31 Mar

Cara Mudah Install LAMP di Ubuntu

LAMP adalah istilah yang merupakan singkatan dari Linux, Apache, MySQL, dan Perl/PHP/Phyton. Merupakan sebuah paket perangkat lunak bebas yang digunakan untuk menjalankan sebuah aplikasi secara lengkap.

Komponen-komponen dari LAMP :

  • Linux – sistem operasi
  • Apache HTTP Server – web server
  • MariaDB atau MySQL – sistem basis data
  • PHP atau Perl atau Python – bahasa pemrograman yang dipakai

 

Berikut ini merupakan cara mudah install LAMP di Ubuntu:

  • Login ke VPS/Server Ubuntu Anda sebagai “root” atau user yang punya hak akses untuk menginstall semua keperluan Web Server (Untuk login bisa gunakan Putty pada Windows atau masuk ke terminal pada Linux)
  • Setelah sudah berada pada Terminal pada Linux ubuntu, silahkan lakukan update fungsi apt-get terlebih dahulu untuk memperlancar proses instalasi LAMP, ketikkan perintah berikut:
    sudo apt-get update
  • Setelah update fungsi apt-get selesai, selanjutnya install Apache2 sebagai Web Server dengan ketikkan perintah berikut:
    sudo apt-get install -y apache2

*Parameter -y menandakan jawaban y (yes) pada setiap pertanyaan Yes / No

  • Setelah instalasi apache2 selesai, Anda bisa cek melalui browser dengan mengetikkan alamat IP VPS Anda,
    Misal jika IP VPS Anda 192.168.1.2, anda bisa ketikkan http://192.168.1.2 pada browser Anda, sehingga akan muncul tampilan apache2 pada browser Anda seperti contoh gambar berikut:

 

  • Langkah berikutnya yaitu Install MariaDB
    MariaDB merupakan platform database yang dibuat oleh Developer MySQL. Semenjak MySQL di akuisisi oleh Oracle, para Developernya kemudian beralih membuat Platform Database baru yang memiliki banyak kelebihan dibanding MySQL. karena MariaDB merupakan Project lanjutan yang dibuat oleh developer MySQL, maka semua perintah dan syntax mySQL sepenuhnya compatible dengan MariaDB.
  • Untuk menginstall MariaDB pada Ubuntu, ketikkan perintah berikut:
    sudo apt-get install -y mariadb-server mariadb-client
  • Setelah selesai install MariaDB, jalankan MariaDB dengan mengetikkan perintah berikut:
    sudo service mysql start
  • Lalu cek status MariaDB dengan mengetik perintah berikut:
    sudo service mysql status
  • Kemudian untuk mengamankan MySQL, ketikkan perintah berikut:
    sudo mysql_secure_installation

 

  • Selanjutnya kita menginstall PHP7 pada Ubuntu dengan menggunakan perintah berikut:
    sudo apt-get install -y php libapache2-mod-php php-mcrypt php-mysql

 

  • Setelah proses instalasi selesai, silahkan lakukan restart pada Apache dengan mengetikkan perintah berikut:
    sudo service apache2 restart

 

  • Anda telah berhasil install LAMP pada VPS/Server Ubuntu Anda, dan secara default website Anda berada pada directory /var/www/
Share this
27 Mar

Layanan Terbaru Advanced Storage dari Cloudmatika

Menyimpan data adalah hal yang sangat penting bagi kita semua. Dengan menentukan penyimpanan data yang tepat, membuat Anda tidak perlu khawatir dalam menyimpan data dan mengambilnya kembali. Sebaliknya, pemilihan penyimpanan yang kurang tepat dapat menyebabkan hilangnya data penting Anda, membuat data Anda tidak bisa dibuka oleh Anda, serta dapat membuat data Anda terinfeksi oleh serangan Virus.

