Panduan Cloud File Sharing Bagi Pemula: Mulailah Hari Ini!

By 21 June, 2021

Menurut Buku Putih tentang informasi dan komunikasi (FY 2020) dari Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, 64,7% perusahaan menggunakan setidaknya beberapa bentuk layanan cloud, ini merupakan peningkatan yang dramatis dari persentase 44,5% pada tahun 2015.

Menurut Buku Putih tentang informasi dan komunikasi (FY 2020) dari Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, 64,7% perusahaan menggunakan setidaknya beberapa bentuk layanan cloud, ini merupakan peningkatan yang dramatis dari persentase 44,5% pada tahun 2015. 

Diperkirakan bahwa persentase ini akan terus meningkat di masa yang akan datang, seperti pada artikel terbaru kami, kami akan memeriksa alasan mengapa cloud computing telah menjadi alat bisnis yang wajib digunakan, latar belakangnya, dan dasar-dasar cara menggunakannya.
 

Apa itu file sharing?

Konsep dasar komputasi awan, secara sederhana artinya yaitu file sharing. Meskipun hampir semua orang pernah membaca atau mendengar istilah ini sebelumnya, ada baiknya kita tinjau kembali apa arti dari kata tersebut.
 

Tren Sebelumnya

File sharing, seperti namanya, mengacu pada berbagi file atau folder antara pengguna satu dengan yang lainnya (seperti antar pengguna komputer) untuk tujuan editing. 

Meskipun file sharing telah digunakan cukup lama di dunia kerja ,terutama melalui penggunaan Local Area Networks (LAN) dengan aplikasi yang sering digunakan yaitu Windows, Mac, atau sistem operasi lainnya.
 

Kebutuhan Cloud Computing di masa depan

Bagaimanapun juga, seperti yang telah disebutkan di awal artikel ini, cloud computing menjadi cara utama untuk berbagi file, dan permintaan terhadap cloud computing akan terus meningkat karena dua alasan berikut:
 

1. Ukuran file yang semakin besar.

Sebelumnya, cara paling umum untuk mengirim file adalah melalui lampiran email yang dikirim melalui LAN. Namun, ukuran file yang semakin besar, seperti gambar dan video, yang dibagikan untuk tujuan kolaborasi bisa melampaui batas ukuran file yang bisa dikirimkan melalui email.

Saat menggunakan cloud untuk berbagi, tidak ada batasan ukuran file. File dapat disimpan di komputer yang ada di cloud dan tautan dikirimkan ke orang lain melalui email atau pesan obrolan, sehingga memungkinkan mereka untuk mengaksesnya melalui link tersebut.
 

2. Meningkatnya permintaan untuk kolaborasi online terkait kerja remote.

Menurut Biro Urusan Industri dan Tenaga Kerja Metropolitan Tokyo, tingkat penerapan kerja jarak jauh pada bulan April 2021 untuk perusahaan di Tokyo (dengan 30 karyawan atau lebih) mencapai 56,6%. 

Kerja remote, yang menyebar dengan cepat sebagai reaksi terhadap kondisi pandemi COVID-19, telah menyebabkan penurunan pekerjaan fisik berbasis kantor dan peningkatan kerja kolaboratif secara online. 

Di kantor, karyawan akan dengan mudah mengakses server perusahaan untuk berbagi file atau bertukar file melalui memori USB atau hard drive eksternal. 

Namun, dengan kerja remote memerlukan solusi yang berbeda, dan penyimpanan cloud serta layanan file sharing menjadi penting, terlepas dari perangkat atau lokasinya. Juga, cara kerja baru, seperti "Workcation", yaitu kombinasi dari “work” dan “vacation”, menjadi populer. 

Penggunaan cloud menjadi mutlak diperlukan supaya dapat bekerja kapan saja dan di mana saja hanya dengan laptop.

Panduan cloud file sharing bagi pemula
 

Keuntungan cloud file sharing


Seperti pembahasan sebelumnya, penyimpanan cloud memungkinkan berbagi file terlepas dari besarnya ukuran file, jumlah pengguna, atau lokasi. Fitur yang paling menarik adalah ia membebaskan Anda dari batasan ruang dan waktu dan memberikan lebih banyak fleksibilitas. 

Berikut adalah beberapa keuntungan lain dari cloud file sharing:
 

  • Sentralisasi data

Saat berbagi file melalui email atau flash drive USB, setiap pengeditan atau pembaruan harus dikembalikan dengan sistem yang sama. 

