Memahami Apa Itu Virus Komputer, Jenis, serta Pencegahannya

By 22 October, 2011

Masih banyak orang yang belum mengetahui bahayanya virus komputer. Padahal, virus komputer adalah ancaman besar di dunia digital. Lalu, apa itu virus komputer? Simak penjelasannya berikut ini.

Sepertinya masih banyak orang yang belum mengetahui apa itu virus komputer. Padahal, di era yang sudah serba digital ini, virus komputer adalah salah satu ancaman terbesar yang dapat merugikan Anda. Virus komputer dapat menyerang berkas penting dan sensitif yang Anda miliki dan merusaknya.

Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari secara mendalam mengenai apa itu virus komputer, mulai dari pengertian, jenis-jenis, hingga cara mengatasi virus komputer. Mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Apa yang Dimaksud dengan Virus Komputer?

Virus komputer adalah jenis program komputer yang ketika dijalankan akan mereplikasi dirinya sendiri dengan memodifikasi program komputer lain dan memasukkan kodenya sendiri. Jika replikasi ini berhasil, daerah yang terkena virus kemudian akan "terinfeksi" dengan virus komputer; kurang lebih mirip dengan virus biologis, seperti virus flu atau virus sejenisnya.

Virus komputer, sama seperti virus flu, dirancang untuk menyebar dari satu induk ke induk lainnya dan akan mereplikasi dirinya sendiri hingga merusak sang induknya. Demikian pula, dengan cara yang sama bahwa virus flu tidak dapat berkembang biak tanpa sel inang, virus komputer tidak dapat berkembang biak dan menyebar tanpa induk pemrograman seperti berkas atau dokumen.

Baca Juga: 
Berbagai Ancaman Keamanan Jaringan Yang Harus Anda Waspadai

Apabila dibahas dengan lebih teknis, virus komputer adalah jenis kode atau program jahat yang ditulis untuk mengubah cara komputer beroperasi dan dirancang untuk menyebar dari satu komputer ke komputer lain. Dalam prosesnya, virus komputer berpotensi menyebabkan efek merusak, seperti membuat perangkat lunak sistem eror, menghancurkan data, hingga kegagalan pada komputer.


Bagaimana Cara Virus Komputer Menyerang?

Setelah virus berhasil melekat pada sebuah program, berkas, atau dokumen, virus tersebut akan tertidur sampai terjadi keadaan yang menyebabkan komputer mengeksekusi kodenya. Lalu, ketika Anda menjalankan program yang terinfeksi, atau membuka berkas dan dokumen yang terinfeksi, maka kode yang ada di dalam virus akan tereksekusi dan virus mulai menyebar.

Bagaimana Cara Virus Komputer Menyebar?

Dalam dunia yang terus-menerus terhubung, Anda dapat tertular virus komputer dalam banyak cara,seperti melalui lampiran email dan chat, unduhan berkas dari Internet, tautan penipuan media sosial, dan masih banyak lagi. Perangkat seluler dan smartphone Anda juga dapat terinfeksi virus komputer dengan cara yang sama.

Untuk menghindari kontak dengan virus komputer, sangat penting untuk berhati-hati ketika menjelajahi Internet, mengunduh berkas di Internet, dan membuka tautan atau lampiran yang muncul. Agar tetap aman, pastikan untuk menghindari asal melakukan klik pada poster yang muncul di sebuah website, tidak mengunduh berkas dari website yang tidak jelas, dan jangan asal membuka lampiran atau tautan yang dikirim dari sumber tidak jelas.


Apa Saja Jenis-Jenis Virus Komputer yang Harus Anda Waspadai?

Seiring dengan perkembangan komputer yang pesat, maka ada banyak juga jenis virus komputer yang dapat mengancam, dan dapat bertambah terus setiap harinya. Berikut ini adalah beberapa jenis virus komputer yang wajib diwaspadai.


1. Boot Sector Virus

Boot Sector Virus adalah jenis virus yang menginfeksi boot sector floppy disk atau hard disk Master Boot Record (MBR). Boot sector adalah bagian komputer yang terdiri dari semua file yang diperlukan untuk memulai sistem operasi komputer. Virus ini akan menimpa program yang ada atau menyalin dirinya sendiri ke bagian lain dari disk.


2. Direct Action Virus

Direct Action Virus adalah virus yang menempelkan dirinya langsung ke file atau program .exe atau .com dan masuk ke perangkat saat eksekusinya. Jika file atau program tersebut terinstal di memori, virus ini akan membuat dirinya tersembunyi. Nama lain dari virus ini adalah Non-Resident Virus.


3. Resident Virus

Resident Virus adalah virus yang menyimpan dirinya di memori komputer dan kemudian menginfeksi file dan program lain ketika program asalnya tidak lagi berfungsi. Virus ini dapat dengan mudah menginfeksi file lain karena tersembunyi di memori dan sulit untuk dihapus dari sistem.


4. Multipartite Virus

Multipartite Virus adalah virus yang dapat menyerang bagian boot sector dan file yang dapat dieksekusi dari komputer yang sudah terinfeksi. Jika virus ini menyerang sistem komputer, maka Anda berisiko terkena berbagai ancaman dari dunia maya.


