08 Des

Apa itu File Transfer Protocol (FTP)?

File Transfer Protocol (FTP) adalah sebuah protokol internet yang memungkinkan untuk melakukan transfer file antar perangkat dalam suatu jaringan yang menggunakan koneksi TCP. Didalam FTP terdapat dua komponen utama yang dapat digunakan, yakni FTP Server dan FTP Client.

FTP Server merupakan sebuah perangkat yang berfungsi untuk memberikan akses file, mendownload, dan menambah suatu file didalamnya.

FTP Client berfungsi untuk mengakses FTP Server dengan menggunakan akun yang sudah diberikan akses oleh FTP Server.

FTP ini pada umumnya menggunakan port TCP 21. Namun, apabila sudah menentukan nama host untuk FTP Server yang dimiliki, maka untuk dapat mengakses cukup dengan memasukan nama host pada URL Address bar di browser yang digunakan dan menambahkan ftp:// sebelum nama host. Sehingga akan muncul seperti berikut:
ftp://namahost.com

Bagi yang belum mengetahui cara menggunakan FTP pada sistem operasi berbasis Linux, silahkan lihat pada artikel bantuan berikut ini:

https://support.cloudmatika.com

Share this
21 Nov

Apa itu Secure Shell (SSH)?

Secure Shell (SSH) adalah sebuah protokol jaringan kriptografi untuk komunikasi data yang aman dan diberikan akses untuk melakukan perintah dari jarak jauh (remote) antara dua jaringan komputer.
Setiap server yang dibuat pada Virtual Private Server (VPS) dan Virtual Data Center (VDC) yang menggunakan Sistem Operasi Linux serta memiliki IP Publik, sudah terdapat fitur SSH secara otomatis. SSH ini berfungsi untuk mengakses ke dalam server dari perangkat apa saja yang mendukung penggunaan SSH ini.

Secure Shell (SSH) dirancang sebagai pengganti Telnet dan Protokol Remote Shell lainnya yang tidak aman seperti RSH Berkeley dan Protokol REXEC, yang mengirim informasi, terutama kata sandi dalam bentuk teks, yang menyebabkan rentan terhadap intersepsi dan menggunakan penganalisa paket. Enkripsi yang digunakan oleh SSH bertujuan untuk memberikan kerahasiaan dan integritas data melalui jaringan yang tidak aman, seperti Internet.

Penggunaan SSH

  • Sebagai kombinasi SFTP (Secure File Transfer Protocol), yakni alternatif yang aman untuk FTP transfer file
  • RSYNC untuk menyalin dan mentransfer file secara efisien dan aman (hampir sama dengan FTP)
  • Browsing web melalui koneksi proxy yang dienkripsi dengan Client SSH yang mendukung protokol SOCKS
  • Melakukan remote monitoring dan pengelolaan server melalui satu atau lebih dari mekanisme

SSH pada umumnya menggunakan port 22 untuk dapat mengakses nya. Pada Sistem Operasi Linux, kita dapat mengakses SSH ini dengan memanfaatkan terminal dan aplikasi pendukung seperti OpenSSH. Bagi yang belum mengetahui bagaimana caranya mengakses SSH pada sistem operasi Linux dan Mac OS, silahkan baca pada artikel yang ada di link berikut:

https://support.cloudmatika.com/hc/id/

Berbeda dengan Linux & Mac yang mengandalkan terminal untuk mengakses SSH ini. Windows menggunakan third party software untuk dapat menggunakan fitur dari SSH ini. Sebagai contoh, aplikasi third party yang biasanya digunakan untuk mengakses server pada SSH yakni Putty

 

Share this
07 Nov

Digital Summit Indonesia 2017: The Future of Digital Economy

Hai Cloud Users,
Kali ini Cloudmatika mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam acara Digital Summit Indonesia yang akan diselenggarakan di Jakarta hari Rabu, 8 November 2017 dengan mengusung tema: The Future of Digital Economy.
Digital Summit SEA ini akan dihadiri oleh lebih dari 200 peserta, 25 pembicara, dan akan terdapat setidaknya 25 sesi dalam satu hari.