Oleh sebab itu, Cloudmatika menjadi solusi yang tepat untuk memberikan pelayanan Penyimpanan Awan (Cloud Storage) terbaik di Indonesia. Dengan menghadirkan Cloudmatika Advanced Storage, membuat masyarakat di Indonesia tidak perlu khawatir terhadap penyimpanan data nya. Semua data yang Anda simpan, akan terpusat pada penyimpanan pusat kami yang berada di Indonesia. Dengan menggunakan Cloudmatika Advanced Storage, data Anda akan aman di penyimpanan awan kami yang menggunakan sistem enkripsi tingkat tinggi pada setiap produk Cloud kami. Cloudmatika Advanced Storage juga kompatibel dengan Amazon S3 Object Storage, sehingga memudahkan para pengguna Amazon S3 di Indonesia.

 

Cloudmatika Advanced Storage memberikan banyak fitur, seperti:

  • Penyimpanan secara Universal, yang dimana penyimpanan ini dapat mendukung penggunaan aplikasi secara back-end yang dapat memudahkan pengguna dalam proses produktivitas, seperti:
    • Cloud Backup Cloudmatika
    • Aplikasi Email (seperti Open-Xchange)
    • Virtualisasi (seperti vSphere,VMware, Hyper-v)
    • Aplikasi Database (seperti Microsoft Exchange, Mysql, dan lain-lain)
    • Berbagi file/data
  • Mendukung pemrosesan Cold Data, seperti Backup dan Arsip
  • Mendukung pemrosesan Hot Data, seperti Virtualisasi dengan solusi iSCSI dan juga mendukung semua jenis platform virtualisasi

 

Dengan didukung oleh Acronis, yang memiliki kemampuan Storage handal dan juga dapat digunakan secara back-end, yang mempermudah pengguna, serta dilengkapi dengan pengamanan tingkat tinggi dari serangan-serangan virus ataupun serangan yang lainnya.

Share this
27 Mar

Cara Recovery Data dari Cloud Backup

Recovery merupakan proses mengembalikan file/data dari suatu tempat ke tempat yang lain atau ke tempat semula. Suatu proses recovery membutuhkan file/data yang sudah di backup terlebih dahulu. Jika Anda belum membackup file/data Anda, maka file/data Anda tidak dapat di recovery. Untuk mengaktifkan fitur Backup pada Cloud Backup dari Cloudmatika, silahkan lihat disini

Setelah kita mengetahui cara menggunakan fitur Backup pada Cloud Backup dari Cloudmatika, mari kita lihat cara untuk recovery file/data yang sudah di Backup pada Cloud Backup Cloudmatika. Berikut ini langkah-langkahnya:

  • Buka website Cloud Backup dengan alamat: https://backup.cloudmatika.com
  • Kemudian Login menggunakan username & password yang sudah dibuat pada Backup User
  • Setelah masuk, Anda klik nama Mesin yang ingin Anda Recovery file/data nya, lalu klik Recovery. Seperti gambar berikut ini:

 

  • Setelah itu, pastikan data/file yang ingin Anda recovery sudah sesuai, lalu klik RECOVER XXXXXXX (X = Nama Mesin/Files/Folders/System)
  • Disini saya memberikan contoh dalam me-recovery files/folders:

 

  • Lalu Anda akan diminta memasukkan password yang sudah Anda buat pada Backup Anda
  • Masukkan password Anda, lalu tentukan lokasi file/data yang ingin Anda Recovery
  • Disini Anda dapat memilih beberapa files/folders atau Anda ingin memilih semua dalam satu Mesin/Disk/Folder, seperti contoh berikut ini:

 

  • Anda klik Recover, lalu pilih lokasi penyimpanan pada pilihan PATH untuk file/data yang akan Anda recovery
    • Pilih Original location = Untuk menggunakan lokasi sesuai dengan lokasi yang Anda backup sebelumnya
    • Pilih Custom location = Untuk menggunakan lokasi penyimpanan sesuai dengan keinginan Anda

 

