Data Tiba-tiba Hilang! Begini Cara Mencegah Kerusakan Data Pada Hard Disk

By 23 August, 2021

Salah satu cara dalam melindungi data-data Anda yaitu melakukan perawatan pada Hard disk yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data-data tersebut. Kerusakan pada hard disk bisa menyebabkan data-data rusak atau hilang. Sehingga perlu melakukan tindakan pencegahan yang terencana. Cara mencegah kerusakan pada hard disk yang akan dibahas pada artikel kali ini.

Dokumen-dokumen penting mulai dari kontrak kerja, materi rapat, hingga daftar hadir karyawan kini tersimpan rapi di hard disk komputer. Keuntungannya, data dapat diakses dengan mudah dan Anda tidak perlu lagi membawa buku laporan yang terlalu berat. Anda juga tidak perlu khawatir lagi kehilangan dokumen penting di suatu tempat.

Namun, meskipun sudah data tersebut sudah tersimpan dikomputer, apakah data-data tersebut terjamin keamanannya? Tentu saja tidak! Sama halnya dengan bahan cetak yang memiliki kekurangan, data digital juga memiliki kelemahannya tersendiri. Salah satunya adalah kemungkinan terjadinya "Kerusakan data pada hard disk."

Sekali terjadi kerusakan data, maka data-data penting akan hilang dan semua file yang sudah tersimpan dengan aman pun akan ikut hilang atau tidak bisa ditampilkan. Jadi, seperti apa sebenarnya kerusakan data itu dan bagaimana cara mencegahnya?
 

Penyebab kerusakan data dan klasifikasinya

Kerusakan data bisa diklasifikasikan menjadi 2 jenis yaitu "Kerusakan fisik" dan "Kerusakan software" dimana keduanya memiliki penyebab yang berbeda.
 

Kerusakan fisik

Kerusakan fisik dapat diartikan sebagai kondisi dimana bagian dari hard disk mengalami kerusakan secara fisik dan tidak bisa digunakan secara normal. Penyebanya bisa karena hard disk tersebut jatuh secara tidak sengaja atau mengalami kerusakan karena bencana.

Selain itu bisa juga disebabkan karena suku cadangnya sudah aus sehingga tidak bisa digunakan lagi secara normal. Dalam kondisi seperti itu, hard disk akan mengeluarkan bunyi "klik". Ini menyebabkan hard disk akan macet dan sering terjadi restart sehingga anda perlu memformatnya terlebih dahulu.

Jika anda mendengar suara yang aneh, ada kemungkinan terjadinya "kerusakan magnetic head" pada hard disk. Magnetic head adalah sebuah alat yang memiliki fungsi untuk membaca dan menulis data pada permukaan cakram magnetik. Jika kerusakan pada magnetik head terus berlanjut, maka piringan akan menjadi rusak dan bisa menyebabkan terjadinya kerusakan yang cukup parah sehingga tidak dimungkinkan untuk melakukan pemulihan data.

Kemungkinan kerusakan fisik lainnya adalah "Kerusakan Firmware". Firmware merupakan program yang menjalankan sebuah hard disk. Jika kerusakan terjadi pada magnetic head atau karena bad sector di area dimana firmware ditulis, maka dapat terjadi kerusakan dalam read/write data. Namun, kerusakan pada firmware ini mungkin sulit dibedakan dari kerusakan software yang akan dijelaskan di bawah ini.
 

Kerusakan software

Kerusakan software adalah sebuah kondisi dimana sebuah hard disk tidak mengalami kerusakan secara fisik, tetapi struktur data dan folder yang yang tersimpan didalamnya mengalami kerusakan. Jika terjadi kerusakan software, maka file dan folder yang ada didalamnya tidak dapat dibuka. Nama file dirubah tanpa ijin dan akan menampilkan blue screen.

Salah satu penyebab kerusakan software adalah karena kesalahan pengoperasian hard disk. Data yang terdapat di dalam hard disk kemungkinan dihapus, dirubah atau diformat secara tidak sengaja oleh pengguna.

Penyebab lainnya adalah "Kerusakan file system". Hal ini akan terjadi jika anda mencoba menghentikan secara paksa saat sedang terjadi proses penulisan data pada hard disk. Kerusakan yang terjadi di file system, yang berfungsi sebagai rak penyimpanan file, mengakibatkan data menjadi tidak bisa diakses.