Ted Hilbert – CEO Cloudmatika berkesempatan untuk menjadi salah satu pembicara pada Digital Summit Indonesia ini. Cloudmatika dalam The Digital Summit SEA 2017 ini akan menyampaikan tentang bagaimana mengelola bisnis dengan Cloud Services secara aman, mudah, dan dengan biaya yang efektif. Cloudmatika akan memberikan solusi lengkap untuk kebutuhan bisnis Anda yang mempermudah dan menjadikan bisnis lebih professional.

Pada kesempatan ini pula, Ted Hilbert – CEO Cloudmatika akan menyampaikan betapa pentingnya Disaster Recovery Plan untuk sebuah bisnis. Cloudmatika berharap sebuah bisnis selalu tersedia dan tetap berjalan saat terjadi bencana yang dialami pada pusat data utama.

Digital Summit SEA melihat masa depan bisnis dari sudut pandang konsumen yang cerdas secara digital yang sepenuhnya merangkul ekosistem digital yang lengkap serta memberikan pengalaman pelanggan yang banyak dan menarik, melalui wawasan bisnis yang kuat untuk bersaing dan memenuhi harapan pelanggan.
Digital Summit berfokus pada Inovasi, Teknologi dan Gangguan sebagai komponen kunci dari masa depan ekonomi digital dengan fokus mikro pada pilar utama: pemasaran, periklanan, mobile, pembayaran, kecerdasan buatan (AI), AR & VR (Mixed Reality), analisis prediktif, data besar, komputasi awan dan Internet.

Menurut Presiden RI, Bapak Ir. Joko Widodo: “Indonesia sangat potensial untuk mengembangkan ekonomi digital sehingga negara tidak boleh tertinggal dalam perkembangannya”.
Pada Digital Summit Indonesia ini, diharapkan peserta dapat menambah wawasan mengenai inovasi-inovasi yang membuat Indonesia lebih maju dalam ekonomi digital dan tidak tertinggal oleh negara-negara lainnya, seperti yang telah disampaikan Bapak Presiden Joko Widodo.

Share this
06 Nov

Apa itu Container pada Virtual Data Center?

Linux Container adalah metode virtualisasi sistem operasi-level untuk menjalankan beberapa sistem Linux terisolasi (container) pada host kontrol menggunakan kernel Linux tunggal. Berbeda dengan Virtual Machine (VM), yang menggunakan keseluruhan resource hardware yang ada pada host. Sehingga jika diibaratkan, pada Virtual Machine host langsung menjalankan double sistem operasi sekaligus.

Dengan container, sebuah program ‘diikat’ beserta library-nya, file konfigurasi, dan seluruh hal yang dibutuhkannya. Perbedaan yang sangat terlihat dibandingkan dengan virtualisasi adalah container memiliki ukuran file yang jauh lebih kecil karena tidak perlu menyiapkan sistem operasi secara penuh.

Berikut ini merupakan contoh dari tipe-tipe pada Teknologi Container:

Linux Container

Pada gambar diatas, kita melihat bahwa terdapat 2 tipe container yaitu Container berbasis Sistem Operasi dan Container berbasis Aplikasi.

 

Container berbasis Sistem Operasi

Pada Container berbasis Sistem Operasi, Container memiliki fitur yang mirip virtualisasi namun dengan peningkatan performa yang cukup signifikan karena tidak ada overhead dari sistem virtualisasi dan memanfaatkan kernel dan hardware dari induk. Teknologi ini banyak dipakai sebagai infrastruktur pada shared hosting dan virtual private server karena sifatnya yang high performance serta terisolasi antara container satu dengan yang lain.