  • Klik START RECOVERY, lalu klik PROCEED
  • Tunggu sampai proses Recovery selesai, dan Anda akan melihat hasil nya pada lokasi penyimpanan atau PATH yang telah Anda tentukan
Share this
24 Mar

Mengaktifkan Fitur Backup di Cloudmatika Cloud Backup

Dengan menggunakan Cloud Backup dari Cloudmatika, berarti Anda termasuk orang yang pintar dalam mengamankan data Anda. Sebelum memulai mengaktifkan fitur Backup pada Cloud Backup dari Cloudmatika, pastikan Anda sudah mempunyai akun Cloudmatika yang sudah memiliki subscription Cloud Backup. Jika belum, silahkan klik disini.

Setelah Anda memiliki akun dan subscription Cloud Backup dari Cloudmatika, silahkan ikuti langkah-langkah sebagai berikut:

  • Masuk ke dalam akun anda pada website panel Cloudmatika
  • Isikan Username dan Password sesuai dengan akun yang sudah anda buat
  • Setelah masuk, pastikan menu subscription yang terdapat disebelah kanan atas menuju ke Cloud Backup
  • Lalu klik menu Backup, sepert pada gambar berikut:

 

  • Klik Log into Backup Console (Jika sudah membuat Backup User) atau klik Add New Backup User (Jika belum membuat Backup User)
  • Di sini saya langsung menuju Backup Console dengan meng-klik Log into Backup Console
  • Maka akan terbuka tab baru menuju website backup Cloudmatika
  • Anda akan masuk kedalam pilihan Add Machine, pilih Sistem Operasi yang diinginkan dan sesuai dengan milik anda.
  • Di sini saya menggunakan Servers Windows, karena saya menggunakan Windows Server 2012 R2

 

  • Download file nya, lalu jalankan file yang di download tersebut

 

Sebelum melakukan installasi, pastikan port TCP berikut tidak terhalang/terblok oleh firewall: 443, 8443, 7770 .. 7800, 44445

  • Klik Install untuk melakukan instalasi pada Windows Anda

 

  • Login dengan menggunakan akun Backup User Anda

 

  • Tunggu hingga proses instalasi selesai, lalu klik Close
  • Kembali kedalam Web Browser Anda.
  • Maka akan muncul tampilan seperti berikut pada akun Cloud Backup Anda:

 

  • Klik ENABLE BACKUP, lalu konfigurasi sesuai dengan keinginan Anda. Sebagai contoh, saya menggunakan konfigurasi sebagai berikut:

    Berikut adalah detail konfigurasi yang ada pada Backup Cloudmatika:

    Parameter

    Description

    WHAT TO BACK UP

    Ini merupakan pilihan tentang apa yang ingin Anda Backup


    Pilih Entire Machine – Untuk mem-backup satu mesin Server (sudah termasuk semua Disk).

    Pilih Disks/volume – Untuk mem-backup Disks/Volumes tertentu.
    Pilih Files/folders – Untuk mem-backup beberapa file atau folder pada Server anda.
    Pilih System State – Untuk mem-backup hanya System yang terdapat pada Server Anda.

    ITEMS TO BACK UP

    Pilihan ini hanya ada untuk Anda yang mem-backup Disks/volumes dan juga Files/folders.

    Silahkan tentukan lokasi Disk atau file yang akan Anda backup

    WHERE TO BACK UP

    Ini merupakan tempat Anda menyimpan hasil backup Anda pada Cloudmatika Cloud Backup

    SCHEDULE

    Fitur ini membuat backup berjalan sesuai dengan waktu yang telah di atur dan akan mem-backup Server Anda secara Otomatis.

    Pilih Monthly – untuk mem-backup setiap bulannya.

    Pilih Weekly – untuk mem-backup setiap minggu.

    Pilih Daily – untuk mem-backup setiap hari yang telah ditentukan

    Pilih Hourly – untuk mem-backup setiap jam yang telah di tentukan setiap harinya.

