik usaha yang ingin membuat online shop sendiri. Anda dapat memilih produk Cloud VPS Indonesia + Plesk Cloudmatika untuk membuat online shop Anda dengan cepat.

VPS+Plesk memiliki banyak fitur didalamnya yang akan memudahkan para web developer atau web designer dalam membuat online shop. Salah satu fitur unggulannya yaitu One Click Installer. One Click Installer merupakan salah satu fitur yang dapat menginstall CMS tertentu hanya dengan 1 kali klik.

Untuk Anda yang ingin membuat online shop, Plesk menyediakan One Click Installer untuk CMS Magento, OpenCart, Zencart, dan masih banyak lagi. Dengan One Click Installer, Anda tidak perlu repot lagi dalam menginstall suatu CMS yang akan dijadikan sebagai online shop atau website lainnya.

Untuk Anda yang menginginkan Cloud VPS Indonesia + Plesk, silahkan lihat pada link berikut:
https://www.cloudmatika.co.id/cloud-vps-indonesia/#PaketVPSPlesk

 

Share this
01 Aug

Pastikan Bisnis Anda Tetap Berjalan Saat Terjadi Bencana Dengan Disaster Recovery

Cloudmatika DRaaS merupakan Disaster Recovery as a Services pertama di Indonesia. Dengan pelayanan 24/7, kami dapat mengaktifkan Disaster Recovery kapanpun. Sehingga membuat aktivitas dan operasional bisnis Anda menjadi tersedia kembali saat terjadi bencana atau permasalahan pada server pusat.

Disaster Recovery merupakan persiapan untuk pemulihan data dan operasional bisnis yang penting bagi perusahaan setelah bencana atau pada saat terjadi bencana, baik karena alam ataupun ulah manusia. Dengan menggunakan Disaster Recovery dari Cloudmatika, segala aktivitas dan operasional bisnis Anda akan selalu tersedia walaupun telah terjadi bencana yang membuat pusat data utama tidak dapat beroperasi.

Cloudmatika DRaaS juga telah disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga berbagai institusi keuangan dapat menggunakan Disaster Recovery as a Services (DRaaS) kami yang legal dan terpercaya. Lokasi data center kami berada di Indonesia, tepatnya di bogor. Terletak pada radius minimal 35 KM dan tidak lebih dari 50 KM dari Jakarta yang menjamin proses backup dan pemulihan tidak terganggu oleh latency. Sehingga, apabila telah terjadi bencana pada pusat data di Jakarta, maka akan langsung digantikan oleh Disaster Recovery kami dan bisnis akan kembali berjalan seperti biasanya.

Apa Keuntungan Menggunakan Disaster Recovery as a Services Cloudmatika?

  1. Pemulihan akibat bencana
  2. Aktivitas dan operasional tetap berjalan
  3. Menggantikan server utama
  4. Infrastruktur yang canggih
  5. Pelayanan 24/7
  6. Konfigurasi dan penyesuaian yang mudah
  7. Mendapatkan control panel tersendiri
  8. Dapat diaktifkan kapanpun
  9. Didukung dengan interkoneksi yang cepat dan stabil
  10. Bandwidth tidak terbatas

Segera antisipasi bencana atau hal-hal yang tidak terduga pada pusat data Anda yang dapat menghentikan aktivitas dan operasional bisnis! Lihat lebih lanjut mengenai Disaster Recovery as a Services pertama di Indonesia:
https://www.cloudmatika.co.id/disaster-recovery

Share this
12 Jun

Amankan Bisnis Online Anda dengan SSL (Secure Socket Layer)

Cloudmatika bekerja sama dengan Comodo SSL menghadirkan jaminan keamanan yang lebih dalam layanan hosting dari cloudmatika. Comodo SSL Certificate adalah cara yang paling efektif dari segi biaya, tercepat dan aman untuk bisnis online dalam melindungi transaksi nasabah. Terlepas dari biaya yang rendah, masing-masing sertifikat juga dilengkapi dengan paket dengan nilai tambah yang besar, yang membuat mereka sempurna untuk bisnis ukuran kecil dan menengah.

Banyak keuntungan yang akan didapat dalam menambahkan SSL pada Bisnis Online, seperti:

  • Mengamankan bisnis online dalam melindungi segala transaksi
  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan
  • Mengoptimalkan SEO pada Website
  • Meningkatkan peringkat pada Google Search Engine
  • Menjaga segala informasi yang sensitif, seperti keuangan, transaksi, login akun, dan sejenisnya
  • Sumber utama traffic website
  • Memberikan enkripsi data melalui HTTPS
  • Memberikan sebuah identitas yang menyatakan keaslian website itu sendiri
  • Melindungi pencurian data dalam bentuk pemalsuan (phising)

 

Jadi, selain dapat meningkatkan jumlah pelanggan pada website, SSL juga dapat melindungi setiap transaksi yang dilakukan pada website yang terpasang SSL. Sehingga, pelanggan akan percaya pada website yang terpasang SSL karena semua datanya telah aman dan telah ter-enkripsi.

Kamu seorang Web Developer? atau Web Master? atau Web Programmer? atau Web Designer? atau apapun sebutannya, jika Anda seseorang yang berhubungan dengan pembuatan website, dan website Anda belum terpasang SSL, kami menyarankan agar segera mengamankan website Anda dengan SSL. Karena SSL dapat meningkatkan dan juga mengamankan pelanggan dalam bertransaksi pada website Anda.

Anda dapat membeli SSL sebagai tambahan keamanan pada website Anda disini:
https://www.cloudmatika.co.id/ssl/

Share this
22 May

Optimalkan Website Anda dengan VPS+Plesk Cloudmatika

Anda pasti sudah sering melihat website yang memiliki performa lambat. Tentunya akan berdampak buruk bagi kelangsungan bisnis Anda. Dalam kasus kecil, customer yang berniat ingin melihat ataupun membeli produk yang ada pada website, menjadi merasa terganggu dan akan mengurungkan niatnya membeli produk Anda akibat terlalu lama membuka website.

Maka dari itu, kecepatan dan kestabilan sebuah website menjadi hal paling penting dalam membangun sebuah website. Cloudmatika VPS+Plesk menjadi solusi yang tepat untuk menjadikan sebuah website memiliki performa yang maksimal. Dengan fitur-fitur yang memudahkan para developer website dalam mengelola website nya.

Berikut ini keuntungan yang akan didapatkan dalam menggunakan VPS+Plesk Cloudmatika:

  1. Unlimited Bandwidth
  2. Performa Berkualitas Tinggi
  3. Mudah Digunakan
  4. Dedicated Resource
  5. High Availability
  6. 24/7 Security Monitoring & Technical Support
  7. Cepat dan Stabil
  8. Harga Terjangkau dengan Kualitas Terbaik

 

Dengan menggunakan VPS+Plesk Cloudmatika, website Anda akan menjadi cepat dan stabil. Sehingga, customer akan mudah menemukan produk dan bisnis Anda, dan membuat revenue lebih meningkat. Untuk Anda yang menginginkan VPS+Plesk yang cepat dan stabil, serta unlimited bandwidth, silahkan order disini.

Share this

Copyright © 2017 Cloudmatika. A Division of PT. Awan Solusi Informatika. All rights reserved.