 

Container berbasis Aplikasi

Container jenis ini, menawarkan teknologi dengan fitur-fitur yang memudahkan para pengguna, khususnya developer operation dalam membuat dan memaksimalkan suatu aplikasi yang dikelola nya. Container berbasis aplikasi ini selain memanfaatkan hardware sang induk, kernel induk, juga dapat memanfaatkan service-service lain dari container-container lain yang berjalan pada sistem yang saling berhubungan.
Dengan container jenis ini, kita dapat mendeploy banyak service yang bergantung pada service-service pendukungnya secara efisien karena tidak perlu menciptakan sistem operasi sendiri serta tidak ada duplikasi service.

Namun, walaupun dalam segi penggunaan dan performa lebih ringan dengan menggunakan Teknologi Container dibandingkan dengan Virtual Machine. Akan tetapi, setiap teknologi tersebut pasti memiliki kelebihannya masing-masing yang tentunya tidak dimiliki oleh salah satu dari teknologi tersebut.

Share this
10 Okt

Mengakses File Transfer Protocol (FTP) di Linux

Untuk dapat mengakses File Transfer Protocol (FTP) Server dari sistem operasi Linux caranya sangat mudah. Ada dua cara yang dapat Anda lakukan untuk mengakses FTP, yakni menggunakan terminal atau menggunakan aplikasi Third Party. Silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini untuk mengakses FTP:

Menggunakan Terminal

  • Masuk kedalam terminal pada linux
  • Setelah masuk kedalam terminal, silahkan ketik:
    ftp ip_server

    #Ket: ip_server diganti menjadi IP FTP Server. Sebagai contoh, apabila IP FTP Server 192.168.1.10, maka untuk mengakses FTP menjadi: ftp 192.168.1.10

  • Anda akan diminta untuk memasukkan username dan password dari FTP. Silahkan masukkan username dan password dengan benar

Menggunakan Aplikasi Third Party Berbasis GUI

Aplikasi third party yang biasa digunakan ialah Filezilla. Untuk dapat menginstall filezilla client, silahkan ikuti langkah berikut:

Untuk CentOS

  • Masuk kedalam terminal, kemudian ketikkan perintah berikut:
    sudo yum -y install epel-release
    sudo yum -y install filezilla

 Untuk Ubuntu

  • Masuk kedalam terminal, kemudian ketikkan perintah berikut:

    sudo sh -c 'echo "deb http://archive.getdeb.net/ubuntu xenial-getdeb apps" >> /etc/apt/sources.list.d/getdeb.list'
    wget -q -O - http://archive.getdeb.net/getdeb-archive.key | sudo apt-key add -
    sudo apt update
    sudo apt install filezilla
  • Setelah sudah terinstall, silahkan buka aplikasi filezilla, lalu ikuti petunjuk berikut ini:
    Host: diisi dengan ip atau host atau nama domain tempat penyimpanan file

    Username: diisikan dengan username dari user FTP yang sudah dibuat
    Password: diisikan dengan password dari user FTP yang sudah dibuat
    Port: diisikan dengan port FTP, secara default FTP menggunakan port 21 dan SFTP port 22
  • Sehingga akan seperti gambar berikut ini:
    Screenshot_from_2017-10-06_22_36_43.png
  • Apabila sudah diisi secara benar, lanjutkan dengan klik “Quickconnect
  • Anda telah berhasil mengakses FTP menggunakan Filezilla
Share this
10 Okt

Login kedalam Server dengan SSH di Linux & Mac

Secure Shell (SSH) adalah sebuah protokol jaringan kriptografi untuk komunikasi data yang aman dan mengizinkan untuk melakukan perintah dari jarak jauh (remote) antara dua jaringan komputer.
Setiap server yang dibuat pada Virtual Private Server (VPS) dan Virtual Data Center (VDC) yang menggunakan Sistem Operasi Linux serta memiliki IP Publik, pasti akan mendapatkan fitur SSH secara otomatis. SSH ini berfungsi untuk mengakses kedalam server dari perangkat apa saja yang mendukung penggunaan SSH ini.