    HOW LONG TO KEEP

    Fitur untuk menentukan lama nya penyimpanan backup

    ENCRYPTION

    Digunakan untuk memberikan kata sandi agar data Anda lebih aman.

    Jadikan On dan isikan Password sesuai keinginan Anda

 

  • Setelah semua konfigurasi selesai dan sesuai keinginan, lanjutkan dengan klik APPLY
  • Lalu jalankan Backup dengan klik RUN NOW
  • Proses Backup akan berjalan untuk pertama kalinya, dan lama waktu yang berjalan pada proses backup sesuai dengan total size pada data Anda
  • Backup otomatis akan berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan pada konfigurasi tadi
Share this
23 Mar

Cara Mengganti Port Pada Windows Remote Desktop

Spesifikasi:

  • Windows
  • Port awal (default): 3389
  • Port baru (new port): 4088
  • Akun Administrator

 

Sebelum anda merubah port pada Remote Desktop anda. Pastikan anda memiliki akses sebagai Administrator pada Remote Desktop. Berikut ini langkah-langkah untuk merubah port pada Remote Desktop:

  1. Masuk ke dalam Remote Desktop anda, dengan menggunakan akun Administrator
  2. Setelah masuk, silahkan klik Start yang terdapat di sebelah kiri bawah
  3. Pada kolom Search Box, silahkan anda ketik regedit
  4. Maka akan muncul aplikasi bawaan Windows, yaitu regedit.exe (Registry Editor)
  5. Klik regedit atau bisa dengan tekan Enter pada keyboard anda
  6. Maka akan muncul tampilan Registry Editor, dan silahkan lakukan Double Click pada bagian-bagian seperti berikut:

    > HKEY_LOCAL_MACHINE

    > SYSTEM

    > CurrentControlSet

    > Control

    > Terminal Server

    > WinStations

    > RDP-Tcp

  7. Perhatikan pada kolom sebelah kanan, lalu scroll ke bawah dan cari PortNumber. Maka tampilan nya akan seperti berikut:
  8. Double Click PortNumber
  9. Maka akan muncul Edit DWORD value. Pilih Decimal pada menu Base
  10. Lalu ganti Value Data menjadi Port baru yang diinginkan, (contohnya saya mengganti port 3389 menjadi 4088), seperti contoh gambar berikut ini:
  11. Klik OK, kemudian tutup Registry Editor
  12. Lalu lanjut dengan membuka Port dari firewall agar dapat diakses
  13. Klik Start > Control Panel
  14. Setelah masuk ke Control Panel, lanjut masuk ke:
    System and Security > Windows Firewall
  15. Kemudian klik Advanced Settings pada kolom sebelah kiri
  16. Maka, akan terbuka tampilan Windows Firewall with Advanced Security
  17. Klik kanan Inbound Rules > New Rule…, seperti gambar berikut:
  18. Pada Rule Type, pilih Port > Next
  19. Isi Spesific local ports dengan memasukkan port yang baru anda buat pada Registry Editor, seperti contoh berikut:
  20. Klik Next, sampai pada tab Name. Isikan kolom Name sesuai keinginan
  21. Lalu klik Finish
  22. Setelah semua selesai, lakukan Restart pada Windows Remote Desktop anda
  23. Silahkan anda login dengan menggunakan Port baru anda (IpRemoteDesktop:NewPort)
    Contoh: 127.0.0.1:4088
Share this
21 Mar

Membuat Cloud Virtual Data Center (VDC)

Virtual Data Center (VDC) adalah sebuah teknologi komputasi awan yang digunakan untuk menyimpan data secara aman dan terjaga. Dengan Infrastruktur Cloudmatika, anda akan mendapatkan Virtual Data Center yang lengkap tanpa biaya bulanan yang tinggi. Anda bisa memiliki sebuah virtual server dengan ukuran kecil sampai dengan ratusan virtual server untuk menunjang infrastruktur yang lebih kompleks dengan fungsi, sistem operasi dan spesifikasi virtual mesin yang berbeda.