Melalui perubahan dan pertukaran yang berulang, besar kemungkinannya untuk kehilangan jejak dari file terbaru, dan kesalahan dapat terjadi. Namun, dengan file yang disimpan di cloud, semua pengguna akan selalu memiliki akses ke versi terbaru.
 

  • Pengurangan biaya dan tenaga kerja

Mempersiapkan, membangun, dan memelihara server internal tidak hanya membutuhkan uang tetapi juga sumber daya manusia. Seiring dengan bertambahnya jumlah data, maka akan semakin banyak dana yang dibutuhkan untuk menambah jumlah server. 

Dalam hal ini, layanan cloud dapat diimplementasikan dengan biaya yang rendah dan waktu yang singkat untuk upaya pemeliharaan dan inspeksi internal. Selain itu, memilih layanan “unlimited” (kapasitas tambahan dapat dibeli kapan saja), Anda dapat menyesuaikan spesifikasi secara fleksibel seiring pertumbuhan bisnis Anda dan terus menggunakan layanan tersebut secara yang aman dan terjamin.
 

  • BCP yang efektif dan DR yang terukur.

Pandemi COVID-19 telah menguji kemampuan perusahaan untuk bisa merespon keadaan darurat, khususnya di Jepang, di mana bencana alam lebih sering terjadi. Sehingga penting untuk selalu siap dengan Rencana Keberlangsungan Bisnis (BCP) yang efektif. 

Jika Anda mengandalkan server file Anda sendiri, selalu ada kemungkinan kehilangan data atau kerusakan aset fisik jika suatu saat terjadi bencana. Namun, layanan cloud bisa menjadi pilihan yang jauh lebih aman terutama jika pusat data berada di area dengan risiko bencana yang lebih rendah.

Panduan cloud file sharing bagi pemula

 

Kekurangan cloud file sharing

 
Meskipun ada banyak keuntungan menggunakan cloud file sharing, ada beberapa kendala yang perlu dipertimbangkan:
 

  • Keamanan

Keamanan adalah kekhawatiran yang umum dalam hal penggunaan cloud file sharing. Jika menggunakan LAN perusahaan, jaringan dibangun dengan jangkauan dan akses yang terbatas. Namun, dengan komputasi awan dan koneksi Internet, ada kemungkinan kecil bahwa data dan sistem dapat disusupi. 

Dalam hal ini, penyedia layanan cloud menerapkan berbagai langkah keamanan termasuk enkripsi atau sistem otorisasi yang kuat. Sangat penting untuk memilah dan memilih layanan yang memiliki langkah-langkah keamanan yang lebih kuat.
 

  • Kustomisasi terbatas

Dengan membangun dan memelihara server Anda sendiri, dimungkinkan untuk merancang dan menyesuaikannya secara detail. Seandainya terjadi masalah, maka staf internal Anda dapat segera menyelidiki dan merespons dengan tepat. 

Namun, dengan menggunakan jasa penyedia layanan komputasi awan dan cakupan layanannya yang lengkap, tanggapan yang detail dan kostumisasi yang lengkap untuk memenuhi kebutuhan klien secara spesifik mungkin tidak tersedia.

 

Cloudmatika FileBox: Mudah dan Efisien!


Cloudmatika FileBox memperbesar manfaat dari cloud file sharing dan mengurangi kerugiannya.

Anda bisa bekerja secara remote dan mengakses data dengan mudah dan cepat menggunakan laptop, ponsel, atau tablet dari manapun. Pengorganisasian dan editing dapat dilakukan dengan cloud. Anda juga bisa membagikan file atau folder tanpa batas ke pengguna lainnya menggunakan tautan web. 

Tersedia juga pilihan penyimpanan yang fleksibel, tergantung pada kebutuhan Anda. Cloudmatika menyediakan langkah-langkah keamanan yang sangat baik, termasuk otentikasi dua faktor, enkripsi, logging, dan pusat data bersertifikat ISO untuk melindungi data dan sistem Anda yang berharga.

Bagi pengguna Unlimited, harganya mulai dari Rp. 1.250.000, dan promo free trial kami selama 14 hari bisa kamu manfaatkan secara gratis untuk mencoba Cloudmatika FileBox.
 



Semakin lama kontrak berlangganan, jelas makin hemat. Dengan diskon mencapai 40 Juta rupiah lebih!

Untuk informasi lebih lengkap silahkan menghubungi Customer Support kami.