Pada sistem operasi Linux, kita dapat mengakses server kita dengan menggunakan SSH yang sudah terpasang pada perangkat kita. Untuk mengaktifkan SSH Client agar dapat melakukan SSH ke server kita, silahkan ikuti perintah berikut:

  • Pertama, silahkan masuk kedalam Terminal yang ada pada Sistem Operasi Linux & Mac
  • Untuk sistem operasi berbasis Linux, silahkan lakukan perintah berikut apabila SSH Client belum terinstall:
sudo apt-get install openssh-client
  • Apabila sudah selesai terinstall SSH Client, silahkan ketik perintah berikut:
ssh username@DomainAtauIP

#Ket:
Username: user yang digunakan untuk login, misal root, maka jadi root@DomainAtauIP
DomainAtauIP: biasanya jika domain sudah terhubung ke server, kita bisa menggunakan @domain.com. Apabila belum terhubung, silahkan gunakan IP. Contoh, apabila IP kita adalah 192.168.x.x, maka akan jadi seperti ini: root@192.168.x.x

  • Anda akan diberikan pertanyaan mengenai SHA Key, silahkan ketik “Yes
  • Lalu masukkan password server Anda. Apabila saat ketik password tidak muncul, maka lanjutkan saja ketik password Anda dengan benar
  • Kemudian tekan “Enter
Share this
10 Okt

Membuka Port Web Server Pada CENTOS

Web server pada VPS memerlukan pengaturan port untuk dapat memberikan akses ke web. Port yang diperlukan untuk dibuka pada iptables adalah port 80 (http) dan port 443 (https). Terdapat dua cara untuk melakukan setting ini :

1. Dengan melakukan edit pada /etc/sysconfig/iptables/ dengan perintah berikut ini:

vi /etc/sysconfig/iptables

# Firewall configuration written by system-config-firewall
# Manual customization of this file is not recommended.
*filter
:INPUT ACCEPT [0:0]
:FORWARD ACCEPT [0:0]
:OUTPUT ACCEPT [0:0]
-A INPUT -m state –state ESTABLISHED,RELATED -j ACCEPT
-A INPUT -p icmp -j ACCEPT
-A INPUT -i lo -j ACCEPT
-A INPUT -m state –state NEW -m tcp -p tcp –dport 22 -j ACCEPT
-A INPUT -m state –state NEW -m tcp -p tcp –dport 80 -j ACCEPT
-A INPUT -m state –state NEW -m tcp -p tcp –dport 443 -j ACCEPT
-A INPUT -j REJECT –reject-with icmp-host-prohibited
-A FORWARD -j REJECT –reject-with icmp-host-prohibited

Tambahkan teks yang diblok kedalam file iptables

2. Dengan mengetikkan perintah pada command seperti di bwah ini:

iptables -A INPUT -p tcp -m tcp --dport 80 -j ACCEPT
iptables -A INPUT -p tcp -m tcp --dport 443 -j ACCEPT
iptables -I INPUT -m state --state ESTABLISHED,RELATED -j ACCEPT
Simpan iptables tadi dengan perintah
service iptables save
Kemudian lakukan restart iptables untuk menjalankannya
service iptables restart
Lakukan pengecekan setting iptables dengan perintah
 iptables -L
Chain INPUT (policy ACCEPT)
target prot opt source destination
ACCEPT all — anywhere anywhere state RELATED,ESTABLISHED
ACCEPT icmp — anywhere anywhere
ACCEPT all — anywhere anywhere
ACCEPT tcp — anywhere anywhere state NEW tcp dpt:ssh
ACCEPT tcp — anywhere anywhere state NEW tcp dpt:http i
REJECT all — anywhere anywhere reject-with icmp-host-prohibited
 
Jika sudah lakukan pengecekan dengan membuka web yang diletakkan di server via browser.
Share this
10 Okt

Cara Menginstal dan Mengkonfigurasi Sertifikat SSL Pada Windows Server dan IIS

Penggunaan internet dan website yang semakin pesat membutuhkan keamanan untuk penggunanya Setiap pemilik website dapat membangun infrastruktur aman yang didasarkan pada kriptografi menggunakan sertifikat digital dengan teknologi seperti Secure Sockets Layer (SSL). Berikut ini akan kami berikan panduan cara menyiapkan SSL di komputer Information Services (IIS).