 

Keuntungan menggunakan Virtual Data Center dari Cloudmatika:

  • Tanpa biaya bulanan yang tinggi
  • Konfigurasi server yang instan dan fleksibel
  • Jaringan yang privat dan aman
  • Terdapat fitur autoscale
  • Tersedia fungsi load balancer
  • Pelayanan 24/7
  • Infrastruktur dan kecepatan tingkat tinggi

 

Berikut ini cara membuat virtual data center pada panel akun Cloudmatika. Untuk yang belum memiliki akun panel Cloudmatika, bisa langsung mengunjungi link berikut: https://www.cloudmatika.co.id/virtual-datacenter-order/

 

  1. Kita masuk terlebih dahulu kedalam akun panel Cloudmatika
  2. Isikan username dan password akun anda

  3. Setelah masuk kedalam akun panel, lihat pada menu Store dan klik “Buy More Service
  4. Pilih “Cloud Infrastructure” lalu klik Next

  5. Pada pilihan “Service Plan” lanjutkan dengan klik Next
  6. Klik Next pada “Subscription Periods
  7. Setelah itu anda diminta untuk memasukan nama domain anda, lalu klik Next
  8. Setelah selesai anda klik “Place Order” dan anda akan mendapatkan invoice Order dan instruksi pembayaran pada alamat email anda seperti gambar berikut:
  9. Silahkan lakukan pembayaran untuk mengaktifkan Virtual Data Center anda
  10. Setelah melakukan pembayaran, anda akan mendapatkan pemberitahuan pada email anda bahwa Virtual Data Center anda sudah aktif
Share this
21 Mar

Menambahkan Linux Container Pada Virtual Data Center

Apa sih Linux Container?

Linux Container adalah metode virtualisasi sistem operasi-level untuk menjalankan beberapa sistem Linux terisolasi (kontainer) pada host kontrol menggunakan kernel Linux tunggal. Berbeda dengan Virtual Machine (VM), yang menggunakan keseluruhan resource hardware yang ada pada host. Sehingga jika diibaratkan, pada Virtual Machine host langsung menjalankan double sistem operasi sekaligus.

 

Sebelum menambahkan Linux Container pada Virtual Data Center di Cloudmatika, pastikan anda sudah memiliki akun panel di Cloudmatika. Jika belum, silahkan daftar melalui link berikut ini: https://www.cloudmatika.co.id/?p=4997

 

Berikut ini adalah cara menambahkan Linux Container pada Virtual Data Center (VDC) di Cloudmatika

  • Pertama anda masuk ke website Cloudmatika
  • Kemudian anda klik “Login” yang terdapat di sebelah kanan atas
  • Setelah itu, anda masukan username dan password login anda
  • Setelah login, pastikan menu Subscription anda berada pada “CloudServer VDC (namadomain.com)
  • Klik “Cloud” pada bar menu, lalu klik “New Server”
  • Silahkan isi data sesuai dengan yang anda inginkan, lalu klik Next. Berikut adalah penjelasan dari kolom yang ada pada menu New Server:

    Parameter

    Description

    Server Name

    Nama yang akan diberikan untuk server tersebut. Nama Server harus unik tidak boleh sama.

    Nama dari server bisa mengandung huruf, angka, hyphens dan tidak boleh melebihi 63 karakter.

    Description

    Deskripsi dari Server.

    Backup Schedule

    Schedule untuk melakukan backup server.

    Specify custom hostname

    Menentukan hostname dari server. Anda dapat membuat hostname dengan FQDN contoh: server1.cloudmatika.com atau hanya depannya saja contoh server1.

    Catatan:

    Untuk membuat server bisa diakses dari external network , anda harus memilih domain pada kolom Register in domain. Apabila tidak, hanya server dari subnet yang sama saja yang bisa mengakses menggunakan hostname.