Cara Mengatasi Kerusakan Data Pada Hard Disk


Cara mencegah kerusakan data 

Tanda-tanda terjadinya kerusakan data sudah dijelaskan diatas, tetapi tidak mudah untuk menentukan apakah kerusakan tersebut adalah kerusakan fisik atau kerusakan software tanpa pengetahuan yang memadai.

Mencegah terjadinya kerusakan data menjadi lebih penting untuk dilakukan demi mencegah gejala yang semakin memburuk dan data tidak bisa dipulihkan. Berikut ini Tiga hal yang harus dihindari:
 

1. Terus menyalakan hard disk

Jika hard disk terus menyala saat terjadi kerusakan fisik, maka magnetic head-nya akan terus bergerak dan cakram akan rusak. Akibatnya, kerusakan fisik yang parah dapat terjadi dan data menjadi rusak.
 

2. Mereset hard disk berulang-ulang

Mereset hardisk secara berulang-ulang untuk memeriksa status pengoperasian dapat menyebabkan goresan pada cakram dan bisa menyebabkan terjadinya kerusakan data seperti pada poin nomer 1 diatas.
 

3. Membongkar hard disk

Jika hard disk dibongkar sebagai upaya untuk mengidentifikasi penyebabnya, kemungkinan besar debu dan kotoran akan mengotori cakram dan membuat kerusakan akan semakin parah. Terlebih lagi jika Anda membongkarnya sendiri, maka Anda bisa kehilangan masa garansinya.
 

Bagaimana cara mencegah kerusakan data?


Dalam kasus kerusakan fisik

Tindakan pencegahan yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan fisik sangat terbatas karena beberapa terjadi karena ketidaksengajaan. Hard disk termasuk kedalam jenis barang sekali pakai, jadi jika digunakan dalam jangka waktu yang lama bisa dipastikan hard disk tersebut akan mengalami penurunan kinerja.

Namun, pencegahan bisa dilakukan dengan melakukan perawatan pada komputer secara menyeluruh dan melakukan penggantian hard disk secara berkala untuk menjaga keamanan data.

Umur hard disk itu sendiri berkisar antara 3 hingga 5 tahun. Jadi perawatan dan penggantian secara berkala sangat penting untuk mengantisipasi kerusakan fisik pada hard disk yang bisa terjadi kapan saja.
 

Dalam kasus kerusakan software

Jika terjadi kerusakan software, tindakan utama yang paling efektif adalah melakukan "manajemen hak akses" dan "pengendalian infeksi virus".

Cara Mengatasi Kerusakan Data Pada Hard Disk

1. Kelola hak akses

Seperti penjelasan diatas, penyebab paling umum dari kerusakan software adalah human error dan penggunaan yang salah. Hal ini dapat diminimalisir dengan cara mengatur hak akses dan mengelola fungsi sistem untuk setiap data dengan benar. Perlu diatur ulang "Siapa yang membutuhkan fungsi/file tertentu" dan meninjau hak aksesnya. 
 

2. Pengendalian infeksi virus

Antivirus adalah pondasi dasar dari keamanan data informasi, bukan hanya untuk mencegah kerusakan software. Dianjurkan untuk memperbarui software antivirus dan memeriksa virus secara berkala. Mengutamakan keamanan sama halnya dengan melindungi data-data penting di komputer Anda.
 

Pastikan untuk mencadangkan data di cloud secara teratur

Dalam melakukan pencegahan kerusakan data, langkah untuk meminimalkan resiko terjadinya kerusakan data juga perlu dipertimbangkan, yaitu dengan cara melakukan backup data menggunakan layanan cloud backup yang kompeten. Mencadangkan semua data di penyimpanan cloud bisa mengurangi kerusakan dan memulihkan data asli yang dicadangkan.
 

Jika menggunakan Cloudmatika Cloud Backup, fungsi manajemen diperlengkap, dan pencegahan ransomware disempurnakan.

Jika Anda mencadangkan data komputer ke cloud secara teratur, Anda tidak perlu panik jika terjadi kerusakan data secara tiba-tiba. Dengan cloud backup, file yang dibackup tidak akan terpengaruh oleh virus, sehingga penanggulangan ransomware menjadi sempurna.

Layanan "Cloudmatika Cloud Backup" yang kami miliki aman dan mudah digunakan. Jadi jika Anda tertarik, jangan ragu untuk menghubungi kami.