Single Certificate

  1. Buka file ZIP yang berisi sertifikat Anda. Simpan file bernama your_domain_name.cer ke desktop dari server web yang akan anda amankan.
  2. Dari layar Mulai, klik atau mencari Internet Information Services (IIS) Manager dan buka.
  3. Klik pada nama server.
  4. Dari menu pusat, klik dua kali tombol “Server Certificates” di bagian “IIS” (ada di tengah-tengah menu).
    1
  5. Pada menu “Action” (di kanan) klik “Complete Certificate Request…” maka akan muncul jendela Complete Certificate Request wizard
    iis8-install-2 (1)
  6. Browse ke file your_domain_name.cer. Anda kemudian akan diminta untuk memasukkan friendly name. Friendly name bukan bagian dari sertifikat itu sendiri, tetapi digunakan oleh administrator server untuk dengan mudah membedakan sertifikat. pilih untuk menempatkan sertifikat baru di personal certificate store
    iis8-install-3
  7. Mengklik “OK” akan menginstal sertifikat ke server.
  8. Setelah sertifikat SSL telah berhasil diinstal ke server, Anda akan perlu untuk menetapkan sertifikat untuk situs web yang tepat dengan menggunakan IIS.
  9. Dari “Connections” menu di jendela Internet Information Services utama (IIS) Manager, pilih nama server yang sertifikatnya dipasang.
  10. Di bawah “Sites,” pilih situs yang akan dijamin dengan SSL.
  11. Dari menu “Action” (di sebelah kanan), klik “Bindings …” Ini akan membuka jendela “Site Bindings”.
    iis8-install-4
  12. Dalam jendela “Site Bindings”, klik “Add …” Ini akan membuka jendela “Add Site Binding”.iis8-install-5
  13. Di bawah “Type” pilih https. Alamat IP harus alamat IP dari situs atau “All Unassigned”, dan port di mana traffic akan dijamin dengan SSL biasanya 443. Dan pada bagian ” SSL Certificate ” harus menentukan sertifikat yang diinstal pada langkah 7.
    iis8-install-6
  14. Klik “OK”
    iis8-install-7
  15. Sertifikat SSL Anda sekarang terinstal, dan website dikonfigurasi untuk menerima koneksi yang aman.

Diatas merupakan cara menginstall dan mengkonfigurasi SSL untuk Single sertifikat, sedangkan untuk multiple sertifikat caranya adalah sebagai berikut :

