Lakukan Test Backup Secara Berkala Untuk Menguji Sistem Backup Anda !

By 02 May, 2021

Backup testing merupakan uji coba & konfirmasi selama jam operasional apakah sistem backup & pemulihan data (Restore data) dapat berjalan dengan baik. Walaupun data Anda telah terbackup secara berkala. Terkadang beberapa sistem backup file & folder tidak dapat di restore saat keadaan darurat.

Untuk memproteksi data perusahaan Anda, maka Anda perlu melakukan backup data secara berkala. Melakukan backup data secara berkala dapat memproteksi data dari kehilangan data yang tak terduga seperti akibat human error, bencana alam dll. Tetapi, tahukah anda bahwa melakukan backup data merupakan langkah penting dalam Rencana Keberlangsungan Bisnis dan Langkah Pencegahan Bencana bagi sebuah perusahaan.

Pada artikel kali ini kami akan memperkenalkan konsep backup testing yang harus di pertimbangkan sebagai regular backup.
 

Apa itu Backup Testing?

Backup testing merupakan sebuah uji coba yang dilakukan untuk mengkonfirmasi apakah data yang sudah dicadangkan bisa dipulihkan kembali dengan baik pada waktu normal. 

Terkadang beberapa sistem backup file & folder tidak dapat dipulihkan dalam kondisi darurat. Mungkin Anda berpikir bahwa, “Saya selalu melakukan backup data, jadi data saya pasti baik-baik saja.” Hal ini sebenarnya sebuah pemikiran yang kurang tepat. Sehingga, tidak heran jika masih banyak perusahaan yang tetap mengalami kesulitan saat melakukan pemulihan data karena sistem pemulihan mereka belum teruji pada saat dalam kondisi darurat.

 

Mengapa Anda Memerlukan Tes Backup Pada Sistem Anda ?

Terjadinya pandemi Covid-19 telah berdampak serius pada bisnis yang ada di Indonesia. Dalam keadaan seperti ini, melakukan backup data & sistem merupakan salah satu hal penting yang harus dilakukan dalam manajemen resiko sebuah perusahaan. Tujuan utamanya yaitu untuk melindungi data-data tersebut dari bencana yang sedang terjadi.

Beberapa perusahaan telah memiliki sistem backup data tetapi beberapa perusahaan tidak melakukan tes backup secara berkala Anda tidak mengetahui apakah data Anda dapat dipulihkan dalam keadaan darurat atau tidak.
 
Jika data tidak dapat dipulihkan saat keadaan darurat dapat berdampak pada operasional bisnis.Untuk memastikan sistem backup berjalan secara benar dan berkala, melakukan uji coba secara berkala merupakan hal yang tidak dapat diabaikan.  
 
 

Apa Yang Harus Anda Periksa Saat Melakukan Backup Test ?

Saat melakukan test backup penting untuk memeriksa bahwa data tidak hanya dapat dicadangkan & dipulihkan dengan baik, tetapi anda harus mengetahui waktu dari RPO (recovery point objective) & RTO (recovery time objective). Berikut adalah contoh RPO & RTO pada sistem backup:


 
 

Kapan Harus Melakukan Test Backup ? 

Untuk memastikan sistem backup & proteksi berjalan dengan baik, test sistem di lakukan secara berkala setidaknya sebulan sekali. Pengujian sistem backup data tidak hanya dilakukan sebagai jadwal backup data & pemulihan data.

 

Mengapa Anda Harus Menggunakan Cloud Sebagai Solusi Backup ?

Beberapa tahun lalu perusahaan masih melakukan backup secara internal. Namun akhir-akhir ini perusahaan mulai beralih dengan menggunakan backup berbasis cloud. Beberapa keuntungan menggunakan Cloud backup:
 

  1. 1. Memproteksi dari ransomware ataupun malware lainnya

  2. 2. Memproteksi data dari bencana alam dll

  3. 3. Tidak memerlukan pemeliharan & update server backup

  4. 4. Mudah digunakan

  5. 5. Highly reliable

 

Dapatkan Cloudmatika Cyber Protection Dengan Harga Terjangkau & Mudah Digunakan

Cloudmatika Cyber Protection merupakan solusi lengkap berbasis cloud tanpa memerlukan hardware. Berikut fitur yang dimiliki oleh Cyber Protection Cloudmatika:
 

  1. 1. Simple: Memproteksi data, sistem operasi dll dengan sistem setup yang mudah.

  2. 2. Aman: Data dienskripsi dengan sistem AES-256

  3. 3. Harga Terjangkau: Proteksi data mulai dari Rp 250.000/GB

 
Cloudmatika menyediakan free trial untuk solusi Cyber Protection Anda selama 14 hari.