    Sebuah hostname dapat berisikan angka, huruf, hyphens, and titik serta tidak boleh lebih dari 63 karakter.

    Apabila kolom ini tidak diisi, maka nama yang anda masukkan di field Server Name akan digunakaan sebagai hostname.

    Preset Configurations

    Adalah list konfigurasi yang telah di definisikan sesuai dengan kebutuhan server pada umumnya. Meliputi jumlah Core CPU yang dibutuhkan, CPU Frequency, Disk dan seterusnya, sesuai dengan kebutuhan server yang yang dipilih.

    CPU Cores

    Jumlah CPU pada server

    CPU Frequency

    Besaran CPU power pada server.

    Disk Space

    Jumlah kapasitas Disk dalam gigabytes, yang akan dialokasilkan di server.

    RAM

    Jumlah memory yang akan dialokasikan di server.

    I will manage the OS kernel

    Adalah pilihan dimana anda dapat membuat virtual machine (dengan memilih opsi ini) atau container (biarkan pilihan ini kosong).

    Operating System

    Type operating system yang akan digunakan di server

    Register in domain

    Domain dimana server yang akan dibuat akan terdaftar. Field ini akan memiliki pilihan apabila anda mendaftarkan DNS anda.

    Apabila anda tidak memilih atau tidak memiliki domain pada pilihan tersebut maka hanya server yang berada di subnet yang sama yang bisa mengakses dengan menggunakan hostname dari server.

    Bandwidth

    Maximum bandwidth dalam Mbps.

    Number of IPv4 addresses

    Jumlah dari alamat IPv4 publik untuk server.

    Semua server anda sudah memiliki private IPv4 secara otomatis dengan kecepatan sampai dengan 10 Gbps. Semua server anda bisa saling berkomunikasi menggunakan private IP ini namun apabila anda tidak menambahkan IP Publik maka server anda tidak bisa diakses dari internet.

    Allow to configure the network settings from within the server

    Dengan memilih opsi ini, anda dapat melakukan konfigurasi semua network didalam server anda, kecuali IP address.

    Jika anda tidak memilih opsi ini, maka Cloud Infrastructure akan memberikan konfigurasi secara otomatis.

    Saat ini, opsi ini hanya bisa dilakukan pada:

    Linux virtual machine dan container

    Windows virtual machine

    Estimated Monthly Price

    Total harga yang harus dibayar perbulan untuk konfigurasi yang telah dipilih.

    Catatan: Harga yang tertera tidak termasuk discount dan harga per unit jika anda menggunakan Business Automation seperti halnya scale up atau scale down sehingga bisa saja terjadi perbedaan dengan harga tertagih yang akan anda terima.

    *Keterangan: Untuk “I will manage the OS kernel” jangan di centang untuk membuat container

  • Setelah selesai mengisi semua kolom, lanjutkan dengan klik Next
  • Selanjutnya anda diminta memilih Sistem Operasi yang ingin anda install di Virtual Data Center anda, lalu klik Next untuk melanjutkan
  • Anda sudah selesai menginstall Linux Container pada Virtual Data Center anda
  • Silahkan tunggu beberapa saat sampai state nya menjadi “Running“, seperti gambar berikut:
  • Untuk informasi login berupa username dan password, silahkan anda periksa alamat email yang anda daftarkan pada Cloudmatika
Share this
08 Mar

Cara Membuat Akun Cloud Backup

Sudahkah anda membackup data anda secara aman? Apakah anda takut kehilangan data-data penting anda? Dan bagaimana data-data anda ketika terjadi bencana?

Tenang saja, Cloudmatika Backup hadir untuk mengatasi semua masalah-masalah tersebut. Dengan pendekatan hybrid, kami menggabungkan backup tradisional dan backup di cloud yang menjadi solusi lengkap untuk mengantisipasi kehilangan data Anda apabila terjadi bencana.