5. Overwrite Virus

Overwrite Virus adalah salah satu virus yang paling berbahaya. Virus ini dapat sepenuhnya menghapus program yang ada dan menggantinya dengan kode berbahaya dengan cara menimpanya. Secara bertahap, virus ini dapat sepenuhnya menggantikan kode pemrograman host dengan kode berbahaya.

Baca Juga: 7 Cara Mengembalikan File yang Hilang karena Virus di Laptop dengan Mudah


6. Polymorphic Virus

Polymorphic Virus akan menyebar melalui spam dan website yang terinfeksi. Virus ini merupakan salah satu virus yang paling kompleks dan sulit dideteksi. Polymorphic Virus akan membuat versi yang dimodifikasi atau diubah dari program yang ada dan menginfeksi sistem tetapi tetap mempertahankan kode aslinya.


7. File Infector Virus

Seperti namanya, File Infector Virus akan menginfeksi satu file dan kemudian menyebar sendiri ke file dan program lainnya yang dapat dieksekusi. Sumber utama virus ini biasanya adalah program game dan pengolah kata.


8. Spacefiller Virus

Spacefiller Virus adalah jenis virus langka yang mengisi ruang kosong yang ada di dalam file dengan virus. Nama lain dari virus ini adalah Cavity Virus. Anehnya, virus ini tidak akan memengaruhi ukuran file, tetapi juga tidak dapat dideteksi dengan mudah.


9. Macro Virus

Macro Virus adalah virus yang ditulis dalam bahasa makro yang sama seperti yang digunakan dalam program perangkat lunak dan akan menginfeksi komputer jika file pengolah kata dibuka. Virus ini biasanya berasal dari email dan akan menyerang file makro, seperti .pps, .xls, .docm atau file sejenisnya.


Bagaimana Cara Mengatasi Virus Komputer dengan Efektif?

Virus komputer hampir selalu tidak terlihat dan sulit untuk dideteksi. Tanpa perlindungan dari program antivirus, Anda mungkin tidak tahu bahwa komputer Anda terkena virus. Inilah sebabnya mengapa sangat penting untuk menginstal program antivirus di semua perangkat digital.

Apabila sudah terlanjut terkena virus, Anda dapat mengikuti beberapa cara di bawah ini untuk mengatasinya!


1. Unduh dan Instal Program Antivirus

Seluruh program antivirus pasti memiliki fitur virus scanner untuk mendeteksi apakah ada virus yang menempel pada komputer. Untuk menemukan virus, cara terbaiknya adalah dengan menggunakan virus scanner tersebut.

Baca Juga: Berbagai Macam Keamanan Jaringan dan Fungsinya Yang Harus Anda Pahami


2. Putuskan Jaringan Internet

Saat Anda hendak menghapus virus dari komputer, sebaiknya putuskan sambungan dari internet untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Beberapa virus komputer menggunakan biasanya koneksi internet untuk menyebar.


3. Masuk Safe Mode

Untuk melindungi komputer saat Anda menghapus virus, sebaiknya restart komputer dan masuk dalam 'Safe Mode'. Begini langkahnya:
  • Matikan dan nyalakan kembali komputer.
  • Saat layar menyala, tekan F8 untuk membuka menu 'Advanced boot options'.
  • Pilih 'Safe Mode with Networking'.
  • Tetap terputus dari internet.


4. Hapus Temporary Files

Menghapus temporary files dapat mempercepat proses deteksi virus. Untuk melakukannya, ikuti langkah ini:
  • Tekan logo Windows di keyboard atau klik menu Start di layar.
  • Ketik "Temporary Files".
  • Pilih "Free up disk space by deleting unnecessary files".
  • Temukan dan pilih "Temporary Internet Files" di daftar yang ada.
  • Konfirmasi "Hapus File".


5. Jalankan Virus Scanning

Setelah langkah di atas diikuti, selanjutnya Anda hanya perlu menjalankan fitur virus scanning dan tunggu sampai prosesnya selesai. Terkadang, prosesnya akan memakan waktu hingga beberapa jam, tergantung dari isi dari penyimpanan komputer.


6. Hapus Program Tak Dikenal

Setelah proses pemindaian selesai, Anda akan mendapatkan daftar file atau program yang berbahaya yang kemungkinan berisi virus. Hapus dan uninstall seluruh file dan program tersebut untuk menghilangkan virus yang ada.


7. Restart Komputer

Setelah sumber virus dihilangkan, Anda harus menyalakan ulang komputer agar efeknya berhasil dihilangkan sepenuhnya. Jika memang sumber virus sudah hilang, seharusnya sekarang komputer dapat kembali berjalan normal.


8. Pasang Acronis Cyber Protection

Untuk melindungi komputer dari berbagai ancaman seperti virus dan serangan siber, gunakan saja Acronis Cyber Protection dari Cloudmatika. Melalui solusi keamanan berbasis cloud ini, Anda dapat memproteksi data dari serangan malware ataupun ransomware dengan melakukan scan virus dan backup data Anda di cloud secara berkala. Langsung saja hubungi Cloudmatika sekarang juga untuk melakukan pemasangan Acronis Cyber Protection!

cloudmatika cyberprotection

Whatsapp Chat Chat Kami Disini