Multiple Certificate

  1. Buka file ZIP yang berisi sertifikat Anda. Simpan file bernama your_domain_name.cer ke desktop dari server web yang anda amankan.
  2. Dari start screen, klik atau cari Internet Information Services (IIS) Manager dan buka.
  3. Klik pada nama server.
  4. Dari menu pusat, klik dua kali tombol “Server Certificates” di bagian “IIS” (itu adalah di tengah-tengah menu).
    1
  5. Pada menu “Action” (di kanan) klik “Complete Certificate Request…” maka akan muncul jendela Complete Certificate Request wizard
    iis8-install-2 (1)
  6. Browse ke file your_domain_name.cer. Anda kemudian akan diminta untuk memasukkan friendly name. Friendly name bukan bagian dari sertifikat itu sendiri, tetapi digunakan oleh administrator server untuk dengan mudah membedakan sertifikat. Pilih untuk menempatkan sertifikat baru di web hosting ceritfied store.
    iis8-install-8
  7. Mengklik “OK” akan menginstal sertifikat ke server.
    Catatan: Ada masalah yang diketahui di IIS 8 memberikan error berikut: “Gagal untuk menghapus sertifikat” Jika ini adalah server yang sama yang denga dihasilkannya CSR pada saat itu, dalam banyak kasus, sertifikat sebenarnya terinstall. Cukup membatalkan dialog dan tekan “F5″ untuk me-refresh daftar sertifikat server. Jika sertifikat baru sekarang dalam daftar, maka terinstall ke server.
  8. Setelah sertifikat SSL telah berhasil diinstal ke server, Anda akan perlu untuk menetapkan sertifikat untuk situs web yang tepat dengan menggunakan IIS.
  9. Dari menu “Connections” di Internet Information Services utama (IIS) window Manager, pilih nama server yang sertifikatnya telah terpasang.
  10. Di bawah “Situs,” pilih situs yang akan dijamin dengan SSL.
  11. Dari menu “Tindakan” (di sebelah kanan), klik “Bindings …” Ini akan membuka jendela”Site Bindings”.
    iis8-install-4
  12. Dalam jendela “Site Bindings”, klik “Add …” Ini akan membuka jendela “Add Site Binding”.
    iis8-install-5
  13. Di bawah “Type” pilih https. Alamat IP harus alamat IP dari situs atau “All Unassigned”, dan port di mana lalu lintas akan dijamin dengan SSL. biasanya 443. Pada bagian ” SSL Certificate” harus ditentukan sertifikat yang diinstal pada langkah 7.
  14. Klik ok
    iis8-install-6
  15. Sertifikat SSL pertama Anda sekarang terinstal, dan website dikonfigurasi untuk menerima koneksi yang aman.
  16. Ulangi langkah-langkah untuk membuat CSR untuk situs + 2nd Anda.
  17. Menginstal file sertifikat sebagaimana disebutkan di atas, melalui langkah 12.
  18. Di bawah “Type” pilih https. Alamat IP harus alamat IP dari situs atau Semua belum dibagi, dan port di mana lalu lintas akan dijamin dengan SSL biasanya 443. Masukkan nama host Anda akan mengamankan dan memeriksa kotak yang menyatakan Perlu Indikasi Name Server. Hal ini diperlukan untuk semua situs tambahan (tidak diperlukan pada situs utama seperti yang ditunjukkan pada langkah 13). Pada bagian “Sertifikat SSL” harus ditentukan sertifikat yang diinstal pada langkah 7 untuk sertifikat tambahan Anda.
    iis8-install-9
  19. Klik OK
  20. Sertifikat SSL kedua Anda sekarang terinstal, dan website dikonfigurasi untuk menerima koneksi yang aman.
  21. Ulangi langkah enam belas melalui sembilan belas untuk mengatur situs-situs tambahan lainnya.
Share this
10 Okt

Berlangganan Service Lain Melalui Customer Control Panel

Berikut adalah cara untuk menambahkan service lain melalui Customer Control Panel (CCP)

  • Setelah login silahkan pilih “Buy More Services” seperti gambar berikut ini:

  • Lalu pilih service sesuai dengan keinginan anda, dalam hal ini saya memilih VPS Linux

  •  Jika sudah selesai menentukan service yang dipilih, lanjutkan dengan klik “Next
  • Lalu, tentukan periode pembayaran yang diinginkan, misalnya Bulanan, pilih “Monthly
  • Klik Next atau Place Order
  • Anda telah selesai menambah service lainnya. Untuk dapat mengaktifkannya, pastikan Anda memiliki saldo/balance yang cukup pada akun Anda, atau melakukan pembayaran melalui Bank Transfer
Share this
10 Okt

Apakah yang dimaksud dengan Pay as your use?

Pay as your use adalah salah satu kelebiihan dari platform kami, dimana para pengguna Cloud kami hanya membayar sesuai dengan resources yang digunakan.

Apakah pay as your use sudah by default aktif?

Tidak, Pay as your use harus anda aktifkan secara manual menggunakan feature Autoscale pada Cloud Dashboard anda. Perlu di perhatikan, dalam melakukan konfigurasi untuk batas minimal dari autoscale harus sesuai dengan minimum requirement dari aplikasi anda. Hal ini dilakukan agar server anda tetap berjalan dan berfungsi dengan baik.

Share this

Copyright © 2019 Cloudmatika. A Division of PT. Awan Solusi Informatika. All rights reserved.

MEMBER OF
Top