Sebagai contoh dalam kasus kecil, Anda tidak sengaja menghapus file penting pada laptop anda. Dengan menggunakan solusi Cloudmatika Backup, Anda dapat dengan cepat mengembalikan file melalui Cloud, Disk atau sistem dari penyimpanan data yang berupa lokal storage dengan mudah. Dan dalam kasus bencana besar, Apabila terjadi hal yang tidak diinginkan di kantor anda, yang menyebabkan data di server atau PC karywan anda tidak terselamatkan, Anda dapat dengan mudah memulihkan seluruh sistem di cloud atau di perangkat yang baru.

Cloudmatika Backup juga memberikan solusi terbaik untuk para customer yang ingin mencoba merasakan cloud backup yang sesungguhnya dengan masa percobaan 14 hari secara gratis.

Keuntungan menggunakan Cloudmatika Backup:

  1. Keamanan data multi level dengan enkripsi canggih

  2. Implementasi yang singkat

  3. Mencegah hilangnya data-data penting anda

  4. Mengurangi beban kerja IT dan meningkatkan produktivitas

  5. Manajemen yang terintegrasi

  6. Pengurangan biaya secara signifikan

  7. Mendukung Windows dan Linux server serta semua platform virtual terkemuka

  8. Layanan 24/7

  9. 100% Uptime Service Level Agreement

 

Berikut ini adalah cara membuat Cloud Backup dengan Cloudmatika:

  • Masuk ke website Cloudmatika di https://www.cloudmatika.co.id

  • Kemudian Pilih “Produk” lalu Klik “Cloud Backup”, seperti gambar berikut:

  • Lalu scroll ke bawah, dan klik “ORDER FREE TRIAL

  • Kemudian, anda isikan form data yang dibutuhkan seperti gambar berikut ini:


    First Name: Nama depan anda
    Last Name: Nama belakang anda
    Login: Username atau ID yang digunakan untuk login
    Phone Number: Nomor telepon yang dapat dihubungi
    Create Password: Isi kata sandi yang anda inginkan
    Email Address: Alamat email anda yang masih aktif

Account Type: Jenis akun yang ingin anda gunakan
Country: Pilih negara tempat perusahaan/rumah anda
Zip/Postal Code: Kode pos perusahaan/rumah anda
Address Line 1: Isi sesuai alamat perusahaan/rumah
Address Line 2: Isi seusai alamat perusahaan/rumah
City: Isikan kota/kab perusahaan/rumah anda
State/Province: Provinsi perusahaan/rumah anda
Payment Method: Metode pembayaran yang diinginkan

 

  • Centang kotak “I have read and I accept the CloudMatika Terms of Service”, kemudian klik “Place Order”

  • Setelah proses pendaftaran selesai, anda klik “Go to Control Panel” untuk masuk ke dalam akun anda.

  • Masukan Email/Username dan password yang anda daftarkan sebelumnya.

  • Setelah masuk silahkan anda pilih menu “Backup” dan kemudian Klik “Activate”

  • Isikan password untuk akun Backup anda

  • Setelah selesai klik “Finish”

  • Sekarang “Login to Backup Console”

  • Lalu akan terbuka tab baru untuk Backup Managment anda, dan jangan lupa centang “I accept the End-User Lisence Agreement”

  • Kemudian Klik “Let’s Start”

  • Sekarang tinggal “Add Machine” sesuai dengan Operating System (OS) yang anda gunakan
  • Dan selamat cloud backup anda sudah berhasil dibuat

 

Pengaturan backup seperti enkripsi, hari, jam backup, durasi data tersimpan, dan sebagainya dilakukan melalui Control Panel Cloudmatika. Dan terenkripsi secara aman serta dapat berjalan secara otomatis sesuai dengan jam dan waktu yang telah di tentukan

Share this

Copyright © 2019 Cloudmatika. A Division of PT. Awan Solusi Informatika. All rights reserved.

MEMBER OF
Top